RENE DESCARTES

RENE DESCARTES

Descartes filosof Perancis yang lahir pada tahun 1596 dan wafat pada tahun 1650, ia merupakan seorang tokoh filsafat yang beragama Katolik. Ayah Descartes merupakan ketua parlemen Inggris dan memiliki tanah yang cukup luas. Setelah ayahnya meninggal, Descartes mewarisi tanah tersebut, ia menjual tanah warisan itu dan menginvestasikan uangnya dengan pendapatan enam atau tujuh ribu franc per tahun. Dia mengecam pendidikan matematika modern di sebuah universitas yang bernama Jesuit di La Flѐche pada tahun 1604-1612, yang nampaknya telah memberikan dasar-dasar matematika modern yang lebih baik daripada yang bisa diperolehnya di kebanyakan universitas pada saat itu.(Russell. 2004. 733). Setelah pindah ke Paris pada tahun 1612 – karena bosan dengan kehidupan sosial di Paris – dia mengasingkan diri di daerah terpencil yang bernama Fauborg St. Germain untuk menekuni geometri.

Namun teman-temannya berhasil menemukanya, maka untuk lebih menyembunyikan diri ia mendaftar sebagai tentara Belanda. Ketika Belanda dalam keadaan damai, dia tampak menikmati meditasinya selama 2 tahun. Akan tetapi meletusnya perang Bavaria pada tahun 1619 mendorongnya untuk kembali mendaftarkan diri sebagai seorang tentara. Di Bavaria inilah selama musim dingin 1619-1620 ia mendapatkan pengalaman yang dituangkanya ke dalam buku Discourse de la Mѐthode. Karena cuaca dingin, pada pagi hari ia masuk ke dalam perapian (stove) dan berdiam diri di sana sepanjang hari untuk bermeditasi. (Russell. 2004. 733). Menurut ceritanya sendiri, setengah filsafatnya telah selesai ketika dia keluar, akan tetapi pernyataan tersebut masih belum dapat dipahami karena terlalu harfiah. Socratees dahulu bermeditasi sepanjang hari ketika musim dingin dan bersalju, akan tetapi Descartes hanya bekerja ketika tubuhnya merasa hangat.Pada tahun 1628 dia kembali menjadi tentara untuk menyerbu La Rochelle, kubu pertahanan Huguenot; ketika perang ini selesai dia memutuskan untuk tinggal di Belanda.

sumber :

https://nashatakram.net/layanan-otomotif-seva-id/

PROGRAM LEMBAGA UNTUK MENGATASI TAWURAN

PROGRAM LEMBAGA UNTUK MENGATASI TAWURAN

Ø  Membuat peraturan yang tegas
Jika semua siswa terlibat tawuran maka sekolah akan memberhentikan semua siswa dan melakukan penerimaan siswa baru dan pindahan. Setiap pelajar siswa siswi harus dibuat takut dengan berbagai hukuman yang akan diterima jika ikut serta dalam aksi tawuran. Bagi yang membawa senjata tajam dan senjata khas tawuran lainnya juga harus diberi sanksi.

Ø   Memberikan pendidikan anti tawuran
Pelajar diberikan pemahaman tentang tata cara menghancurkan akar-akan penyebab tawuran dengan melakukan tindakan-tindakan tanpa kekerasan jika terjadi suatu hal, selalu berperilaku sopan dan melaporkan rencana pelajar-pelajar badung yang merencanakan penyerangan terhadap pelajar sekolah lain. Jika diserang diajarkan untuk mengalah dan tidak melakukan serangan balasan, kecuali terpaksa.

Ø  Kolaborasi belajar bersama antar sekolah

Selama ini belajar di sekolah hanya di situ-situ saja sehingga tidak saling kenal mengenal antar pelajar sekolah yang satu dengan yang lainnya. Seharusnya ada kegiatan belajar gabungan antar sekolah yang berdekatan secara lokasi dan memiliki kecenderungan untuk terjadi tawuran pelajar. Dengan saling kenal mengenal karena sering bertemu dan berinteraksi maka jika terjadi masalah tidak akan lari ke tawuran pelajar, namun diselesaikan dengan cara baik-baik.

Ø  Membuat program ekstrakulikuler tawuran
Diharapkan setiap sekolah membuat ekskul konsep baru bertema tawuran, namun tawuran pelajar yang mendidik, misalnya tawuran ilmu, tawuran olahraga, tawuran otak, tawuran dakwah, tawuran cinta, dan lain sebagainya yang bersifat positif. Tawuran-tawuran ini sebaiknya bukan bersifat kompetisi, tetapi bersifat saling mengisi dan bekerjasama sehingga bisa bergabung dengan ekskul yang sama di sekolah lain.

Ø  Menjalin hubungan yang baik dengan sekolah lain.
Dengan menjalin hubungan yang baik dengan sekolah lain bisa mencegah terjadinya bentrok atau tawuran antar sekolah atau pelajar. Dengan cara menjaga sikap dan selalu berfikir positif terhadap orang laen, terutama sesame pelajar. Supaya tidak terjadi kesalah pahaman satu sama lain.

sumber

Tom Clancy’s ShadowBreak 1.3.4 Apk + Data for android

Kegunaan Ilmu Jarh Wa Al-Ta’dil

Kegunaan Ilmu Jarh Wa Al-Ta’dil

Ilmu jarh wa al-ta’dil ini dipergunakan untuk menetapkan apakah periwayatan seoraang perawi itu bias diterima atau harus ditolak sama sekali. Apabila seorang rawi “dijarh” oleh para ahli sebagai rawi yang cacat, maka periwayatannya harus ditolak. Sebaliknya, bila dipuji maka hadisnya bisa diterima selama syarat-syarat yang lain dipenuhi.[9]

Dalam ilmu hadits penyelidikan terhadap para periwayat adalah kewajiban dalam rangka memelihara kemurnian sunnah Nabi yang didasarkan pada kaidah umum ajaran Islam.[10]

Kecacatan rawi itu bisa ditelusuri melalui perbuatan-perbuatan yang dilakukannya, biasanya dikategorikan kedalam lingkup perbuatan: bid’ah, yakni melakukan tindakan tercela atau di luar ketentuan syariah; mukhalafah, yakni berbeda dengan periwayatan dari rawi yang lebih tsiqqah; ghalath, yakni banyak melakukan kekeliruan dalam meriwayatkan hadis; jahalat al-hal, yakni tidak diketahui identitasnya secara jelas dan lengkap; dan da’wat al-inqitha’, yakni diduga penyandaran (sanad)-nya tidak bersambung.

Adapun informasi jarh dan ta’dilnya seorang rawi bisa diketahui melalui dua jalan yaitu:

  1. Popularitas para perawi di kalangan para ahli ilmu bahwa mereka dikenal sebagai orang    yang adil, atau rawi yang mempunyai ‘aib. Bagi yang sudah terkenal di kalangan ahli ilmu tentang keadilannya, maka mereka tidak perlu lagi diperbincangkan keadilannya, begitu juga dengan perawi yang terkenal dengan kefasikan  atau dustanya maka tidak perlu lagi dipersoalkan.
  2. Beasarkan pujian atau pen-tajrih-an dari rawi lain yang adil. Bila seorang rawi yang adil menta’dilkan seorang rawi yang lain yang belum dikenal keadilannya, maka telah dianggap cukup dan rawi tersebut bisa menyandang gelar adil dan periwayatannya bisa diterima. Begitu juga dengan rawi yang di-tajrih. Bila seorang rawi yang adil telah mentajrihnya maka periwayatannya menjadi tidak bisa diterima.

sumber :

https://icbbumiputera.co.id/simpler-contacts-dialer-apk/

Pengertian Kurikulum Menurut Islam

Pengertian Kurikulum Menurut Islam

Pengertian Kurikulum Menurut Islam

Pengertian Kurikulum Menurut Islam

Di dalam ajaran Islam, baik Al-Qur’an, Al-Sunnah maupun pendapat para pakar pendidikan Islam tidak dijumpai pengertian kurikulum sebagaimana yang dikembangkan oleh para pakar pendidikan modern. Kurikulum dalam pandangan Islam lebih diartikan sebagai susunan mata pelajaran yang harus diajarkan kepada anak didik. Dengan kata lain bahwa pengertian kurikulum dalam Islam lebih bersifat tradional.

Adapun pengertian kurikulum secara modern, J.G Sailor (1981) telah merangkum beberapa batasan mengenai pengertian kurikulum berdasarkan pengertian beberapa ahli diantaranya: Menurut Lewis dan Meil, kurikulum adalah seperangkat bahan pelajaran, rumusan hasil belajar, penyediaan kesempatan belajar, kewajiban dan pengalaman rumusan hasil belajar, penyediaan kesempatan belajar, kewajiban dan pengalaman peserta didik. Taba berpendapat bahwa kurikulum tidak peduli bagaimana rancangan detailnya dan terdiri atas usur-unsur tertentu, ia member petunjuk tentang beberapa pilihan dan susunan isinya. Ia memerlukan suatu program pengevaluasian hasil-hasilnya. Menurut Stratemayer Sc. Kurikulum dianggap sebagai hal yang meliputi bahan pelajaran dan kegiatan kelas yang dilakukan anak dan pemuda keseluruhan pengalaman di dalam dan diluar sekolah atau kelas disponsori oleh sekolah. Dan seluruh pengalaman hidup murid. Adapun batasan yang diterima pendidikan harus menetapkan ke arah ilmu pengetahuan, pengertian-pengertian, kecakapan-kecakapan yang manakah pengalam-pengalaman yang baru akan dibimbing. Kebijakan ini menentukan scope dari kurikulum sekolah.

Meskipun dalam Islam belum dijumpai pendapat para ulama tentang kurikulum, tetapi jika melihat pengetian dari kurikulum maka pengaplikasinya dalam kurikulum pendidikan Islam berfungsi sebagai pedoaman yang digunakan oleh pendidik untuk membimbing peserta didiknya ke arah tujuan tertinggi pendidikan Islam, melalui akumulasi sejumlah pengetahuan, keterampilan dan sikap. Dalam hal ini proses pendidikan Islam bukanlah suatu proses yang dapat dilakukan secara serampangan, tetapi hendaknya mengacu kepada konseptualisasi Insane Kamil yang strateginya telah tersusun secara sistematis dalam kurikulum pendidikan Islam.

Dari beberapa pendapat diatas disimpulkan bahwa dalam kurikulum tidak hanya dijabarkan sebagai serangkaian ilmu pengetahuan yang harus diajarakan oleh pendidik kepada anak didik dan anak didik mempelajarinya, akan tetapi segala kegiatan yang bersifat islami maupun bersifat umum.

C. Ciri-ciri Kurikulum Pendidik Islam

Diantara ciri-ciri kurikulum pendidikan Islam sebagai berikut: Pertama, Menonjolkan tujuan agama dan akhlak pada berbagai tujuannya. Kandungan, metode-metode, alat-alat dan tekniknya bercorak agama dan akhlak berdasarkan pada Al-Qur,an, sunnah, dan peninggalan orang-orang terdahulu yang saleh. Kedua, Meluaskan cakupan dan menyuluruh kadungannya. Kurikulum yang memperhatikan pengembangan dan bimbinga terhadap segala aspek pribadi pelajar dari segi inteltual, psikologi, social dan spritual. Di samping menaruh perhatian kepada pengembangan dan bimbingan terhadap aspek spiritual bagi pelajar, dan pembinaan aqidah yang bentul padanya, menguatkan hunungan dengan tuhannya, menghaluskan akhlaknya melalui kajian terhadap ilmu-ilmu agama, latihan spiritual dan mengamalkan syiar-syiar agama dan akhlak islam. Kurikulum ini meliputi ilmu-ilmu Al-Qur’an termasuk tafsir, bersikap seimbang diantara berbagai ilmu yang dikandung dalam kurikulum yang akan digunakan. Ketiga bersifat menyeluruh dalam menatan seluruh mata pelajaran yang diperlukan anak didik, Keempat, kurikulum yang disusun selalu disesuaikan dengan minat dan bakat anak didik.

sumber

GO Keyboard PRIME – Emoji, Sticker 3.39 Apk for android

 

Meminum minuman keras

Meminum minuman keras

Meminum minuman keras

 

Minum minuman keras adalah induk dari segala kejahatan, banayak kaitan tindak criminal yang di lakukan karena telah mengkonsumsi minuman keras dengan demikian islam sangat melarang mengkonsumsi minuman keras karena dampak negative yang di timbulkan sangat banyak.

Hukuman yang di berikan kepada pengkonsumsi khamr atau minuman keras adalah di cambuk delapan kali.

  1. Al-Riddah(murtad)

Al-riddah artinya menolak agama islama dan memeluk agama lainya baik melalui perbuatan atau lisan.dengan demikian perbuatan murtad membuat seseorang keluar dari lingkungan islam.

Hukuman bagi orang yang murtad yaitu :

            Hukuman mati telah di tetapkan oleh para ulama’ jikab yang murtad ini dengan sengaja dan berakal sehat saat melakukan hal  ini dengan dan tanpa paksaan dari pihak mana pun dan jiak yang beersangkutan melakukanya dengan paksaan atau dalam tekanan maka maka dengan demikian tidak akan di hukumi murtad.[19]

  1. Al-Firar Min (melariakan diri dalam peperangan jihad)

Apabila seseorasng muslim dalam keadaan berperang dan dia telah tergabung dalam pasukan muslim islam , di saat itu pula diya takut dan melariakan diri maka yang bersangkutan dapat di kenakan had atas dasar tidak patuh dan melarikan diri saat peperangan berlangsung. Maka hukuman yang di jatuhkan adalah sebagai berikut :

sumber :

Diamond Dash 7.1.22 Apk for android

Meminum minuman keras

Hama dan Penyakit Tanaman Jagung

Hama dan Penyakit Tanaman Jagung

Hama dan Penyakit Tanaman Jagung

Hama dan Penyakit Tanaman Jagung

  1. Hama

  2. Lalat bibit (Atherigona exigua Stein) Gejala: daun berubah warna menjadi kekuningan, bagian yang terserang mengalami pembusukan, akhirnya tanaman menjadi layu, pertumbuhan tanaman menjadi kerdil atau mati. Penyebab: lalat bibit dengan ciri-ciri warna lalat abu-abu, warna punggung kuning kehijauan bergaris, warna perut coklat kekuningan, warna telur putih mutiara, dan panjang lalat 3-3,5 mm. Pengendalian: (1) penanaman serentak dan penerapan pergiliran tanaman. (2) tanaman yang terserang segera dicabut dan dimusnahkan. (3) Sanitasi kebun. (4) semprot dengan PESTONA
  3. Ulat Pemotong

Gejala: tanaman terpotong beberapa cm diatas permukaan tanah, ditandai dengan bekas gigitan pada batangnya, akibatnya tanaman yang masih muda roboh. Penyebab: beberapa jenis ulat pemotong: Agrotis ipsilon; Spodoptera litura, penggerek batang jagung (Ostrinia furnacalis), dan penggerek buah jagung (Helicoverpa armigera). Pengendalian: (1) Tanam serentak atau pergiliran tanaman; (2) cari dan bunuh ulat-ulat tersebut (biasanya terdapat di dalam tanah); (3) Semprot PESTONA, VITURA atau VIREXI.

  1. Pemupukan Dan Pemeliharaan

    Pemupukan yang dianjurkan, untuk pupuk organic ( pupuk kandang / kompos ) 20 ton / ha. Sedangkan untuk pupuk an organik : Urea 300 kg / ha, TSP 100 kg / ha, KCI 50 kg / ha. Pupuk dasar diberikan sebelum tanam atau bersamaan tanam sejumlah 20 ton / ha pupuk organic, 100 kg / ha Urea, 100 kg TSP, daD 50 kg / ha KCl dengan membuat larikan atau ditugalkan kemudian ditutup kembali dengan tanah dengan jarak 10 cm dari garis tanam / lubang tanam. Pupuk susulan diberikan 3 minggu setelah tanam berupa Urea 100 kg / ha, diteruskan pupuk susulan kedua pada tanaman berumur 5 minggu sejumlah 100 kg Urea / ha.

Penyiangan pertama dilakukan segera setelah rumput / gulma mulai tumbuh dengan cara pengerjaan tanah secara dangkal pada tanaman berumur 2 minggu. Penyiangan kedua dilakukan setelah tanaman berumur 3-4 minggu sekaligus dilakukan pembumbunan pada barisan tanaman jagung.

  1. Penyakit
  2. Penyakit bulai (Downy mildew)

Penyebab: cendawan Peronosclerospora maydis dan P. javanica serta P. philippinensis, merajalela pada suhu udara 270 C ke atas serta keadaan udara lembab. Gejala: (1) umur 2-3 minggu daun runcing, kecil, kaku, pertumbuhan batang terhambat, warna menguning, sisi bawah daun terdapat lapisan spora cendawan warna putih; (2) umur 3-5 minggu mengalami gangguan pertumbuhan, daun berubah warna dari bagian pangkal daun, tongkol berubah bentuk dan isi; (3) pada tanaman dewasa, terdapat garis-garis kecoklatan pada daun tua. Pengendalian: (1) penanaman menjelang atau awal musim penghujan; (2) pola tanam dan pola pergiliran tanaman, penanaman varietas tahan; (3) cabut tanaman terserang dan musnahkan; (4) Preventif diawal tanam dengan GLIO.

  1. Penyakit bercak daun (Leaf bligh) Penyebab: cendawan Helminthosporium turcicum. Gejala: pada daun tampak bercak memanjang dan teratur berwarna kuning dan dikelilingi warna coklat, bercak berkembang dan meluas dari ujung daun hingga ke pangkal daun, semula bercak tampak basah, kemudian berubah warna menjadi coklat kekuning-kuningan, kemudian berubah menjadi coklat tua. Akhirnya seluruh permukaan daun berwarna coklat. Pengendalian: (1) pergiliran tanaman. (2) mengatur kondisi lahan tidak lembab; (3) Prenventif diawal dengan GLIO.
  2. Penyakit karat (Rust)

Penyebab: cendawan Puccinia sorghi Schw dan P.polypora Underw. Gejala: pada tanaman dewasa, daun tua terdapat titik-titik noda berwarna merah kecoklatan seperti karat serta terdapat serbuk berwarna kuning kecoklatan, serbuk cendawan ini berkembang dan memanjang. Pengendalian: (1) mengatur kelembaban; (2) menanam varietas tahan terhadap penyakit; (3) sanitasi kebun; (4) semprot dengan GLIO.

  1. Penyakit gosong bengkak (Corn smut/boil smut)

Penyebab: cendawan Ustilago maydis (DC) Cda, Ustilago zeae (Schw) Ung, Uredo zeae Schw, Uredo maydis DC. Gejala: masuknya cendawan ini ke dalam biji pada tongkol sehingga terjadi pembengkakan dan mengeluarkan kelenjar (gall), pembengkakan ini menyebabkan pembungkus rusak dan spora tersebar. Pengendalian: (1) mengatur kelembaban; (2) memotong bagian tanaman dan dibakar; (3) benih yang akan ditanam dicampur GLIO dan POC NASA .

  1. Penyakit busuk tongkol dan busuk biji

Penyebab: cendawan Fusarium atau Gibberella antara lain Gibberella zeae (Schw), Gibberella fujikuroi (Schw), Gibberella moniliforme. Gejala: dapat diketahui setelah membuka pembungkus tongkol, biji-biji jagung berwarna merah jambu atau merah kecoklatan kemudian berubah menjadi warna coklat sawo matang. Pengendalian: (1) menanam jagung varietas tahan, pergiliran tanam, mengatur jarak tanam, perlakuan benih; (2) GLIO di awal tanam.

Catatan : Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki.


Sumber:

https://works.bepress.com/m-lukito/8/

Cara Budidaya Tanaman Jagung

Cara Budidaya Tanaman Jagung

Cara Budidaya Tanaman Jagung

Cara Budidaya Tanaman Jagung

  1. BENIH
  1. Selalu mempergunakan benih segar yang berkualitas dengan tingkat berkecambahnya 85 %.
  2. Gunakan varietas benih yang telah mengalami perbaikan clan diakui oleh Pemerintah, belilah benih dari perusahaan benih.
  3. Benih harus dari varietas yang cocok dengan kondisi setempat.
  4. Jumlah benih yang dianjurkan untuk setiap ha adalah 25 kg.
  5. Hindari terjadinya kecambah yang jelek, serangan serangga, penyakit, burung dan hewan pengerat.

Syarat benih

Benih sebaiknya bermutu tinggi baik genetik, fisik dan fisiologi (benih hibryda). Daya tumbuh benih lebih dari 90%. Kebutuhan benih ± 20-30 kg/ha. Sebelum benih ditanam, sebaiknya direndam dalam POC NASA (dosis 2-4 cc/lt air semalam).

  1. Pengolahan Lahan

Lahan dibersihkan dari sisa tanaman sebelumnya, sisa tanaman yang cukup banyak dibakar, abunya dikembalikan ke dalam tanah, kemudian dicangkul dan diolah dengan bajak. Tanah yang akan ditanami dicangkul sedalam 15-20 cm, kemudian diratakan. Setiap 3 m dibuat saluran drainase sepanjang barisan tanaman. Lebar saluran 25-30 cm, kedalaman 20 cm. Saluran ini dibuat terutama pada tanah yang drainasenya jelek. Di daerah dengan pH kurang dari 5, tanah dikapur (dosis 300 kg/ha) dengan cara menyebar kapur merata/pada barisan tanaman, ± 1 bulan sebelum tanam. Sebelum tanam sebaiknya lahan disebari GLIO yang sudah dicampur dengan pupuk kandang matang untuk mencegah penyakit layu pada tanaman jagung.

  1. Jarak Tanam
  2. Jarak antar bedengan 75 -80 cm
  3. Jarak antar tanaman pada bedengan 20 -25 cm
  4. Kerapatan yang dianjurkan 53.333 tanaman / ha.
  1. Pelaksanaan Penanaman
  2. Persiapan Lahan
  3. Pemberian pupuk alami dan kompos pada lahan
  4. Buat bedengan rendah dengan jarak antar bedeng 75 cm
  5. Waktu tanam dan kedalaman tanam
  6. Waktu tanam pada saat musim hujan tiba
  7. Masukan 1 benih pada tiap lubang
  8. Kedalaman tanam tergantung pada jenis tanah, kelembapan dan suhu. Pada kondisi penanaman yang baik kedalaman ideal adalah 5 cm. Agar dapat berkecambah dengan baik, setelah benih ditaburkan, benih ditekan -tekan dengan kaki. Benih dapat masuk lebih dalam pada tanah berpasir dari pada tanah berlempung
  9. Tentukan lubang untuk pupuk dasar dengan menggunakan cangkir pupuk setelah benih ditaburkan. Pada kondisi suhu udara 24 -34 °C dan tanah berkelembaban ideal, maka benih jagung akan dapat berkecambah 4 -5 hari setelah ditaburkan.
  1. Teknik Penanaman
  2. Penentuan Pola Tanaman

     Beberapa pola tanam yang biasa diterapkan :

  1. Tumpang sari ( intercropping ), melakukan penanaman lebih dari 1 tanaman (umur sama atau berbeda). Contoh: tumpang sari sama umur seperti jagung dan kedelai; tumpang sari beda umur seperti jagung, ketela pohon, padi gogo.
  2. Tumpang gilir ( Multiple Cropping ), dilakukan secara beruntun sepanjang tahun dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain untuk mendapat keuntungan maksimum. Contoh: jagung muda, padi gogo, kedelai, kacang tanah, dll.
  3. Tanaman Bersisipan ( Relay Cropping ): pola tanam dengan menyisipkan satu atau beberapa jenis tanaman selain tanaman pokok (dalam waktu tanam yang bersamaan atau waktu yang berbeda). Contoh: jagung disisipkan kacang tanah, waktu jagung menjelang panen disisipkan kacang panjang.
  4. Tanaman Campuran ( Mixed Cropping ) : penanaman terdiri beberapa tanaman dan tumbuh tanpa diatur jarak tanam maupun larikannya, semua tercampur jadi satu. Lahan efisien, tetapi riskan terhadap ancaman hama dan penyakit. Contoh: tanaman campuran seperti jagung, kedelai, ubi kayu.
  5. Lubang Tanam dan Cara Tanam

Lubang tanam ditugal, kedalaman 3-5 cm, dan tiap lubang hanya diisi 1 butir benih. Jarak tanam jagung disesuaikan dengan umur panennya, semakin panjang umurnya jarak tanam semakin lebar. Jagung berumur panen lebih 100 hari sejak penanaman, jarak tanamnya 40×100 cm (2 tanaman /lubang). Jagung berumur panen 80-100 hari, jarak tanamnya 25×75 cm (1 tanaman/lubang).


Sumber:

https://works.bepress.com/m-lukito/7/

Bekebun pisang kepok menambah penghasilan

Bekebun pisang kepok menambah penghasilan

Bekebun pisang kepok menambah penghasilan

Bekebun pisang kepok menambah penghasilan

Jika kita termasuk orang yang hoby berkebun, maka semua lahan tidur sekalipun bisa dijadikan lahan penanaman pisang khususnya.

