SMKN 2 Kota Tasikmalaya Buka Stand Sekolah Swasta

SMKN 2 Kota Tasikmalaya Buka Stand Sekolah Swasta

SMKN 2 Kota Tasikmalaya Buka Stand Sekolah Swasta

 

SMKN 2 Kota Tasikmalaya Buka Stand Sekolah Swasta

TASIKMALAYA, DISDIK JABAR

Semua anak harus dan bisa sekolah. Itulah kalimat yang selalu disosialisasikan Dinas Pendidikan Jawa Barat agar semua pelajar di Jawa Barat bisa sekolah, tanpa kecuali. Baik di sekolah negeri maupun swasta.

 

Bagi siswa dari keluarga kurang mampu

pemerintah sudah memfasilitasinya dengan jalur KETM (Keluarga Ekonomi Tidak Mampu) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Tidak hanya di sekolah negeri, tapi mereka pun dibiayai pendidikannya ketika bersekolah di swasta. Salah satunya SMAN 2 Kota Tasikmalaya yang ikut menyosiaslisasikan sekolah swasta di sekitarnya, dengan membuka stand khusus saat PPDB berlangsung.

Kami sengaja membuka stand khusus sekolah SMK swasta di sekolah kami

Tujuannya untuk menyosialisasikan sekolah swasta mereka. Karena, sekolah negeri memiliki kuota yang terbatas,” kata Ketua Pelaksana PPDB SMKN 2 Kota Tasikmalaya, Herman Suherman, Kamis 5 Juli 2018.

Pihaknya berharap bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri bisa memilih sekolah swasta sesuai dengan minat dan bakatnya. “Jangan sampai ada anggapan bahwa tidak diterima di sekolah negeri itu adalah kiamat. Masih ada sekolah lain tempat mereka belajar. Makanya, kami juga membuka stand khusus SMK swasta,” tegas Herman.

Herman mengaku ada beberapa siswa yang mendaftar ke SMKN 2 melalui jalur non-NHUN (nilai hasil ujian nasional) ternyata tidak lolos dan mengurung diri di rumahnya. Saat orangtua mengadukan masalah tersebut ke sekolah, Herman menyuruh orangtua itu membawa anaknya untuk ke sekolah.

Saya beri pengertian kepada anak tersebut

bahwa dunia tidak akan kiamat ketika kamu tidak masuk SMKN 2. Masih ada sekolah lain. Atau bisa mengikuti PPDB ke sekolah negeri melalui jalur NHUN. Akhirnya mereka mau dan bisa tersenyum kembali,” ujarnya. Dikatakan, menimba ilmu tidak hanya di sekolah negeri, tapi juga di sekolah swasta.

 

Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/