Penjelasan Alam Barzah dan Mahsyar

Penjelasan Alam Barzah dan Mahsyar

Penjelasan Alam Barzah dan Mahsyar
Penjelasan Alam Barzah dan Mahsyar

Alam Barzah

Barzah artinya sesuatu yang membatasi antara dua barang atau tempat. Adapun hubungannya dengan hari akhirat, barzah ialah batas pemisah antara kehidupan dunia dan kehidupan akhirat.

Kehidupan alam barzah ialah kehidupan antara hidup didunia dan hidup diakhirat. Kehidupan di alam barzah menyerupai terminal daerah penantian. Di alam barzah tiruana ruh yang sudah meninggal berkumpul untuk persiapan memasui kehidupan akhirat, ditempat penantian tersebut berlaku kenikmatan dan siksaan yang sering kita dengar dengan istilah nikmat kubur dan siksa kubur.

Ditempat penantian tersebut, orang-orang yang selama hidupnya di dunia banyak mengerjakan amal sholeh yang bertaqwa kepada Allah akan menerima perlakuan yang sangat senang dari malaikat. Sebaliknya orang-orang kafir, orang-orang yang hidupnya di dunnia banyak melaksanakan kejahatan dan kemaksiatan akan menerima perlakuan yang bernafsu dan siksaan dari malaikat.

Rasulullah SAW bersabda

yang artinya sebagai diberikut : “Adapun hamba yang mukmin, apabila sudah putus dari dunia untuk menhadiri akhirat, maka akan turun malaikt dari langit berwajah putih bagaikan matahari, membawa kafan dari kafan surga, dan wangian, pengawet kerusakan, kemudian mereka akan duduk dan hadir malaikat maut menhadirinya. Malaikat duduk dikepala seraya berkata, “Wahai ruh yang baik, keluarlah menuju ampunan Allah dan keridhaan-Nya, maka ruh itu keluar bagaikan mengalirnya air dari daerah minum. Adapun orang kafir, ketika mereka akan meninggal maka hadirlah malaikat yang berwujud hitam, seraya berkata,” Hai jiwa yang jahat keluarlah engkau ke arah marah Allah, kemudian dicabutlah ruhnya dengan cara yang kaasar.

Berkaitan dengan nikmat dan siksa kubur, Rasulllah bersabda
“Jika seorang jenazah dikuburannya dan ditinggalkan oleh kawan-kawannya, maka ia mendengar bunyi sandal mereka, maka dikala itu ia dikunjungi oleh dua malaikat yang kemudian mendudukannya dan bertanya ,”Bagaimana pendapatmu lampau wacana orang ini, yakni Muhammad ?. Adapun orang mukmin akan menjawaban “Aku bersaksi bahwa ia ialah hamba dan Rasul Allah”.Sebagai imbalannya, malaikat itu berkata, “Lihatlah tempatmu di neraka sana, sudah diganti oleh Allah dengan daerah duduk dari sorga, kemudian ia melihat kedudukannya, kemudian dikubur ia merasa lapang. Adapun orang munafik atau kafir, ketika ditanya “Bagaimana pendapatmu lampau orang ini?”Maka ia menjawaban saya tidak tahu dan tidak pernah membaca naamanya, kemudian dipukul palu dari besi sehingga ia menjerit kesakitan, yang suaranya terdengar oleh makhluk sekitarnya kecuali insan dan jin”.

Alam Mahsyar

Mahsyar artinya daerah berkumpul. Pada hari selesai zaman kelak tiruana insan akan dibangkitkan kembali dari kuburnya. Sesudah itu dikumpulkan disuatu daerah untuk menjalani investigasi atau perhitungan amal yang sudah dilakukan selama hidup di dunia.

firman Allah bersabda yang artinya : “Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka tiruananya kemudian Allah berfirman kepada malaikat : “Apakah mereka ini lampau menyembah engkau?” (S. Saba :40)
Di padang mahsyar tiruana orang sibuk dengan urusannya masing-masing. Di sini tidak ada hidup tolong-menolong. Yang ada spesialuntuklah pertanggungjawabanan terhadap diri sendiri. Apa yang pernah dibuatnya di dunia ialah menjadi tanggung jawabannya. Pada hari selesai zaman seseorang, baik itu keluarga, saudara, kenalan baik, tiruananya tidak ada yang sanggup menolong.

Firman Allah bersabda dalam surah Al-Mumtahanah ayat 3 yang artinya :
“Karib kerabat dan belum dewasa sekali-sekali tidak bermanfaa bagimu pada hari kiamat. Dia akan memisahkan antara engkau..”

Pada waktu itu orang-orang yang tidak diberiman atau kafir dikumpulkan dalam keadaaan buta. Firman Alaah dalam surah Al Israa ayat 97 yang artinya sebagai diberikut : “Dan barang siapa yang ditunjuki Allah, dialah yang menerima petunjuk dan barangsiapa yang beliau sesatkan maka sekali-kali engkau tidak akan menerima penolong-penolong bagi mereka selain dari Dia. Dan kami akan mengumpulkan mereka pada hari selesai zaman (diseret) atas muka mereka dalam keadaan buta, bisu dan pekak. Tempat kediaman mereka ialah nereka jahannam. Tiap-tiap kali nyala api Jahannam itu akan padam, kami tambah bagi mereka nyalanya.”

Baca Juga: