Pria-pria muda pun alami gangguan makan

Pria-pria muda pun alami gangguan makan

Pria-pria muda pun alami gangguan makan

Pria-pria muda pun alami gangguan makan

Jakarta (ANTARA News) – Hasil riset terkini menunjukkan bahwa gangguan makan yang sering dikaitkan dengan perempuan wanita muda juga terjadi pada pria-pria muda.

 

Menurut Hasil Penelitian

yang dipublikasikan di jurnal medis JAMA Pediatrics daring, obsesi remaja pria dan pria muda pada penampilan fisik membuat mereka melakukan hal-hal ekstrim untuk memperbaiki penampilan.

Masalah itu bisa berujung pada gangguan makan tradisional seperti anorexia nervosa dan bulimia nervosa atau penggunaan obat dan suplemen serta cenderung berjalan bersama depresi, konsumsi minuman keras dan penyalahgunaan obat.

“Pada kebanyakan pria, apa yang mereka perjuangkan keras berbeda dengan perempuan. Mereka mungkin melakukan sesuatu yang berbeda dari sekedar membersihkan perut,” kata Alison Field, seorang profesor pediatrik di Boston Children’s Hospital, seperti dilansir kantor berita Reuters.

Dalam studi terbaru, Field dan rekan-rekannya menggunakan survei respon antara tahun 1999 dan 2011 untuk melihat perhatian remaja pria pada tubuh mereka.

Field dan timnya juga ingin mengetahui jika gangguan makan berhubungan dengan perilaku tidak sehat seperti penggunaan alkohol dan obat-obatan terlarang.

Dari survei yang melibatkan 5.527 anak laki-laki yang berusia 12 dan 18 tahun pada permulaan studi tahun 1999 itu para peneliti menemukan 31 persen remaja pria pada satu titik berpesta minuman keras atau mencuci perut.

Sekitar sembilan persen responden dilaporkan fokus pada pembentukan otot serta dua persen fokus pada pembentukan otot dan menggunakan jenis suplemen, turunan hormon pertumbuhan atau steroid anabolik.

 

Hasil Studi Menyatakan

Penggunaan produk-produk tersebut meningkat menjadi sekitar delapan persen ketika para peneliti hanya melihat pada anak-anak usia 16 sampai 22 tahun.

“Hasil studi ini memperlihatkan pria yang sangat terobsesi pada fisik mereka melakukan atau menggunakan sesuatu yang mungkin tidak menyehatkan,” kata Field.

“Banyak produk yang tersedia daring yang kita tidak tahu sehat atau tidak,” tambah dia.

Pria muda yang menggunakan produk-produk tambahan juga lebih mungkin melakukan pesta minuman keras dan menggunakan obat-obatan terlarang dibanding teman sebaya mereka, kata peneliti.

 

Sekitar enam persen pria muda

yang disurvei mengatakan bahwa selain membentuk otot mereka juga memperhatikan kekurusan tubuh.

Dan antara dua hingga tiga persen responden hanya memperhatikan kekurusan tubuh mereka.

Secara keseluruhan, pria muda lebih memperhatikan otot dan perhatian ini meningkat bersama umur. Kondisi ini membuat mereka lebih berpeluang mengalami gejala depresi di kemudian hari.

“Ini bukan perilaku sehat,” kata Evelyn Attia, profesor pediatrik di Columbia University Medical Center dan Weill Cornell Medical College di New York.

“Banyaknya jumlah orang – terutama pria – yang berpikir tentang kebutuhan untuk mengubah bentuk tubuh dengan menggunakan suplemen adalah hal harus diketahui semua keluarga dan kami sebagai klinisi harus waspada,” kata Attia, yang tidak terlibat dalam studi itu.

Field mengatakan akan tidak realistis mengharapkan perempuan dan lelaki muda tidak memperhatikan tubuh dan berat badan mereka.

Ia menyarankan para dokter dan orangtua harus menyadari keinginan pasien dan anak-anak untuk mengubah bentuk tubuh mereka dan memastikan upaya itu dilakukan untuk alasan yang tepat dan dengan cara yang sehat.

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

 

NARSISME WAKIL RAKYAT

NARSISME WAKIL RAKYAT

NARSISME WAKIL RAKYAT

NARSISME WAKIL RAKYAT
NARSISME WAKIL RAKYAT

Beberapa bulan lagi Indonesia akan melaksanakan pemilu 2009. Tak kurang dari 38 partai ikut serta memeriahkan pesta demokrasi tersebut. Salah satu fenomena menarik adalah kita dapat melihat partai politik dan calon legislatif berlomba-lomba berjualan tampang lewat spanduk, baliho, papan pengumuman, dan semacamnya.

Teknologi digital dan percetakan telah sangat membantu setiap orang untuk dapat membuat foto diri berukuran besar menjadi baliho, spanduk, dan semacamnya dengan biaya yang meski mahal, namun tetap dapat dijangkau oleh mereka yang berduit. Para calon pejabat yang sedang mengincar posisi penting, baik sebagai anggota legislatif, kepala daerah, maupun presiden di tahun 2009, berlomba-lomba unjuk diri lewat media tersebut untuk menampakkan wajah mereka disertai kalimat-kalimat jargonis yang kerap minim makna.

