MEKANISME KERJA MAHKAMAH INTERNASIONAL

MEKANISME KERJA MAHKAMAH INTERNASIONAL

Dalam menyelesaikan sengketa internasional,Mahkamah Internasional memiliki kewenangan yang bersifat wajib atau mengikat dan tidak wajib atau tidak mengikat terhadap negara yang bersengketa.Adapun ketentuan-ketentuan penyelesaian tersebut adalah sebagai berikut:

1)  Yuridiksi Penyelesaian Sengketa Yang Bersifat Wajib atau Mengikat

  1. a)  Ada perjanjian khusus antarnegara yang bersengketa tentang penyerahan penyelesaian sengketa kepada Mahkamah Internasional
  2. b)  Pelaksanaan Yuridiksi ini memerlukan persetujuan pihak –pihak yang bersengketa
  3. c)  Permohonan peradilan dapat diajukan oleh salah satu pihak yang bersengketa dengan syarat negara lawan memberikan persetujuannya.
  4. d) Permohonan Peradilan diajukan bersama-sama oleh negara yang bersengketa.

2) Yuridiksi Penyelesaian Sengketa Yang Bersifat Tidak Wajib atau Tidak Mengikat

  1. a) Bila negara yang bersengketa mengakui yuridiksi compulsory Mahkamah Internasional berdasarkan klausul bahwa negara pihak statuta mengakui yurisdiksi Mahkamah Internasional
  2. b) Bila negara yang bersengketa terikat pada perjanjian yang menyatakan bahwa Mahkamah Internasional mempunyai Yuridiksi atas sengketa tertentu di antara mereka.
  3. c) Permohonan peradilan dapat diajukan secara sepihak oleh negara yang bersengketa
  4. d) Permohonan peradilan disampaikan kepada Panitera Mahkamah Internasional dan proses selanjutnya memberitahukan permohonan itu kepada negara lawan sengketa.

sumber :

Cara Cepat Beli Mobil Bekas Terbaik Hanya di Seva.id