Tidak Kompeten dalam Menghadapi Tantangan Bisnis E-Commerce, Multiply Gulung Tikar

Tidak Kompeten dalam Menghadapi Tantangan Bisnis E-Commerce, Multiply Gulung Tikar

Tidak Kompeten dalam Menghadapi Tantangan Bisnis E-Commerce, Multiply Gulung Tikar

Tidak lama lagi, Multiply akan memberhentikan layanannya dalam

memfasilitasi jual beli online di internet. Keputusan yang sangat berat tersebut harus diambil oleh pengelola Multiply karena ketidak mampuannya untuk bersaing dalam bisnis e-commerce yang sangat ketat. Di Indonesia sendiri, pedagang atau pembeli masih agak ragu untuk menggunakan Multiply sebagai solusi untuk berjualan atau berbelanja secara online. Alasannya tentu sangat jelas, mereka lebih familiar dengan situs lainnya yang sudah lebih dulu tenar di bisnis jual beli online ini, yaitu Tokobagus. Berdasarkan survey, Tokobagus merajai situs-situs lainnya dalam perdagangan online ini. Bahkan, Tokobagus mampu menyaingi Forum Jual Beli yang dipelopori oleh Kaskus.

Pada tanggal 26 April 2013 lalu, Multiply mengumumkan penutupan layanannya blognya secara resmi. Layanan tersebut masih bisa digunakan sampai batas waktu yang telah ditetapkan, yaitu tanggal 6 Mei 2013 nanti. Setelah itu, domain Multiply akan ditutup di internet. Menyusul keputusan untuk menghentikan layanan blog tersebut, pengelola Multiply juga mengumumkan untuk menutup semua kegiatan usahanya pada tanggal 31 Mei 2013 nanti. Sebelum tanggal tersebut, Multiply sudah memberikan pengumuman untuk segera menyelesaikan transaksi jual beli.

Multiply, sebelum terjun ke bisnis jual beli online, adalah platform yang sangat

familiar bagi para blogger untuk menuangkan tulisan dan ide kreatifnya. Namun, orientasi Multiply mulai beralih ke bisnis jual beli online karena mereka melihat adanya peluang besar dalam bisnis ini. Fitur-fitur yang disediakan Multiply tidak jauh berbeda dengan situs jual beli online lainnya. Penjual harus terdaftar sebagai member dan menggunakan akunnya untuk berjualan. Setiap barang yang dijual di Multiply tersebut dikelompokkan dalam kategori atau sub-kategorinya masing-masing. Dengan pengelompokan tersebut, pembeli

bisa lebih mudah untuk memilih barang yang diinginkan. Setiap produk yang

dijual tentu harus disertai dengan foto dan deskripsi yang jelas. Sayangnya, keputusan tersebut mungkin terlambat untuk diterapkan karena Multiply harus bersaing dengan situs jual beli lainnya yang lebih populer, misalnya Kaskus dan Tokobagus. Berbagai iklan di media massa juga tidak memberikan hasil yang cukup signifikan dalam menyaingi popularitas kedua situs tersebut. Dengan terpaksa, Multiply harus menutup layanannya pada bulan Mei nantinya.

 

sumber :

https://pesantrenkilat.id/club-soccer-director-apk/