Do’a Qunut Sholat Subuh atau Witir

Do’a Qunut Sholat Subuh atau Witir

Do’a Qunut Sholat Subuh atau Witir
Do’a Qunut Sholat Subuh atau Witir

Do’a Qunut Sholat Subuh/Witir

Perlu diketahui bahwa masih banyak saudara kita sesama muslim masih belum tahu doa qunut utamanya dilkalangan para bawah umur dan cukup umur kita, dan juga sebagian orang tua. Penyebab dari tiruana itu dikarenakan kurangnya perhatian untuk mempelajari ilmu agama, padahal Nabi selalu menyuruh kita untuk selalu menimbah ilmu terutama ilmu yang berafiliasi ukhrawi. Seperti hal nya dengan do’a qunut, do’a ini dilaksanakan semenjak zaman Rasulullah hingga kepada para sahabat dekat-teman dekatnya, Tabi’I, tabi’I tabi’in dan para ulama hingga sekarang.

Sebelum kita melangkah ke do’a qunut tersebut, maka perlu kami tegaskan terlebih lampau wacana makna dari qunut itu sendiri, dan tujuan dilakukannya qunut.

Dalam mazhab Imam Syafi’I dijelaskan bahwa membaca do’a qunut yakni sunnat Muakkad, doa qunut yakni suatu doa untuk bermohon kepada Allah supaya mendapat hidayah dari Allah, terhidar dari segala murka bahaya, baik ancaman pada diri sendiri, keluarga, maupun saudara-saudara kita sesama muslim.

Do’a Qunut Untuk Sendiri

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّمَا قََضَيْتَ، فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَوَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Baca Juga: Ayat Kursi

Doa Qunut Untuk Berjamaah

اَللّهُمَّ اهْدِناَ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِناَ فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّناَ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِنَا فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَبَارِكْ لِنَا فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنَا شَرَّمَا قََضَيْتَ، فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَوَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Allah hummah dinii fiiman hadait. ( Kata dinii diganti dinaa jikalau jadi imam)
Wa’aa finii fiiman ‘aafait. . ( Kata dinii diganti dinaa jikalau jadi imam)
Watawallanii fiiman tawal-laiit. . ( Kata Watawallanii diganti Watawallanaa jikalau jadi imam)
Wabaariklii fiimaa a’thait. . ( Kata Wabaariklii diganti Wabaariklanaa jikalau jadi imam)
Waqinii syarramaa qadhait. . ( Kata waqinii diganti waqinaa jikalau jadi imam)
Fainnaka taqdhii walaa yuqdha ‘alaik.
Wainnahu laayadzilu man walait.
Walaa ya’izzu man ‘aadait.
Tabaa rakta rabbanaa wata’aalait.
Falakalhamdu ‘alaa maaqadhait.
Astaghfiruka wa’atuubu ilaik.
Wasallallahu ‘ala Sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi. Wa’alaa aalihi washahbihi Wasallam.

Terjemahan Do’a Qunut

Ya Allah tunjukkanlah akan daku sebagaiman mereka yang sudah Engkau tunjukkan
Dan diberilah kesihatan kepadaku sebagaimana mereka yang Engkau sudah diberikan kesihatan
Dan peliharalah daku sebagaimana orang yang sudah Engkau peliharakan
Dan diberilah keberkatan bagiku pada apa-apa yang sudah Engkau kurniakan
Dan selamatkan saya dari ancaman kejahatan yang Engkau sudah tentukan
Maka bergotong-royong Engkaulah yang menghukum dan bukan kena hukum
Maka bergotong-royong tidak hina orang yang Engkau pimpin
Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya
Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau
Maha bagi Engkau segala kebanggaan di atas yang Engkau hukumkan
Ku memohon ampun dari Engkau dan saya bertaubat kepada Engkau
(Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabat dekatnya.