Unpad Sosialisasikan Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri

Unpad Sosialisasikan Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri

 

Unpad Sosialisasikan Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri

Universitas Padjajaran

Universitas Padjajaran yang diwakili oleh Staf Komunikasi Publik memaparkan proses pendaftaran tes masuk universitas yang harus dilalui siswa-siswi di tahun 2019 ini. Kegiatan tersebut digelar di salah satu sekolah model sehat di Kota Bandung yaitu SMA Negeri 11 Bandung dalam acara Careerday Expo Perguruan Tinggi Negeri dan SwastaRabu (23/1/19).

Staf Komunikasi Publik Universitas Padjajaran

Safa Annisaa menjelaskan bahwa ada tiga jalur masuk diantaranya, SNMPTN, SBMPTN, dan Ujian Mandiri. Teruntuk jalur S1 SNMPTN menampung sebanyak 25% calon mahasiswa, pendaftaran tersebut akan di buka pada 4-14 Februari 2019. Sedangkan, SBMPTN menerima 50% mahasiswa yang lulus mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan pendaftaran jalur masuk ini akan dibuka selama satu bulan, mulai dari 1 Maret-1 April 2019.

“Sedangkan untuk jalur Mandiri diterima sebanyak 25% dan hanya dibuka untuk jurusan-jurusan tertentu. Informasi tersebut akan di unggah di,” ujar Safa saat diwawancarai.

Lebih lanjut

Safa menjelaskan bahwa terdapat perbedaan dari tahun sebelumnya, terdapatnya Ujian Mandiri untuk program sarjana. Sedangkan, untuk jalur masuk Jurusan Kedokteran. kampus  tidak lagi memberikan bantuan berupa beasiswa kepada calon mahasiswanya.

Kalau tiga tahun kebelakang Jurusan Kedokteran gratis

untuk tahun ini sudah tidak gratis lagi. Dikarenakan, menurut analisis dari pimpinan kami kebutuhan dokter sudah terpenuhi baik yang dokter umum maupun spesialis. Kurang lebih ada sekitar 800 dokter  dan 900 program spesialis yang sudah siap disebar di Wilayah Jawa Barat,” tuturnya.

Selain itu, bagi para siswa yang memiliki prestasi dengan dibuktikan adanya  piagam penghargaan serta bisa diunggah saat mendaftar SNMPTN. Kemudian data-data tersebut akan di proses sesuai dengan peraturan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

“Sekolah yang berakreditasi A memiliki daya tampung sebanyak 40 % untuk lolos SNMPTN sedangkan akreditas B 25% dan akreditasi C akan mendapatkan jumlah 5 % yang diterima,” tutup Safa.

 

Artikel  Terkait: