Sumber dan Dalil-Dalil hukum Islam

Sumber dan Dalil-Dalil hukum Islam

Sumber dan Dalil-Dalil hukum Islam

 

Ushul fiqh

adalah cabang ilmu agama yang membahaskan mengenai hukum-hukum islam. Hukum-hukum dalam islam sebenarnya sudah jelas termaktub dalam A-Qur’an dan As-Sunnah. Seriing zaman yang terus melaju dari masa Nabi SAW hingga sekarang ushul fiqh menuai paradigma. Ilmu ushul fiqh mulai ada pada abad 2 H, dan dalam sosial dan budaya menurut geografisnya ushul fiqh mengahasilkan produk hukum yang berbeda-beda.

Sangatlah jelas bahwa hukum-hukum islam sudahlah termaktub dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah, seperti yang telah di firmankan Allah SWT (QS.An-Nisa’:59)

59. Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. kemudian jika kamu berlainan Pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

Sumber Hukum Islam

Dalam kajian ilmu ushul fiqh mempunyai sandaran dalam menentukan hukum islam. Sandaran penetapan dalam kajian ilmu ushul fiqh ada dua, yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah, ini diperkuat oleh Firman Allah QS.Al-Maidah(5):49

49. “Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah”
Dan juga dalam Firman-Nya QS.Al-Hasyr(59):7

7. “Dan apa yang diberikan Rasul kepadamu, Maka terimalah. dan apa yang dilarangnya bagimu, Maka tinggalkanlah”[1]
Dapat dilihat bahwasannya sumber-sumber utama dari hukum-hukum islam yang menjadi dasar dari ilmu ushul fiqh adalah Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Dalil Hukum Islam

Dalil hukum islam secara etimologi dapat diartikan suatu ucapan yang dapat dijadikan petunjuk atau landasan suatu perkara. Sedangkan secara terminologi ushul fiqh adalah:
”Dalil adalah segala sesuatu yang dapat dijadikan petunjuk yang dengan menggunakan pemikiran yang benar untuk menetapkan hukum syara’ yang bersifat ‘amali, baik secara qath’i maupun dhanni. Dalil hukum, ushul al-ahkam, al-mashadir al-tasyri’iyah li al-ahkam. Lafadz-lafadz tersebut mempunyai arti yang sama.”

Yang dimaksud dengan dalil hukum yaitu dalil-dalil syariah yang dapat mengistinbathkan hukum syariah.
Dari pengertian yang telah dikemukakan dapat dipaham bahwa yang disebut dalil hukum adaah segala sesuatu yang dapat dijadikan alasan atau pijakan dalam usaha menemukan dan menetapkan hukum syara’ atas dasar pertimbangan yang tepat dan benar.

Baca Juga: