Full Day School Tidak Wajib Diterapkan

Full Day School Tidak Wajib Diterapkan

Full Day School Tidak Wajib Diterapkan

Full Day School Tidak Wajib Diterapkan
Full Day School Tidak Wajib Diterapkan

Presiden Joko Widodo menegaskan sekolah selama lima hari yang tercantum

dalam sistem belajar delapan jam sehari selama lima hari atau dikenal Full Day School (FDS) tidak wajib diterapkan di setiap sekolah.

Pernyataan itu dikatakan melalui cuitan akun twitter resmi Presiden Jokowi.

“Saya tegaskan lagi: tidak ada keharusan untuk 5 hari sekolah.

Yang selama ini 6 hari silakan lanjutkan. Tidak perlu berubah,” kata Jokowi melalui akun twitter resmi @jokowi, Senin (14/8/2017).

Namun, ia melanjutkan, sekolah-sekolah yang sudah dan mau menerapkan sistem full day school tetap diperbolehkan.

“Asalkan, diterima masyarakat dan tokoh agama setempat,” imbuhnya.

Intinya, lanjut Jokowi, program pendidikan karakter berupa full day school

tersebut bersifat fleksibel.

“Program pendidikan karakter full day school, fleksibel. Yang terpenting pendidikan anak didik tetap berkualitas,” tandasnya.

Seperti diketahui sistem pembelajaran delapan jam perhari selama lima hari yang dikenal dengan Full Day School (FDS) kerap menjadi sorotan nasional belakangan ini dan selalu menjadi isu pendidikan yang banyak dibahas.

Program pendidikan karakter tersebut digagas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy bersama dengan Presiden Joko Widodo. Bahkan, aturan sistem belajar tersebut telah tertuang dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 yang akan digantikan oleh Perpres.

 

Sumber :

https://www.okeynotes.com/blogs/212521/21235/contoh-teks-eksplanasi