Tujuan utama pemasangan baliho semacam itu sangatlah jelas: untuk mengenalkan para calon pejabat ataupun para pejabat yang mengincar posisi penting publik, kepada masyarakat luas yang akan menjadi sasaran konstituen mereka. Oleh karena itu, tertampangnya wajah mereka lebih penting dibandingkan visi-misi dan program-program mereka untuk disampaikan kepada masyarakat.

Pola komunikasi poltik semacam ini jelas menonjolkan bentuk fisik seorang tokoh, serta penjejalan sang tokoh ke dalam ingatan masyarakat luas. Tentu saja para politisi tersebut telah belajar dari pemilihan presiden, pilkada dan pemilu sebelumnya dimana paras yang rupawan dari seorang tokoh lebih menentukan kemenangan tokoh-tokoh tersebut dibandingkan faktor-faktor lain. Apalagi belakangan ini dapat kita lihat adanya fenomena para selebriti yang pindah haluan terjun ke dunia politik: menjadi politisi. Kecenderungan semacam ini akan membuat partai politik berusaha menggaet seorang figur selebriti yang telah diketahui khalayak luas untuk menjadi caleg-caleg yang berprospek memenangkan pemilihan. Walaupun banyak dari mereka yang tidak memiliki pengalaman sama sekali untuk terjun di dunia politik.

Fenomena di atas jelas menunjukkan bahwa fungsi representasi dari partai politik masih kalah jauh dibandingkan aktivitas rekrutmen. Seperti kita ketahui betapa gigihnya partai politik dan caleg berlomba-lomba berjualan tampang lewat baliho, spanduk, iklan di media massa, serta dengan berbagai pendekatan lain yang sangat serius kepada target konstituennya. Betapa hebatnya upaya mereka untuk mensukseskan proses rekrutmen dan memperoleh kemenangan dalam konstelasi politik. Masalahnya, kerap kali relasi partai politik dan para caleg semacam ini hanya sebatas jual tampang saat kampanye. Sangat jarang di antara mereka yang terus bersungguh-sungguh merealisasi janji-janjinya saat kampanye jika nanti telah terpilih.

Tak ayal penting bagi masyarakat dan pemilih nanti untuk mampu mengingatkan para caleg dan partai politik pilihan mereka: “berhentilah berpose, mulailah mendengarkan rakyat”. Karena tujuan akhir dari proses demokrasi adalah terwujudnya pemerintahan yang mampu menyerap kepentingan rakyat dengan sebaik-baiknya. Karena itu, sangat penting bagi kita untuk menjadikan pemilu tak hanya sebagai ruang berpose bagi para calon wakil rakyat, namun yang terpenting menjadikannya sebagai ajang seleksi bagi wakil rakyat yang memiliki kemampuan dan kemauan untuk mendengarkan kepentingan rakyat. Kemampuan mendengarkan ini sulit diharapkan pada para politisi yang dalam proses kampanye hanya bisa jual tampang serta berdagang jargon kosong.

Sumber : https://student.blog.dinus.ac.id/blogtekno/seva-mobil-bekas/

Materi Tentang Herpes Genitalis

Materi Tentang Herpes Genitalis

Materi Tentang Herpes Genitalis

Materi Tentang Herpes Genitalis

  1. Definisi

Herpes genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin, kulit di sekeliling rektum atau daerah disekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks.

  1. Etiologi

Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual, sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin, kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan kebagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). Luka herpes bisanya tidak terinfeksi oleh bakteri, tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid).

  1. Patofisiologi

Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. Gejala awal biasanya berupa gatal, kesemutann dan sakit. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil, yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri.
Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut.

Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar.
Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri, lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan.

Pada pria, lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis, termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. Pada wanita, lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus, maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum.

Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV), luka herpes bisa sangat berat, menyebar ke bagian tubuh lainnya, menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir.

Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya, karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya, sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat.

  1. Manifestasi Klinis

Manifestasi klinik dari infeksi HSV tergantung pada tempat infeksi, dan status imunitas host. Infeksi primer dengan HSV berkembang pada orang yang belum punya kekebalan sebelumnya terhadap HSV-1 atau HSV-2, yang biasanya menjadi lebih berat, dengan gejala dan tanda sistemik dan sering menyebabkan komplikasi.

Berbagai macam manifestasi klinis:

  1. infeksi oro-fasial
  2. infeksi genital
  3. infeksi kulit lainnya
  4. infeksi okular
  5. kelainan neurologist
  6. penurunan imunitas
  7. herpes. neonatal
  1. Penatalaksanaan

Sampai sekarang belum ada obat yang memuaskan untuk terapi herpes genitalis, namun pengobatan secara umum perlu diperhatikan, seperti:
a) menjaga kebersihan lokal, b) menghindari trauma atau faktor pencetus.
Penggunaan idoxuridine mengobati lesi herpes simpleks secara lokal sebesar 5% sampai 40% dalam dimethyl sulphoxide sangat bermanfaat. Namun, pengobatan ini memiliki beberapa efek samping, di antaranya pasien akan mengalami rasa nyeri hebat, maserasi kulit dapat juga terjadi. Meskipun tidak ada obat herpes genital, penyediaan layanan kesehatan anda akan meresepkan obat anti viral untuk menangani gejala dan membantu mencegah terjadinya outbreaks. Hal ini akan mengurangi resiko menularnya herpes pada partner seksual. Obat-obatan untuk menangani herpes genital adalah:

  1. a)  Asiklovir (Zovirus)

Pada infeksi HVS genitalis primer, asiklovir intravena (5 mg/kg BB/8 jam selama 5 hari), asiklovir oral 200 mg (5 kali/hari saelama 10-14 hari) dan asiklovir topikal (5% dalam salf propilen glikol) dsapat mengurangi lamanya gejala dan ekskresi virus serta mempercepat penyembuhan.

  1. b)   Famsiklovir

Adalah jenis pensiklovir, suatu analog nukleosida yang efektif menghambat replikasi HSV-1 dan HSV-2.

  1. c)      Valasiklovir (Valtres)

adalah suatu ester dari asiklovir yang secara cepat dan hampir lengkap berubah menjadi asiklovir oleh enzim hepar dan meningkatkan bioavaibilitas asiklovir sampai 54%. Oleh karena itu dosis oral 1000 mg valasiklovir menghasilkan kadar obat dalam darah yang sama dengan asiklovir intravena. Valasiklovir 1000 mg telah dibandingkan asiklovir 200 mg 5 kali sehari selama 10 hari untuk terapi herpes genitalis episode awal.

  1. Pencegahan

Untuk mencegah herpes genitalis adalah sama dengan mencegah penyakit menular seksual lainnya. Kuncinya adalah untuk menghindari terinfeksi dengan HSV yang sangat menular pada waktu lesi ada. Cara terbaik untuk mencegah infeksi adalah menjauhkan diri dari aktivitas seksual atau membatasi hubungan seksual dengan hanya satu orang yang bebas infeksi.

Baca Juga :

Materi Tentang Lidah Buaya

Materi Tentang Lidah Buaya

Materi Tentang Lidah Buaya

Materi Tentang Lidah Buaya

  1. Lidah Buaya

Tanaman lidah buaya (Aloe vera) lebih dikenal sebagai tanaman hias dan banyak digunakan sebagai bahan dasar obat-obatan dan kosmetika, baik secara langsung dalam keadaan segar atau diolah oleh perusahaan dan dipadukan dengan bahan-bahan yang lain. Tanaman lidah buaya termasuk keluarga liliaceae yang memiliki sekitar 200 spesies. Dikenal tiga spesies lidah buaya yang dibudidayakan yakni Aloe sorocortin yang berasal dari Zanzibar (Zanzibar aloe), Aloe barbadansis miller dan Aloe vulgaris. Pada umumnya banyak ditanam di Indonesia adalah jenis barbadansis yang memiliki sinonim Aloe vera linn (Suryowidodo, 1988). Jenis Aloe yang banyak dikenal hanya beberapa antara lain adalah Aloe nobilisAloe variegataAloe vera (Aloe barbadansis), Aloe feerox millerAloe arborescens dan Aloe schimperi (McVicar, 1994).

Klasifikasi lidah buaya selengkapnya adalah sebagai berikut:

Kingdom           : Plantae

Divisi                 : Angiospermae

Kelas                 : Monocotyledoneae

Bangsa              : Liliales

Suku                  : Liliaceae

Marga                : Aloe

Jenis                  : Aloe vera (Hutapea, 1993).

Lidah buaya (Indonesia), jadam (Malaysia), crocodile tongue (Inggris) merupakan tanaman sukulen berbentuk roset (seperti bunga rose) dengan tinggi 30-60 cm dan diameter tajuk 60 cm atau lebih (McVicar, 1994). Daunnya berdaging, kaku, lancip (lanceolate) dengan warna daun hijau keabu-abuan dan memiliki bercak putih (Evans, 1993). Pada bagian pinggir daun terdapat duri-duri kecil berwarna hijau muda (Briggs dan Calvin, 1987).

Tanaman lidah buaya memiliki batang yang tertutup oleh pelepah daun dan sebagian lagi tertimbun oleh tanah. Dari batang tersebut akan muncul tunas-tunas baru yang selanjutnya menjadi anakan (Sudarto, 1997). Di daerah subtropik, tanaman ini akan berbunga pada akhir musim dingin dan musim semi (McVicar, 1994). Bunga berbentuk seperti lonceng berwarna kuning atau orange berukuran kira-kira 2,5 cm dan tumbuh diatas tangkai bunga (raceme) yang tingginya mencapai 1 meter (Briggs dan Calvin, 1987; McVicar, 1994).  Komposisi terbesar dari gel lidah buaya adalah air, yaitu 99,5 %. Sisanya adalah padatan yang terutama terdiri dari karbohidrat, yaitu mono dan polisakarida (Morsy, 1991). Nutrien yang terkandung dalam gel lidah buaya terutama terdiri atas karbohidrat, vitamin dan kalsium.

