Samsul Rizal Kembali Terpilih Sebagai Rektor Unsyiah

Samsul Rizal Kembali Terpilih Sebagai Rektor Unsyiah

Samsul Rizal Kembali Terpilih Sebagai Rektor Unsyiah

Samsul Rizal Kembali Terpilih Sebagai Rektor Unsyiah
Samsul Rizal Kembali Terpilih Sebagai Rektor Unsyiah

Samsul Rizal kembali terpilih sebagai Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah)

periode 2018-2022 untuk kedua kalinya. Ia berhasil menyisihkan dua calon lainnya, yakni Syafruddin dan Syahrul.

Samsul Rizal terpilih dalam Rapat Senat yang berlangsung tertutup di Balai Senat Gedung Rektorat Unsyiah, Banda Aceh, Senin (2/5). Proses pemilihan dipimpin langsung Ketua Panitia Pemilihan Faisal.

Dari jumlah total 125 suara, Samsul Rizal berhasil meraih 81 suara. Sedangkan Syahrul

memperoleh 41 suara dan disusul Syafruddin yang mendapatkan tiga suara.
Samsul Rizal Kembali Terpilih Sebagai Rektor Unsyiah
Kampus Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh. (Murti Ali Lingga/.com)

Kepala Humas Unsyiah Husni Friady menjelaskan, secara keseluruhan, proses pemilihan berjalan dengan baik dan lancar. Proses ini berlangsung sejak pukul 10.30 WIB hingga menjelang siang.

Pemilihan tersebut dilakukan oleh 81 anggota Senat Unsyiah dari 82 orang yang ada, pemilihan juga dihadiri Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi yang dikuasakan kepada Agus Indarjo, selaku Sekretaris Dirjen Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti.

“Sebanyak 65 persen suara berasal dari Senat Unsyiah. Sementara 35 persen lainnya

merupakan suara dari Menteri Ristekdikti,” kata Husni.

Dia mengatakan, dengan hasil ini, Samsul Rizal kembali berhak memimpin Unsyiah untuk empat tahun ke depan. Hasil pemilihan ini, dituangkan dalam berita acara yang akan disampaikan ke Menteri Ristekdikti. Setelah disahkan, selanjutnya akan dilanjutkan dengan pelantikan secara resmi.

“Untuk jadwal pelantikan masih menunggu konfirmasi dari Kemenristekdikti,” ujarnya.

Sementara itu, Agus Indarjo berharap, Unsyiah di masa hadapan semakin baik dengan meningkatkan prestasi di dunia pendidikan dan penelitian. Ia juga berpesan, agar Unsyiah segera berproses menjadi Perguruan Tinggi Badan Layanan Umum (BLU) dan sekaligus menjadi kampus berbasis cyber university.

Untuk diketahui, Samsul merupakan putra kelahiran Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, 8 Agustus 1962 silam. Ia menamatkan S2 di Master of Mechanical, Tohoyasi University of Technologi, Jepang dan menyelesaikan program doktor di bidang Struktural Integrity Jepang. Pada 2012 lalu ia dipercaya memimpin Unsyiah.

 

Baca Juga :