Pengembangan Organisasi

Pengembangan Organisasi

Pengembangan Organisasi

Cummings dan Worley (2001: 2) mengemukakan definisi PO dengan penekanan yang berbeda, misalnya: definisi Burke memfokuskan perhatian pada kultur sebagai target perubahan; definisi French dikaitkan dengan usaha jangka panjang perbaikan organisasi dan penggunaan konsultan; definis Bechard & Beer ditujukan pada proses pengembangan organisasi.

Fulan, Miles dan Taylor (dalam Owens, 1991: 223) mengatakan bahwa pengembangan organisasi, disingkat PO merupakan upaya perbaikan secara sistematik, terencana dan berkelanjutan yang difokuskan pada perubahan prosedur formal dan informal, proses, norma atau struktur. Tujuan pengembangan ini bukan hanya untuk meningkatkan fungsi dan kinerja organisasi, melainkan juga untuk meningkatkan kualitas kehidupan individu anggota organisasi.

PO lebih banyak menekankan pada perubahan secara menyeluruh dan mendasar, bukan saja menyangkut cara kerja melainkan pula pada proses dan sikap memahami persoalan, membuat keputusan dan perlakukan terhadap orang dalam organisasi. Dalam praktiknya, PO mencakup sepuluh konsep yang bercirikan:

(1) tujuan PO                          (2) pembaruan sistem,                        (3) suatu pendekatan sistem,

(4) berfokus pada manusia     (5) suatu strategi pendidikan               (6) perilaku yang dialami

(7) berkaitan masalah nyata  (8) suatu strategi terencana                (9) agen perubahan

(10) melibatkan pimpinan tingkat atas (Owens, 1991).

Dalam berbagai definisi PO terdapat konsep pokok, yaitu:

(1) Perubahan dalam PO ditujukan pada strategi, struktur, tugas, teknologi dan manusia terutama perilaku individu yang membangun kultur organisasi (organizational culture)

(2) PO berkaitan dengan manajemen perubahan yang terencana (managing planned change)

(3) PO berdasarkan pada pengetahuan dan praktik ilmu perilaku (behavioral science)

(4) PO berorientasi pada peningkatna keefektifan organisasi (organization effectiveness). (Owens, 1991; Robbins, 1996; Siagian, 2000; Cumming & Worley, 2001; Sutarto, 2002; Thoha, 2002).

Baca Juga :