Menurt Morsy (1991) secara kuantitatif, protein dalam lidah buaya ditemukan dalan jumlah yang cukup kecil, akan tetapi secara kualitatif protein lidah buaya kaya akan asam-asam amino esensial terutama leusin, lisin, valin dan histidin. Selain kaya akan asam-asam amino esensial, gel lidah buaya juga kaya akan asam glutamat dan asam aspartat. Vitamin dalam lidah buaya larut dalam lemak, selain itu juga terdapat asam folat dan kholin dalam jumlah kecil.

  1. Gastrilis/Penyakit Maag
  2. Definisi Penyakit

Menurut definisi yang dikemukakan oleh Sujono Hadi (1999:181) Gastritis adalah suatu peradangan pada dinding gaster terutama pada lapisan mukosa gaster. Gastritis atau yang lebih dikenal dengan penyakit maag berasal dari bahasa Yunani yaitu gastro, yang berarti perut/lambung dan itis yang berarti inflamasi atau peradangan. Gastritis bukan merupakan penyakit tunggal, tetapi terbentuk dari beberapa kondisi yang kesemuanya itu mengakibatkan peradangan pada lambung.

Salah satu bentuk gastritis akut yang sering dijumpai di klinik ialah gastritis akut erosif. Gastritis akut erosif adalah suatu peradangan permukaan mukosa lambung yang akut dengan kerusakan-kerusakan erosi. Disebut erosif apabila kerusakan yang terjadi tidak lebih dalam daripada mukosa muskularis. Penyakit ini dijumpai di klinik, sebagai akibat samping pemakaian obat, sebagai penyulit penyakit-penyakit lain atau karena sebab yang tidak diketahui.

Perjalanan penyakitnya biasanya ringan, walaupun demikian kadang-kadang dapat menyebabkan kedaruratan medis, yakni perdarahan saluran cerna atas. Penderita gastritis akut erosif yang tidak mengalami perdarahan sering diagnosisnya tidak tercapai. Untuk menegakkan diagnosis tersebut diperlukan pemeriksaan khusus yang sering dirasakan tidak sesuai dengan keluhan penderita yang ringan saja.

Jenis gastritis yang lainnya yaitu gastritis kronik. Gastritis kronik adalah suatu peradangan bagian permukaan mukosa lambung yang menahun. Gastritis kronik sering dihubungkan dengan ulkus peptik dan karsinoma lambung, tetapi hubungan sebab akibat antara keduanya belum pernah dapat dibuktikan.

  1. Etiologi

Penyebab gastritis menurut Sujuno Hadi (1999) akan dijabarkan menurut jenis gastritis (Akut-Kronis).

  1. Etiologi Gastritis Akut :

      Penyebabnya, antara lain :

  • Obat-obatan : aspirin, terutama salycylat, indomethacin, sulfonamide, obat anti inflamasi nonsteroid (AINS) dan steroid. Aspirin dalam dosis rendah sudah dapat menyebabkan erosi mukosa lambung.
  • Alkohol, gangguan mikrosirkulasi  mukosa lambung : trauma, luka bakar, sepsis.Refluk empedu
  • Terapi radiasi
  • Mencerna asam atau alkali kuat, dll.

Secara makroskopik terdapat lesi5 erosi mukosa dengan lokasi berbeda.

  • Jika karena stress, erosi ditemukan pada korpus dan fundus.
  • Jika karena AINS, erosi terutama ditemukan di daerah antrum, namun dapat juga menyeluruh.

Secara mikroskopik, terdapat erosi dengan regenerasi epitel, dan ditemukan reaksi sel inflamasi neutrofil yang minimal.

  1. Etiologi Gastritis Kronik

Inflamasi lambung yang dapat disebabkan oleh ulkus benigna atau maligna dari lambung atau oleh Heliobacter pylory (H. pylory).


Baca Juga :

Uang Palsu Merebak Jelang Lebaran

Uang Palsu Merebak Jelang Lebaran

Uang Palsu Merebak Jelang Lebaran

Jelang Lebaran ada banyak yang mesti diwaspadai masyarakat, seperti makanan kedaluwarsa, daging gelonggongan, perampokan, hingga uang palsu. Menjelang Lebaran biasanya transaksi uang di masyarakat semakin intensif sehingga arus peredaran uang semakin besar. Tak pelak jika kesempatan ini digunakan para pelaku kriminal untuk mengedarkan uang palsu.

Selama ini biasanya uang palsu yang beredar adalah uang pecahan besar mulai Rp 10.000 sampai Rp 100.000. Namun tak menuntut kemungkinan uang pecahan di bawahnya juga dipalsukan. Apalagi sekarang menjamur para penjual jasa tukar uang yang biasanya beroperasi di jalanan. Hal ini patut diwaspadai karena bisa saja hal itu adaah bagian dari praktik peredaran uang palsu.

