Lukisan Cat Minyak, Lukisan Kaca & Mozaik

Lukisan Cat Minyak, Lukisan Kaca & Mozaik

Lukisan Cat Minyak, Lukisan Kaca & Mozaik
Lukisan Cat Minyak, Lukisan Kaca & Mozaik

Lukisan Cat Minyak

Teknik lukisan cat minyak ialah metode menerakan cat minyak di atas kanvas, papan, kertas, dan sebaginya. Cat yang dignakan ialah cat khusus untuk melukis dan dicampur dengan lijin-olie. Kanvas yang digunakan untuk melukis dibentuk dari kain yang sudah didiberi cat dasar semoga tidak tembus ke belakang kanvas ketika digunakan melukis.

Melukis diatas kanvas dengan memakai cat minyak banyak digunakan oleh pelukis-pelukis diseluruh dunia alasannya lebih tahan usang serta praktis digulung. Cat yang digunakan untuk melukis biasanya dikemas dalam tube timah berbentuk pasta sehingga praktis digunakan. Beberapa nama dagang cat minyak yang populer ialah Rembrandt, Tellens, Amsterdam, dan Naouvell. Disamping itu masih terdapat beberapa cat minyak produksi dalam negri yang kualitasnya cukup baik.

Lukisan Kaca

Lukisan Kaca dikembangkan dengan memakai beling serta timah (atau kuningan dan tembaga)sebagai penyambungannya sehingga membentuk lukisan. metode lukisan beling pertama kali dikembangkan pada zaman gothic di Eropa sebagai bab dari seni arsitektur. Lukisan beling ini mencapai kegemilannya pada zaman Renaissance sebagai hiasan pada pintu dan jendela bangunan-bangunan besar menyerupai istana dan tempat peribadatan.
Di Indonesia, metode lukisan beling pada awalnya berkembang sebagai seni industri rumah tangga didaerah Cirebon sebagai warisan dari metode yang dicontohkan oleh seniman bangsa Belanda. Pada dikala ini, metode lukisan beling kain berkembang dan menjadi salah satu pujian pemilik bangunan yang menggunakannya.

Mozaik

Teknik mozaik ialah metode menempelkan kepingan beling berwarna-warni pada dinding atau permukaan datar lainnya sehingga membentuk objek gambar tertentu. Hasil dari metode ini lazim disebut sebagai lukisan mosai. Teknik mozaik ini juga digunakan untuk penyusunan batu-batu berwarna dan tanah liat.
Teknik mozaik yang memakai kayu sebagai bahannya dinamakan lukisan intarsia. Selain kayu, orang memakai juga bahan-bahan keramik, porselen, email, plastik, potongan kertas berwarna-warni yang disusun dengan metode mozaik.
Selain metode-metode diatas, kita mengenal pula metode melukis dengan mengunakan pensil, pena, tinta, grafis, arang, krayon, pastel, dan sebagainya . masing-masing metode tersebut digunakan dengan menerapkan metode-metode tertentu yang tidak sama satu sama lain.

Baca Juga: