Dyslexia, Gejala dan Penanganannya

Dyslexia, Gejala dan Penanganannya

Dyslexia, Gejala dan Penanganannya
Dyslexia, Gejala dan Penanganannya

1. Kesulitan membaca dan menulis

Dalam menulis tangan, ada pola kesalahan yang konstan, misalnya pada huruf yang jika dicerminkan sama P dan B (kecil), penulisan angka 7, huruf R, S yang terbalik. Untuk membaca, ia tidak bisa karena huruf-huruf yang dibuku seakan teracak dan tidak bisa dipahami.

2. Kesulitan memperkirakan ukuran, jarak, dan kecepatan

Ishaan sering terantuk (kejedot), tidak bisa melempar atau menangkap bola, serta sering terperosok ketika berjalan.

3. Kesulitan memahami perintah yang kompleks

Seperti misalnya, buka halaman 9 paragraf 4 baris ke 5. Ishaan kesulitan mengatasinya.

4. Kemampuan gross motoric dan fine motoric yang rendah

Gross motoric berkaitan dengan gerakan seluruh anggota badan, sedangkan fine motoric berkaitan dengan keterampilan yang menggunakan jari (tangan).

Baca Juga: Fungsi Lembaga Keluarga

Sang guru yang ternyata mantan disleksis mengajari Ishaan menulis, membaca, dan menghitung dengan cara yang kreatif, melalui pintu kecerdasan yang sudah dimiliki Ishaan, yaitu natural dan visual, seperti:

1. Menulis huruf di pasir
menulis dengan jari pada kulit tangan, menulis sembari mewarnai, menulis sembari membuat kerajinan tangan dari clay (lilin malam).
2. Memanfaatkan audio book
bersamaan dengan textbook. Ishaan mendengarkan rekaman di kaset sembari merunuti tulisan yang ada di buku bacaannya. Ishaan juga menuliskan huruf yang disebutkan sang guru dengan mata terpejam.
3. Diktat (dictation)
Setelah Ishaan mengenal huruf dan angka, sang guru mendikte Ishaan dengan beberapa kata, kemudian lambat laun beberapa kalimat.
4. Mengajari berhitung dengan naik turun tangga
Dan gerakan kinestetik lain. Sang guru menuliskan angka-angka di anak tangga, kemudian mengajari Ishaan penambahan dan pengurangan dengan naik turun tangga itu.