Mendikbud: Sekolah Dilarang Keluarkan Siswa Bermasalah Hukum

Mendikbud: Sekolah Dilarang Keluarkan Siswa Bermasalah Hukum

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan, menegaskan

siswa bermasalah dengan hukum dilarang dikeluarkan dari sekolah, namun mereka perlu pembinaan. “Jadi salah, bila sekolah mengeluarkan anak didiknya karena terkait kenakalan mereka,” katanya usai membuka Olimpiade Sains Nasional di Palembang, Senin (16/5/2016).

Anies mengatakan, memang bila ada permasalahan siswa di sekolah ada pelaku dan korban dan keduanya memerlukan pembinaan. “Jadi, bukan jalan keluar terbaik bila siswa melakukan kekerasan diluarkan dan itu keliru,” ujar dia.



Namun, dia menilai, keduanya memerlukan bimbingan baik melalui guru maupun

psikologi sehingga mereka tidak berbuat lagi. “Keduanya perlu pembinaan dan bukan hanya korban saja,” katanya.

Memang, lanjut menteri, untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kenakalan siswa di sekolah pihaknya sekarang telah membentuk gugus pencegahan kekerasan di sekolah-sekolah. “Sekolah wajib membentuk gugus pencegahan kekerasan dan itu sudah ada keputusannya,” ujarnya.

Dia mengatakan, kesemuanya itu tidak lain untuk mengantisipasi terjadinya


Dia mengatakan, kesemuanya itu tidak lain untuk mengantisipasi terjadinya

Memang, lanjut menteri, untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kenakalan siswa di sekolah pihaknya sekarang telah membentuk gugus pencegahan kekerasan di sekolah-sekolah. “Sekolah wajib membentuk gugus pencegahan kekerasan dan itu sudah ada keputusannya,” ujarnya.



Dia mengatakan, kesemuanya itu tidak lain untuk mengantisipasi terjadinya

permasalahan hukum terhadap anak didik. Gugus pencegahan kekerasan tersebut anggotanya terdiri dari orang tua dan guru. “Yang jelas, gugus pencegahan itu untuk mendeteksi agar dapat mencegah supaya tidak terjadi peristiwa yang tidak diinginkan,” demikian Anies Baswedan

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/t09J9E76UT23bmu