Pembagian Pantun

Pembagian Pantun

Pembagian Pantun

Pembagian Pantun
Pembagian Pantun

Pantun dapat dipergunakan untuk menyatakan segala macam perasaan

atau curahan hati, baik untuk menyatakan perasaan senang, sedih, cinta, jenaka, benci, ataupun untuk menyatakan ansihat agama, adapt, dan sebagainya, yang dapat dipergunakan oleh semua umur, bai anak-anak, muda-mudi, maupun orang tua. Itulah sebabnya berdasarkan isinya pantun dapat dibagi atas :

  1. Pantun kanak-kanak:
  2. Pantun bersuka cita

Dibawa itik pulang petang                  (a)

Dapat di rumput bilang-bilang           (b)

Melihat ibu sudah pulang                    (a)

Hati cemas jadi hilang                        (b)

Pantun berduka cita

Lurus jalan ke Payakumbuh               (a)

Kayu jati bertimbal jalan                    (b)

Dimana hati tidaklah rusuh                (a)

Ibu mati bapak berjalan                      (b)

  1. Pantun muda-mudi
  2. Pantun nasib atau pantun dagang

Unggas undan si raja burung             (a)

Terbang ke desa suka menanti            (b)

Wahai badan apalah untung               (a)

Senantiasa bersusah hati                     (b)

Pantun berkenalan

Dari mana hendak kemana                 (a)

Dari Jepang ke Bandar Cina              (a)

Kalau boleh kami bertanya                 (a)

Bunga kembang siapa yang punya     (a)

  1. Pantun berkasih-kasihan

Kalau tuan hendak jalan ke hulu        (a)

Carikan saya daun kemboja               (b)

Kalau tuan mati dahulu                      (a)

Nantikan saya di pintu sorga              (b)

Pantun perceraian

Jika jadi tuan ke pekan                        (a)

Padi mana ditunggalkan                     (b)

Jika jadi tuan berjalan                        (a)

Kami dimana ditinggalkan                  (b)

Pantun beriba hati

Dari Mentuk ke Batu Kampar             (a)

Saya tidak ke Jawa lagi                       (b)

Bumi ditepuk langit ditampar              (a)

Saya tidak percaya lagi                       (b)

III.             Pantun tua

  1. Pantun Adat

Kayu pantai di Kota Alam                  (a)

Rantainya sendi-bersendi                    (b)

Jika engkau pandai di alam                (a)

Patah tumbuh hilang berganti                 (b)

  1. Pantun nasihat

Berburu ke padang datar                    (a)

Mendapat rusa belang kaki                 (b)

Berburu ke palang ajar                       (a)

Bagai bunga kembang tak jadi           (b)

c.       Pantun agama

Asam kandis asam gelugur                 (a)

Kedua asam Siang riang                     (b)

Menangis mayat di dalam kubur         (a)

Teringat badan tidak sembahyang      (b)

Sumber : http://pendidikanku.web.unej.ac.id/2019/07/04/contoh-teks-eksplanasi-tentang-banjir/