Kualitas Diri Masyarakat

Kualitas Diri Masyarakat

Pembangunan yang tidak merata membuat fasilitas pendidikan dan kesehatan yang memadai tidak dapat dinikmati sejumlah daerah. Akibatnya, tidak semua masyarakat mempunyai kualitas diri yang baik. Kualitas diri ini berpengaruh terhadap kualitas kerja mereka. Semakin tinggi kualitas diri mereka, maka semakin tinggi pula peluang kerja dan kesejahteraan hidup yang didapat.

Selain itu, sifat malas penduduk tertentu juga berpengaruh terhadap kualitas diri masyarakat. Sifat malas akan mengakibatkan masyarakat enggan menerima perubahan dan enggan untuk belajar meningkatkan kualitas dirinya. Bila dibiarkan, maka masyarakat akan semakin tertinggal kualitas dirinya. Masalah kualitas diri ini juga menjadi salah satu masalah negara berkembang, termasuk Indonesia.

4)      Lapangan Pekerjaan

Lapangan pekerjaan yang sedikit hanya mampu menampung angkatan kerja dengan jumlah yang sedikit. Hal ini akan mengakibatkan ketimpangan sosial ekonomi antara angkatan kerja yang telah bekerja dengan angkatan kerja yang belum bekerja.

Secara ekonomi, angkatan kerja akan berpotensi meraih pendapatan dan kesejahteraan hidup yang lebih baik dibanding angkatan kerja yang masih menganggur. Jika tidak diatasi, angkatan kerja yang menganggur akan semakin sedikit dan membuat perekonomian negara semakin rapuh. Meningkatkan lapangan pekerjaan bisa menjadi solusi untuk mengatasi ketimpangan ini.

Selain itu, cara mengatasi masalah pengangguran juga harus dilakukan dalam menangani ketimpangan sosial ekonomi ini.

5)      Kemiskinan

Kemiskinan membuat masyarakat sulit mendapatkan kesejahteraan hidup yang layak, sehingga masyarakat yang mengalami kemiskinan akan mengalami ketimpangan sosial ekonomi dengan masyarakat yang lebih kaya. Kemiskinan bisa disebabkan oleh kualitas pribadi yang rendah serta sikap malas yang diidap masyarakat. Kemiskinan juga dapat terjadi karena pengaruh struktur sosial yang juga disebut sebagai kemiskinan struktural.

Secara umum, kemiskinan mempunyai bermacam-macam ciri, yaitu:

  • Angka kematian yang diri.
  • Tingkat kesehatan yang rendah.
  • Tingkat pendidikan yang rendah.
  • Memiliki mata pencaharian yang berpenghasilan rendah.
  • Mempunyai sikap tidak menerima perubahan.

Kemiskinan struktural mempunyai macam-macam golongan,   yaitu:

  • Kaum petani yang tidak mempunyai lahan sendiri.
  • Petani yang mempunyai lahan sendiri namun lahannya begitu kecil.
  • Para buruh yang tidak mempunyai latar belakang pendidikan yang baik serta tidak terlatih.
  • Pengusaha yang tidak mempunyai modal dan fasilitas dari pemerintah.

baca jgua :