Masyarakat harus hati-hati dan jeli dengan uang yang diterimanya. Sebagai tips mudah, sebaiknya kita ingat anjuran dari pemerintah yakni memastikan uang dengan 3D (Dilihat, Diraba, dan Diterawang). Selain itu, sebaiknya masyarakat menukarkan uang di bank karena terjamin keasliannya. Terlebih lagi, kewaspadaan masyarakat adalah hal yang sangat diutamakan.

Baca Juga :

Upaya Pemberantasan Korupsi

Upaya Pemberantasan Korupsi

Upaya Pemberantasan Korupsi

 

Upaya Pemberantasan Korupsi

Definisi Korupsi

Definisi korupsi dari Transparency Internasional adalah perbuatan menyalahgunakan kekuasaan dan kepercayaan publik untuk keuntungan pribadi. Dalam definisi tersebut, terkandung

Tiga unsur dari pengertian korupsi yaitu:

  • keuntungan pribadi (tidak selalu hanya untuk pribadi orang yang menyalahgunakan kekuasaan, tetapi juga anggota keluarga dan temantemannya);
  • menyalahgunakan kekuasaan;
  • kekuasaan yang dipercayakan, baik di sektor publik maupun di sektor swasta, memilki akses bisnis atau keuntungan materi.
Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001, korupsi adalah perbuatan yang dapat merugikan perekonomian negara secara melawan hukum dengan maksud memperkaya diri sendiri dan atau orang lain (perseorangan atau korporasi). Unsur-unsur korupsi adalah
  • memperkaya diri sendiri dan atau orang lain,
  • melawan hukum, dan
  • dapat merugikan keuangan/perekonomian negara.

 

Dasar hukum pemberantasan korupsi

Serangkaian tindakan untuk mencegah dan menanggulangi korupsi (melalui upaya koordinasi, supervisi, monitor, penyelidikan, penyidikan, penuntutan dan pemeriksanaan sidang pengadilan) dengan peran serta masyarakat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku disebut pemberantasan korupsi (UU 30/2002 Pasal 1 butir 3).Dasar hukum pemberantaran tidak pidana korupsi adalah sebagai berikut.
  • UU No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
  • UU No. 28 tahun 1999 tentang Penyelengaraan Negara yang Bersih dan Bebas KKN.
  • UU No. 3 tahun 1971 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
  • UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
  • Ketetapan MPR No. X/MPR/1998 tentang Penyelengaraan Negara yang Bersih dan Bebas KKN.
  • UU No. 15 tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.
  • UU No. 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK).
  • Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi.
  • Peraturan Pemerintah No. 71 tahun 2000 tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
  • Peraturan Pemerintah No. 63 tahun 2005 tentang Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia KPK.

 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Selain membentuk undang-undang pemberantasan korupsi, pemerintah juga membentuk lembaga untuk menangani korupsi, yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pembentukan KPK ini merupakan amanat dari Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 Pasal 43, yaitu perlunya dibentuk Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Komisi ini diatur dalam Undang-Undang No. 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang selanjutnya dapat disingkat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tujuan pembentukan komisi tersebut adalah meningkatkan daya guna dan hasil guna terhadap upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. serangkaian tindakan untuk mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi melalui upaya koordinasi, supervisi, monitor, penyelidikan, penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan, dengan peran serta masyarakat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku disebut pemberantasan tindak pidana korupsi.

Struktur Komisi Pemberantasan Korupsi terdiri atas pimpinan yang terdiri atas lima anggota, pegawai yang bertugas sebagai pelaksana tugas, dan tim penasihat yang terdiri atas empat anggota. Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi disusun atas ketua merangkap anggota dan empat orang wakil ketua, masing-masing merangkap anggota. Komisi Pemberantasan Korupsi mempunyai tugas sebagai berikut.
  • Supervisi terhadap instansi yang berwenang dalam melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi.
  • Koordinasi dengan instansi yang berwenang dalam melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi.
  • Menetapkan sistem pelaporan dalam kegiatan pemberantasan tindak pidana korupsi.
  • Melaksanakan dengar pendapat atau pertemuan dengan instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi.
  • Mengoordinasikan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan tindak pidana korupsi.
  • Memonitor penyelenggaraan pemerintahan negara.
  • Meminta laporan instansi terkait mengenai pencegahan tindak pidana korupsi.
  • Penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi.
  • Tindakan-tindakan pencegahan tindak pidana korupsi.
  • Meminta informasi tentang kegiatan pemberantasan tindak pidana korupsi kepada instansi yang terkait;
Untuk mewujudkan visi pemberantasan korupsi Indonesia yang bebas dan korupsi.

Strategi pencegahan tindak pidana korupsi yang handal, seperti:

  • penyusunan sistem pelaporan pengaduan masyarakat dan sosialisasi,
  • peningkatan efektivitas sistem petaporan kekayaan penyelenggaraan negara,
  • penyusunan sistem pelaporan gratifikasi dan sosialisasi,
  • pengkajian dan penyampaian saran perbaikan atas sistem administrasi pemerintahan dan pelayanan masyarakat yang berindikasikan korupsi, dan
  • penelitian dan pengembangan teknik dan metode yang mendukung pemberantasan korupsi.

Setelah Menunggu 30 Tahun

Setelah Menunggu 30 Tahun

Setelah Menunggu 30 Tahun

Bagi yang tidak percaya dengan keabadian cinta, sebaiknya mendengar
cerita ini. Desember lalu, setelah menunggu selama 30 tahun, sepasang
kekasih dari Korea Utara dan Vietnam akhirnya bersatu dalam
pernikahan. Tiga dasawarsa bukanlah waktu yang pendek, tapi mereka
berhasil menjaga kesucian cinta mereka dari seberang lautan.

Kisah cinta ini bermula saat seorang mahasiswa kimia asal Vietnam
pergi ke Korea Utara pada 1971 untuk belajar. Mahasiswa muda itu,
Pham Ngoc Canh, jatuh cinta pada pandangan pertama pada seorang
wanita yang sekilas dilihatnya melewati pintu laboratorium di
Hamhung, tak jauh dari Pyongyang.

Pham pun nekat menemui Ri Young-Hui. Mereka lalu bertukar hadiah,
Pham memberi foto dan Ri memberikan alamat yang ditulis di sobekan
kertas.

Mereka bertemu diam-diam dan berpisah diam-diam. Pham memberitahu ibu
Ri agar memaksa putrinya menikah dengan pria lain saja karena mereka
berdua tidak mungkin dipertemukan. Rezim Korea Utara melarang
warganya berhubungan dengan orang asing, meski dari negara komunis
seperti Vietnam.

Ri menolak saran Pham dan ibunya untuk menikah dengan pria lain.
Bahkan ketika Pham pulang ke Hanoi karena tugas belajarnya selesai,
Ri berusaha bunuh diri. Pham pun akhirnya bertekad untuk
memperjuangkan cinta mereka.

Dibantu oleh ibu Ri, kedua kekasih ini menjalin hubungan hanya lewat
surat selama 20 tahun tanpa pernah bertemu sekalipun. Surat terakhir
diterimanya pada 1992.

Mengetahui Ri tak mungkin memperjuangkan persatuan mereka kembali,
Pham pun mengambil inisiatif untuk selalu mengusahakan pertemuan
mereka kembali.

Sebagai seorang penerjemah tim olahraga nasional, Pham beberapa kali
mengunjungi Korea Utara. Kesempatan ini selalu digunakannya untuk
menghubungi Ri. Namun, usahanya selalu gagal. Orang-orang di Korea
Utara selalu mengatakan, Ri telah menikah atau meninggal, tapi Pham
lebih percaya kesejatian cinta Ri ketimbang omongan orang-orang. Ia
menolak untuk percaya telah kehilangan kekasihnya.

Pham juga pernah berusaha melunakkan kakunya birokrasi dengan membawa
40 surat cinta dalam bahasa Korea yang dikumpulkannya selama 20 tahun
itu ke Kedutaan Besar Korea Utara di Hanoi. Ia berharap mereka mau
membantu. Namun usaha ini, seperti perjuangan sebelumnya, menemui
ketidakpastian.

Tahun-tahun terus berlalu dan rambut mereka sudah mulai beruban,
namun cinta mereka tak juga pupus. Tahun lalu, Pham melakukan usaha
terakhirnya saat ia mendengar delegasi politik Vietnam berkunjung ke
Pyongyang.

Ia kemudian menulis surat kepada Presiden dan Menteri Luar Negeri
Vietnam. Usahanya kali ini tak sia-sia. Beberapa bulan kemudian, ia
mendapat jawaban yang ditunggunya selama 30 tahun: pemerintah Korea
Utara mengizinkannya untuk menikahi Ri Young Hui.

September lalu, pasangan yang telah berusia 50 tahunan itu bertemu
kembali. Mereka pun sepakat untuk tidak menunda-nunda lagi pernikahan
yang sudah lama dinantikan itu. Desember lalu, di Hanoi, keduanya
menikah dengan dihadiri 700 tamu yang datang dengan mata berkaca-
kaca. bbc/qaris

Baca Juga : 

KEAJAIBAN DUNIA

KEAJAIBAN DUNIA

KEAJAIBAN DUNIA

Sekelompok siswa kelas geografi sedang mempelajari “Tujuh Keajaiban Dunia.” Pada awal dari pelajaran, mereka diminta untuk membuat daftar apa yang mereka pikir merupakan “Tujuh Keajaiban Dunia” saat ini. Walaupun ada beberapa ketidaksesuaian, sebagian besar daftar berisi;1) Piramida 2) Taj Mahal 3) Tembok Besar Cina 4) Menara Pisa5)Kuil Angkor 6) Menara Eiffel 7) Kuil Parthenon.

Ketika mengumpulkan daftar pilihan, sang guru memperhatikan seorang pelajar, seorang gadis yang pendiam, yang belum mengumpulkan kertas kerjanya. Jadi, sang guru bertanya kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya.Gadis pendiam itu menjawab, “Ya, sedikit. Saya tidak bisa memilih karena sangat banyaknya.” Sang guru berkata, “Baik, katakan pada kami apa yang kamu miliki, dan mungkin kami bisa membantu memilihnya.”

Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca, “Saya pikir, “Tujuh KeajaibanDunia” adalah, 1) Bisa melihat, 2) Bisa mendengar, 3) Bisa menyentuh, 4)Bisa menyayangi,Dia ragu lagi sebentar, dan kemudian melanjutkan, 5) Bisa merasakan,6)Bisa tertawa,7) Dan, bisa mencintaiRuang kelas tersebut sunyi seketika. Alangkah mudahnya bagi kita untukmelihat pada eksploitasi manusia dan menyebutnya “keajaiban”.

Sementara kita lihat lagi semua yang telah Tuhan karuniakan untuk kita, kitamenyebutnya sebagai “biasa”. Semoga anda hari ini diingatkan tentang segalahal yang betul betul ajaib dalam kehidupan anda.

Sumber : https://icanhasmotivation.com/

BAJU-BAJU YANG MENIPU

BAJU-BAJU YANG MENIPU

BAJU-BAJU YANG MENIPU

Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston, dan berjalan dengan malu-malu menuju kantor Pimpinan Harvard University. Mereka meminta janji. Sang sekretaris Universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung, udik, sehingga tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge.”Kami ingin bertemu Pimpinan Harvard”, kata sang pria lembut. “Beliau hari ini sibuk,” sahut sang Sekretaris cepat. “Kami akan menunggu,” jawab sang Wanita. Selama 4 jam sekretaris itu mengabaikan mereka, dengan harapan bahwa pasangan tersebut Akhirnya akan patah semangat dan pergi. Tetapi nyatanya tidak. Sang sekretaris mulai frustrasi, dan akhirnya memutuskan untuk melaporkan kepada sang pemimpinnya.”Mungkin jika Anda menemui mereka selama beberapa menit, mereka akan pergi,” katanya pada sang Pimpinan Harvard. Sang pimpinan menghela nafas dengan geram dan mengangguk. Orang sepenting dia pasti tidak punya waktu untuk mereka. Dan ketika dia melihat dua orang yang Mengenakan baju pudar dan pakaian usang diluar kantornya, rasa tidak senangnya sudah muncul.Sang Pemimpin Harvard, dengan wajah galak menuju pasangan tersebut. Sang wanita berkata padanya, “Kami memiliki seorang putra yang kuliah tahun pertama di Harvard. Dia sangat menyukai Harvard dan bahagia di sini.

Tetapi setahun yang lalu, dia meninggal karena kecelakaan. Kami ingin mendirikan peringatan untuknya, di suatu tempat di kampus ini. bolehkan?” tanyanya, dengan mata yang menjeritkan harap. Sang Pemimpin Harvard tidak tersentuh, wajahnya bahkan memerah. Dia tampak terkejut. “Nyonya,” katanya dengan kasar, “Kita tidak bisa mendirikan tugu untuk setiap orang yang masuk Harvard dan meninggal. Kalau kita lakukan itu, tempat ini sudah akan seperti kuburan.” “Oh, bukan,” Sang wanita menjelaskan dengan cepat, “Kami tidak ingin mendirikan tugu peringatan. Kami ingin memberikan sebuah gedung untuk Harvard.” Sang Pemimpin Harvard memutar matanya. Dia menatap sekilas pada baju pudar dan pakaian usang yang mereka kenakan dan berteriak, “Sebuah gedung?! Apakah kalian tahu berapa harga sebuah gedung ?! Kami memiliki lebih dari 7,5 juta dolar hanya untuk bangunan fisik Harvard.” Untuk beberapa saat sang wanita terdiam. Sang Pemimpin Harvard senang. Mungkin dia bisa terbebas dari mereka sekarang. Sang wanita menoleh pada suaminya dan berkata pelan, “Kalau hanya sebesar itu biaya untuk memulai sebuah universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja ?” Suaminya mengangguk.
Wajah sang Pemimpin Harvard menampakkan kebingungan. Mr. dan Mrs. Leland Stanford bangkit dan berjalan pergi, melakukan perjalanan ke Palo Alto, California, di sana mereka mendirikan sebuah Universitas yang menyandang nama mereka, sebuah peringatan untuk seorang anak yang tidak lagi diperdulikan oleh Harvard. Universitas tersebut adalah Stanford University, salah satu universitas favorit kelas atas di AS. Kita, seperti pimpinan Harvard itu, seringkali silau oleh baju, dan lalai. Padahal, baju hanya bungkus, apa yang disembunyikannya, kadang sangat tak ternilai. Jadi, janganlah kita selalu abai, karena baju-baju, seringkali menipu.

