Ukuran Tulang Kepala Bayi Aterm

Ukuran Tulang Kepala Bayi Aterm

Diameter suboksipito-bregmatika

–    Antara foramen magnum ke ubun-ubun basar.

–    Jaraknya 9,5 cm

–    Akan melalui jalan lahir pada letak belakang kepala, dengan lingkaran sirkumferensia suboksipito-bregmatikadengan ukuran 32 cm.

  1. Diameter suboksipito-frontalis

–    Antara foramen magnum ke pangkal hidung

–    Jaraknya 11 cm

–    Ukuran yang melalui jalan lahir sirkumferensia suboksipito-frontalis dengan kedudukan fleksi sedang, belakang kepala.

  1. Diameter fronto-oksipitalis

–    Antara titik pangkal hidung ke jarak terjauh pada belakang kepala

–    Jaraknya 12 cm

–    Lingkaran fronto-oksipitalis dengan sirkumferensia 34 cm melalui jalan lahir pada letak puncak kepala.

  1. Diameter mento-oksipitalis

–    Antara dagu ke titik terjauh belakang kepala.

–    Jaraknya 13,5 cm

–    Dengan sirkumferensia 35 cm melalui jalan lahir pada letak dahi.

  1. Diameter submento-bregmatika

–    Antara os hyoid ke ubun-ubun besar.

–    Jaraknya 9 cm.

–    Dengan sirkumferensia 32 cm melalui jalan lahir pada letak muka.

  1. Ukuran Melintang
  2.  Diameter biparietalis, antara kedua parietalis dengan ukuran 9,5 cm.
  3. Diameter bitemporalis, antara kedua tulang temporalisdengan ukuran 8,5 cm

Kesimpulan

            Kepala janin terdiri dari bagian tengkorak (Neuro Cranium) dan bagian muka (Splachno Cranium). Hubungan antara tulang tengkorak disebut sutura, terdiri dari Sutura sagitalis Sutura koronaria Sutura lamboidea dan Sutura frontalis.

            Disamping itu terdapat pertemuan antara sutura-sutura yang membentuk ubun-ubun (fontanella).

  1. Saran

            Mengetahui anatomi kepala janin dan ukuran kepala akan memberikan landasan bagi tenaga bidan dalam menentukan jenis persalinan, ketika kepala janin lebih besar dari pintu panggul maka sebaiknya persalinan normal dipertimbangkan.

Baca juga: