Ruang Lingkup dan Urgensi Ilmu Ke-Tuhanan dengan Kehidupan

Ruang Lingkup dan Urgensi Ilmu Ke-Tuhanan dengan Kehidupan

Ruang Lingkup dan Urgensi Ilmu Ke-Tuhanan dengan Kehidupan

Ruang lingkup ke-Tuhanan dalam penerapa n konsep kehidupan adalah seperti halnya rukun iman yang 6 (enam). Aqidah islam yang berawal dari keyaknan kepada dzat mutlak Yang Maha Esa yang disebut Allah. Allah Maha Esa dalam dzat, sifat,perbuatan dan wujudnya. Aqidah pokok yang perlu dipercayai oelh tiap-tiap muslimin yang termaasuk unsur pertama dari unsur keimanan ialah mempercayai :

1. Iman kepada Allah

Allah dzat yang maha mutlak menurut ajaran islam adalah Tuhan Yang Maha Esa. Segala sesuatu yang mengenai Tuhan disebut ke-Tuhanan. Firman Allah QS. Al-Baqarah(2):163

163. Dan Tuhanmu adalah Tuhan yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Dengan demikian setelah mengimani Allah, maka membenarkan segala perbuatan dengan beribadah kepada-Nya, melaksanakan segala perintahnya dan menjahui segala larangan-Nya, mengakui bahwa Allah bersifat dari segala sifat, dengan ciptaa-Nya di muka bumi sebagai bukti keberadaan kekuasaan dan kesempurnaan Allah.

2. Iman kepada Malaikat

Iman kepada malaikat alah beri’tikaad adanya malaikat yang menjadi peerantara antara Allah dengan Rasul-Rasul-Nya yang membawa wahyu kepada Rasul-Rasulnya. Firman Allah QS. Al-Anbiya(21):27

27. Mereka itu tidak mendahului-Nya dengan Perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintahNya.

Dengan demkian beriman kepada malaikat-malaikat-Nya maka kita akan lebih megenal kebesaran dan kekuasaan Allah, lebih bersyukur akan ni’mat yang diberikan dan beerusaha selalu berbuat kebaikan dan menjauhi segala larangan-Nya. Karena malaikat selalu mengawasi dan mencatat segala amal perbuatan manusia.

3. Iman kepada Kitab-kitab Allah

Beriman kepada kitab-kitab Allah ialah beri’tikad bahwa Allah ada menurunkan beberapa kitab kepada Rasul-Nya, baik yang berhubungan dengan i’tikad maupun yang berhubungan dengan muamalah, untuk menjadi pedoman hidup manusia. Jadi mengimani kitab Allah ialah mengmani sebagaiiman yang diterangkan oleh Al-Qur’an dengan tidak menambah dan mengurangi.

4. Iman kepada Nabi dan Rasul Allah

Beriman kepada Rasul ialah meyakini bahwa Allah telah memilih beberapa orang diantara manusia, memberikan wahyu kepada mereka dan menjadikan mereka sebagai utusan dan membimbing manusia kembali pada jalan yang benar. Mereka diutus Allah untuk mengajarkan tauhid, meluruskan aqidah, membimbing cara beribadah dan memperbaiki akhlak manusia yang rusak.

5. Iman pada Hari Akhir (Yaumul Kiyamah)

Keyakinan ini sangat penting dalam rangkaian kesatuan rukun iman lainnya, sebab tanpa mempercayai hari kiamat sama dengan orang yang tidak mempercayai agama islam, itu merupakan hari yang tidak diragukan lagi. Firman Allah QS. An-Nisa (4):87

87. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Sesungguhnya Dia akan mengumpulkan kamu di hari kiamat, yang tidak ada keraguan terjadinya. dan siapakah orang yang lebih benar perkataan(nya) dari pada Allah ?

6. Iman pada Qodho dan Qadar

Beriman pada qadha dan qadar maksudnya adalah setiap manusia wajib mempunyai niat dan keyaknan sungguh-sungguh bahwa segala perbuatan makhluk sengaja ataupun tidak telah ditetapkan oleh Allah, sejak zaman azali ketenttuan itu telah ditulis didalam Lauhul Mafhfudz, jadi semua yang sudah, sedang dan akan teerjadi dunia ini sudah diketahui oleh Allah.

Sumber: wfdesigngroup