Sejarah PT. Unilever Indonesia, Tbk

Sejarah PT. Unilever Indonesia, Tbk

Sejarah PT. Unilever Indonesia, Tbk

Sejarah PT. Unilever Indonesia, Tbk
Sejarah PT. Unilever Indonesia, Tbk

1980 – 1989: Berfokus pada inti

Pada awal tahun 1980-an, Unilever merupakan perusahaan terbesar ke-26.

Minatnya termasuk plastik, kemasan, perkebunan tropis, dan maskapai pelayaran, serta beragam makanan, produk perawatan rumah dan pribadi.

Di awal dekade ini, dengan strategi perubahan yang berani, Unilever memutuskan untuk berfokus pada area produk inti dengan pasar yang kuat dan potensi perkembangan yang sama kuatnya. Rasionalisasi yang diperlukan berujung pada akuisisi besar dan divestasi yang sama besarnya, termasuk penjualan makanan hewan, bisnis pengemasan, pengangkutan, dan peternakan ikan. Tetapi pada tahun 1989 hasil perkembangan bisnis inti sangat besar.

Peristiwa penting

1982

Kue es krim Viennetta diluncurkan pertama kali, diawali di Inggris sebagai sajian khusus Natal.

1983

Semprotan tubuh Axe untuk pria (Lynx di Inggris) diluncurkan pertama kali, diawali di Perancis.

1984

Unilever mengumumkan Strategi Bisnis Intinya dan akuisisi besar serta pelepasan mengikuti selama beberapa dekade.

Brooke Bond diakuisisi dalam pengambilalihan bersengketa yang pertama bagi Unilever.

1985

Unipath meluncurkan alat penguji kehamilan di rumah, Clearblue, yang dijual melalui outlet farmasi di Inggris.

1986

Akuisisi Naarden menggandakan bisnis Unilever dalam wangi-wangian dan perisa makanan. Chesebrough-Pond’s, yang memiliki Pond’s dan Vaseline, diakuisisi di AS.

1987

Dove diluncurkan ulang di Eropa, diawali di Italia.

1989

Calvin Klein dan Elizabeth Arden/Fabergé diakuisisi, sementara es krim Magnum diluncurkan di Jerman.

1990 – 1999: Restrukturisasi dan konsolidasi

Fokus bisnis yang baru terus berlanjut dengan jumlah kategori dikurangi dari lebih 50 menjadi hanya 13 di akhir dekade ini.

Ini termasuk keputusan untuk menjual atau menarik banyak merek dan berkonsentrasi pada merek dengan potensi terbesar.

Restrukturisasi menghasilkan empat area bisnis inti: Perawatan Rumah, Perawatan Pribadi, Makanan, dan Bahan Kimia Khusus. Struktur yang baru dipimpin oleh tim baru, ExCo (Komite Eksekutif) dan termasuk 12 kelompok bisnis, masing-masing bertanggung jawab untuk gabungan area geografis dan produk.

Selain itu, selama dekade ini, Unilever membuat program pertanian berkelanjutan sehubungan dengan tekanan lingkungan dan kepedulian konsumen yang semakin tinggi menyangkut rantai makanan. Prakarsa lain untuk melestarikan sumber daya air dan ikan dari stok berkelanjutan segera dilakukan.

1992

Unilever memasuki Republik Ceko dan Hongaria, serta mendirikan UniRus di Rusia.

1993

Es krim Breyers diakuisisi di AS dan sampo Organics diluncurkan pertama kali di Thailand. Pada tahun 1995, Organics dijual di lebih dari 40 negara.

1994

Pelepasan United Africa Company, perusahaan perdagangan, pembuat bir, dan tekstil besar milik Unilever di Afrika Barat selesai.

1995

Unilever menerbitkan Kode Etik Prinsip Bisnis-nya.

Keputusan yang belum pernah diambil sebelumnya dilakukan untuk secara praktis menyingkirkan lemak trans dari produksi makanan sebagai tanggapan cepat terhadap penelitian baru yang menunjukkan bahwa efeknya pada kolesterol darah setidaknya sama merugikannya seperti lemak jenuh.

1996

Unilever membuat komitmen ambisius untuk mendapatkan semua ikan dari stok berkelanjutan dan mulai bekerja sama dengan WWF untuk membuat program sertifikasi untuk industri perikanan yang dikenal sebagai Marine Stewardship Council (MSC).

Hindustan Lever dan Brooke Bond Lipton India merger untuk menciptakan perusahaan sektor swasta terbesar, dan bisnis perawatan rambut Helene Curtis di AS diakuisisi. Pusat Gizi Unilever dibuat.

Garam beryodium Annapurna diluncurkan di India dan mulai membuat dampak besar dalam upaya penanganan kekurangan yodium.

1997

Es krim Kibon diakuisisi di Brasil. Bisnis bahan kimia Unilever, termasuk National Starch dan Quest International dijual.

1999

Pemegang saham mengesahkan dividen khusus sebesar €7,4 miliar konsolidasi saham untuk mengurangi jumlah saham per terbit.

Baca juga artikel: