ELEMEN – ELEMEN DALAM KOMUNIKASI INTERPERSONAL

ELEMEN – ELEMEN DALAM KOMUNIKASI INTERPERSONAL

ELEMEN – ELEMEN DALAM KOMUNIKASI INTERPERSONAL

Dalam buku Pengantar Ilmu Komunikasi, kebanyakan telah disebutkan bahwa faktor – faktor yang memengaruhi komunikasi tersebut terdapat 8 hal yang perlu diperhatikan. Menurut Joseph De Vito dalam komunikasi ini terdapat beberapa elemen penting yang terlibat di dalamnya. Berikut diantaranya:

  • SUMBER – PENERIMA

Dalam sebuah interaksi yang dilakukan akan terjadi dua orang atau lebih yang bertindak sebagai sumber informasi serta penerima informasi. Kedua elemen penting ini tidak bisa dihilangkan. Karena dua hal tersebut merupakan komponen wajib dalam melakukan komunikasi yang efektif. Sehingga sumber dan penerima ini menjadi elemen yang termasuk dalam teori De Vito.

  • PESAN

Adapun komponen yang kedua adalah pesan. Pesan sendiri diartikan sebagai sinyal yang dipandang sebagai stimuli atau rangsangan yang akan diterima oleh si penerima pesan (komunikan) oleh salah satu dari kelima indera kita. Dengan kata lain, dalam sebuah interaksi empat mata hal yang kita lakukan adalah saling bertukar pesan melalui panca indera yang kita miliki.

  • ENCODING – DECODING

Encoding adalah sebuah tindakan yang bertujuan untuk menciptakan sebuah pesan. Ibarat menulis dan berbicara, sedangkan decoding adalah sebuah tindakan untuk memahami arti pesan yang disampaikan. Apabila encoding yang dilakukan oleh seseorang adalah menulis, decoding yang harus dilakukan adalah membaca. Begitu pula ketika berbicara, encoding yang dilakukan adalah mendengar.

  • MEDIA (PERANTARA)

Yang dimaksud dengan media disini adalah sebuah perantara dalam menjembatani terjadinya sebuah proses komunikasi yang efektif. Dapat dikatakan bahwa, proses tersebut adalah penerimaan serta penyaluran pesan melalui panca indera yang kita miliki. Sehingga dapat dikelola oleh otak dengan baik, untuk menyalurkan balasan selanjutnya.

  • GANGGUAN (NOISE)

Gangguan yang dimaksud disini adalah segala hal apapun yang mampu mendistraksi adanya proses interaksi yang dilakukan. Pendistorsian sebuah pesan ini bisa terjadi dimanapun. Dalam hal ini dapat dikatakan sebagai hambatan dalam berkomunikasi. Secara teori digolongkan menjadi: gangguan semantic, gangguan fisiologis, gangguan psikologis, gangguan intelektual, serta faktor lingkungan.

  • UMPAN BALIK (FEEDBACK)

Dalam sebuah interaksi efektif. Komunikator dan komunikan akan saling memberikan feedback terhadap pesan yang kita terima sebagai bentuk dari respon pesan yang kita kirim atau terima. Umpan balik ini juga terdapat berbagai macam. Seperti halnya umpan balik nonverbal, umpan balik positif, umpan balik negative dan umpan balik yang lainnya.

  • KONTEKS

Sebuah pembicaraan akan berlangsung dalam sebuah lingkungan tertentu, dimana lingkungan tersebut akan memengaruhi isi pembicaraan yang dilakukan. Hal ini dinamakan dengan “konteks”. Selain itu, konteks disini juga terbagi berbagai macam. Konteks lingkungan, konteks situasi, konteks budaya, serta konteks – konteks lain yang mampu memengaruhi isi dari pembicaraan tersebut.

  • ETIKA

Dalam melakukan komunikasi pasti akan timbul konsekuensi. Dimana konsekuensi ini akan memengaruhi interaksi selanjutnya. Oleh karena itu, elemen terakhir yang paling penting dalam berkomunikasi adalah etika. Dimana kita harus menjaga perilaku serta tutur kata yang akan kita berikan terhadap lawan bicara kita, untuk tetap menjaga hubungan yang baik.

Dengan memahami situasi dan kondisi elemen komunikasi diatas, kita bisa mengasah keterampilan berkomunikasi kita dengan orang lain. Dengan begitu, kita bisa memperbaiki hubungan antar sesama individu yang lain


Sumber: https://ins-conference.org/mine-quest-2-apk/