Tool Box

Table of Contents

Tool Box

Sekumpulan fungsi yang untuk membuat berbagai objek vektor.

Pick tools: Berfungsi untuk menseleksi, memutar, memperbesar/memperkecil objek. Selalu gunakan tool ini untuk memindah posisi objek.

(F10) Shape tool : berfungsi untuk merubah objek yang bertipe curve, dimana objek ini memiliki nodes (titik) yang berhubungan.

ZH Zoom tool: berfungsi untuk memperbesar dan memperkecil tampilan objek di workspace. Memiliki sub pilihan hand tool (H), berguna untuk menggeser tampilan objek di workspac

Freehand tool: digunakan untuk membuat objek dari garis secara manual.

(F6) Rectangle Tool: untuk membuat objek persegi

(F7) Ellipse Tool: untuk membuat objek berbentuk lingkaran

Poligon Tool: Untuk membuat objek berbasis polygon, membuat table sederhana dan spiral

Basic Shape: untu membuat objek sederhana seperti panah, bintang, serta objek acak

(F8) Text Tool: untuk membaut objek text Interactive Blend Tool: untuk membuat satu objek berdasarkan penggabungan dari dua objek

Eyedropper Tool: alat untuk memilih warna dari objek yang ada di workspace, serta paintbucket Tool untuk memberikan warna pada objek berdasarkan warna yang tadi dipilih

Outline Tool: untuk mengatur jenis, ukuran, bentuk, dan warna dari garis yang mengelilingi objek

Fill Tool: Untuk mengatur warna dan jenis dari fill objek

Interactive Tool: sama seperti Fill Tool, namun memiliki property yang lebih mudah diakses

Property bar

Adalah fasilitas yang disediakan untuk memunculkan fungsi‐fungsi yang sering digunakan ketika aktif pada salah satu alat gambar pada tool box. Isi dari property bar akan menyesuaikan dengan salah satu alat yang sedang aktif pada tool box. Berikut ini adalah salah satu fungsi yang muncul pada property bar ketika mengaktifkan text tool:

Mengatur halaman kerja (workspace)

Setiap kita membuka aplikasi Corel Draw, akan kita jumpai sebuah kotak putih, kotak ini dapat kita analogikan sebagai selembar kertas untuk kita mulai menggambar. Ada baiknya sebelum mulai membuat objek, kita atur dulu ukuran dari kertas yang ingin kita gunakan.

Hal ini dapat kita lakukan dengan memilih menu Layout kemudian memilih page setup. Disini kita dapat memilih arah kertas, apakah berdiri atau tiduran, ukuran dan jenis kertas, dan tipe kertas, apakah kertas biasa (normal paper) atau kertas label (Labels)

Mengatur Printer

Jika ukuran kertas pada workspace sudah diatur, jangan lupa untuk mengatur ukuran kertas pada printer. Hal ini penting agar apa yang kita lihat di workspace dengan apa yang kita cetak di kertas akan sama atau sinkron.

Untuk mengatur printer, pilih menu file lalu printer setup. Perlu diperhatikan bahwa tampilan pengaturan setiap jenis printer akan berbeda, namun pada intinya sama saja. Kita hanya perlu mencari pilihan yang memiliki fungsi pengaturan halaman (Page Setup)

Sumber: http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2020/07/14/jasa-penulis-artikel/