EKONOMI MAKRO

EKONOMI MAKRO

Pada tahun 1929-1933 terjadi adanya The Great Depression.Yaitu kejadian dimana negara-negara diseluruh dunia mengalami masalah ekonomi.Angka pengangguran meningkat, output ekonomi berkurang, investasi merosot tajam.Keadaan ini membuat hipotesis mengenai ekonomi klasik pun dipertanyakan.Karena paham ekonomi klasik hanya tergantung oleh mekanisme pasar.keadaan ini mendorong seorang ahli ekonomi terkemuka inggris bernama John Maynard Keynes mengemukakan pendapat dalam buku The General Theory of Employment Interest and Money.

            Ekonomi makro adalah studi tentang ekonomi secara keseluruhan.Ekonomi makro menjelaskan perubahan ekonomi yang mempengaruhi banyak masyarakat, perusahaan dan pasar. Ekonomi makro dapat digunakan untuk menganalisis cara terbaik untuk memengaruhi target-target tenaga kerja dan pencapaian keseimbangan neraca yang berkesinambungan.

            Ilmu ekonomi makro hanya membahas variabel-variabel yang berhubungan dengan gejala-gejala perekonomian secara keseluruhan, secara totalitas, atau gejala umum, bukan perilaku dari pelaku ekonomi secara individual.Secara umum terdapat beberapa variabel yang menjadi isu utama ekonomi makro.

PERKEMBANGAN ILMU EKONOMI MAKRO

Ekonomi makro berkembang berawal dari kegagalan ekonomi klasik yang sangat fanatik terhadap konsep mekanisme pasar dalam mengatur perekonomian. Adam Smith sebagai tokoh ekonomi klasik pada tahun 1776 menulis buku yang berjudul The Wealth of Nations meyakinkan para ahli ekonomi klasik bahwa konsep invisible hand atau bekerjanya mekanisme pasar dapat menentukan produk apa yang akan dihasilkan.

            Analisis ekonomi makro mulai berkembang dengan pesat setelah seorang ahli ekonomi Inggris yaitu John Maynard Keynes pada tahun 1936 menerbitkan buku yang berjudul The General Theory of Employment, Interest and Money.

sumber :

https://infotoyotabandung.co.id/kraken-land-apk/