Kekhawatiran Pilkada Jabar Rawan Konflik Tidak Terbukti

Kekhawatiran Pilkada Jabar Rawan Konflik Tidak Terbukti

Kekhawatiran Pilkada Jabar Rawan Konflik Tidak Terbukti

Kekhawatiran Pilkada Jabar Rawan Konflik Tidak Terbukti
Kekhawatiran Pilkada Jabar Rawan Konflik Tidak Terbukti

BANDUNG – Kekhawatiran terhadap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)

di Jawa Barat yang dinilai berbagai kalangan sebagai kawasan rawan konflik, ternyata tidak terbukti. Demikian dikemukakan Komisioner KPUD Jabar Divisi SDM dan Hubungan Partisipasi Masyarakat Nina Yuningsih.

“Masyarakat, pasangan calon (paslon), dan pendukungnya mampu mengelola perbedaan dengan baik, sehingga suasana pilkada tetap kondusif,” ucap Nina dalam pembukaan bimtek di Trans Studio Hotel, Jumat (20/04).

Menurut Nina, di Jawa Barat nyaris tidak ada sentimen identitas atau ujaran kebencian

saat pelaksanaan pilkada yang saat ini sudah mulai memasuki masa kampanye, dimana potensi konflik di Jawa Barat bisa diantisipasi semua pihak.

“Terlebih lagi warga Jabar dikenal someah (ramah), sehingga setiap persoalan bisa diselesaikan dengan cara-cara yang baik pula,” katanya.

Menurut Nina, para pasangan calon (paslon) yang mengikuti pilkada sama-sama baik termasuk masyarakat

yang merupakan pendukung paslon yang ada juga dinilai sangat baik dan tidak mudah terprovokasi.

“Kalau semuanya baik, lalu apa yang harus dipertentangkan?,” tegasnya.

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/147702911/sejarah-bahasa-indonesia/