Penjelasan Mengenai Alam Hisab dan Mirzan

Penjelasan Mengenai Alam Hisab dan Mirzan

Penjelasan Mengenai Alam Hisab dan Mirzan
Penjelasan Mengenai Alam Hisab dan Mirzan

Alam Hisab

Hisab artinya perhitungan, tiruana amal perbuatan insan selama di dunia akan diperhitungkan. Semua perbuatan insan selama di dunia akan diperhitungkan. Semua perbuatan insan di catat dalam buku (laporan). Semua orang sanggup mengetahui isi buku laporan itu, walaupun orang tersebut tidak sanggup membaca. Laporan itu didiberikan kepada masing-masing orang dalam posisi yang tidak sama. Ada yang mendapatkan dari sebelah kanan dan ada yang mendapatkan dari sebelah kiri. Ada yang mendapatkan dengan wajah yang gembira, dan ada pula yang mendapatkan dengan wajah penuh ketakutan.

Firman Allah SWT

Firman Allah bersabda dalam surah Al-Insyiqaq : 7-13 yang artinya :
“Adapun orang yang didiberikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka beliau akan diperiksa dengan investigasi yang gampang, dan beliau akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama diberiman) dengan gembira. Adapun orang yang didiberikan kitabnya dari belakang, maka beliau akan berteriak : “Celakalah aku.” Dan beliau akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka). Sesungguhnya beliau lampau (di dunia) bergembira di kalangan kaumnya (yang sama-sama kafir).

Suasana pada waktu itu amat mencekam dan menakutkan. Orang tidak mungkin lagi sanggup berdusta atau membela diri. tiruana anggota tubuh dan tiruana amal nampak hidup dan berbicara mempersembahkan kesaksian. Dan hasil perhitungan itulah ditentukan jawaban dari amal perbuatan manusia. Orang-orang yang selama hidupnya di dunia melaksanakan amal shaleh akan menerima imbalan yang sangat senang di surga. Sebaliknya, orang-orang yang berbuat kejahatan dan kemaksiatan, yang tidak diberiman akan menerima jawaban berupa azab di neraka.

Baca Juga: Rukun Iman

Alam Mizan

Mizan artinya timbangan, Amal perbuatan insan diperhitungkan dengan timbangan atau neraka yang berupa keadilan. Timbangan keadilan Allah mempunyai ketepatan yang tidak mungkin meleset sedikit pun. Semua amal perbuatan insan dari yang terkecil hingga yang terbesar ditimbang dengan timbangan tersebut. Hasil dari pertimbangan itu akan menetukan apakh orang akan hidup berbahagia atau sengsara.

Firman Allah SWT

Firman Allah bersabda dalam surah Al-Anbiya : 47) yang artinya :
“Kami akanmemasang timbangan yang sempurna pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikit pun. Dan bila (malam itu) spesialuntuk seberat biji sawi pun niscaya kami menhadirkan (pahala)nya. Dan cukuplah kami sebagai pembuat perhitungan.
Di dalam surah Al-Mu’minun ayat 102-104 diterangkan : “Barang siapa yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang sanggup keberuntungan. Dan barang siapa yang enteng timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka infinit didalam neraka Jahannam. Muka mereka dibakar api neraka dan mereka didalam neraka itu dalam keadaan cacat”.