Lahan Tanam

Penanaman pisang kpok cukulah sederhana bahkan pekarang kosong pun bisa ditanami pisang, sedangkan mengenai bibitnya cukup kita mengambil tunasnya yang ukuran 1 m, kemudian dibersihkan bongkolnya dari akar lama. Lubang yang kita siapkan nantinya cukup digali sedalam 45 cm. Kalau bisa tanah yang dilubangi, didiamkan beberapa hari baru dimasukkan tanaman baru ! Jika kita menanam dimusim kemarau terlebih dahulu lubang disiram air secukupnya agar tanahnya lembab kemudian diberi pupuk kandang ternak. Ada 2 persi orang berkebun pisang pertama sebagai konsumsi keluarga, kedua sebagai sumber mata pencaharian, sedangkan mengenai perawatannya tanaman pisang tidaklah serumit tanaman lain.

Perawatan Tanaman Pisang Kepok

Tanaman pisang cukup dibersihkan bagian rumput sekitar pohon dan mengenai hama, tanaman pisang memiliki hama dalam tanah, termasuk rayap dan ulat pemakan umbi – umbian, sifat hama tersebut memakan bongkol pisang bagian bawa sehingga ketika tanaman pisang memasuki musim buah langsung layu bersama bakal buahnya. Untuk mengatasi serangan hama tersebut sesekali kita membersihkan bagian pohon sambil membuat lubang melingkari pohon kemudian melakukan penyemprotan hama, atau ketika memasuki musim kemarau sesekali kita menyiram tanaman pisang dengan air.

Baca Juga: https://berkebun.co.id/budidaya-jamur-tiram/

Tanaman pisang kepok

Banyak orang yang cenderung memutuskan pilihan untuk berkebun pisang, karena tanaman ini tidak cukup terganggu dengan keberadaan tanaman disekitarnya yang penting tanaman disekitarnya lebih pendek dan memberikan ruang cahaya, tanaman pisang memasuki musim buah ketika paling lama 12 bulan dari masa penanaman. Sedangkan masa panennya 56 hari setelah dilepas jantung pisang. Salah satu keuntungan besar yang kita dapatkan ketika berkebun pisang, adalah tanaman pisang cuma sekali tanam dalam jangka waktu yang panjang. Musim buah ditahun pertama kita masih mengandalkan buah indukan nanti setelah memasuki panen tahun berikutnya terkadang panennya melimpa karena dalam satu rumpung biasa lebih dari satu pohon buah, jenis buah pisang kpok ada 2 macam antaranya, 1 bentuk buah memanjang dan bentuk pipih, 2 bentuknya bulat dan agak pendek model buah belimbing. Jika berkebun pisang sebagai sumber penghasilan maka sekarang ini dangat tepat mengingat harga pisang dipsaran sangat tinggi, perawatannya pun cukup sederhana, jika kita menginginkan hasil buah yang melimpah maka perawatannya setiap rumpung di lakukan penggemburan tanah sekali sebulan dan sesekali memberi pupuk kandang atau pupuk kompos.

Pemeliharaan Bibit Gurami

Pemeliharaan Bibit Gurami

Pemeliharaan Bibit Gurami

Pemeliharaan Bibit Gurami

Benih-benih yg telah berumur 1-2 bulan sejak menetas dapat dibesarkan pada kolam pendederan atau disawah sbg penyelang. Dlm pelaksanaan pendederan adalah melakukan pengeringan kolam atau sawah, pemupukan, perbaikan pematang & pemasangan saringan atau perbaikan pipa-pipa pada pintu pemasukan atau pengeluaran air.

Setelah persiapan selesai, benih ditebarkan dengan kepadatan 30 ekor/meter persegi dengan ukuran benih 5-10 cm pada kolam pendederan. Makanan yg dapat diberikan selama pemeliharaan adalah rayap atau daun-daunan yg telah dilunakkan dengan dosis 20-30% berat badan rata-rata.

Makanan tambahan berupa dedak halus yg diseduh air panas diberikan 1 kali seminggu dengan takaran 1 blek minyak tanah untuk 100 ekor benih. Lamanya pendederan sekitar 1-2 bulan.

Pemeliharaan pembesaran ikan gurami dapat dilakukan secara polikultur maupun monokultur.

Polikultur

Ikan gurame dipeliharan bersama ikan tawes, ikan mas, nilem, mujair atau lele. Cara ini lebih menguntungkan karena pertumbuhan ikan gurame yg cukup lambat.

Monokultur

Pada pemeliharaan gurame tersendiri, bibit yg disebar minimal harus berumur 2 bulan. Penebaran bibit sejumlah 500 ekor (ukuran 10-15 cm) diperlukan luas kolam sekitar 1500 meter persegi

Pemupukan

Pemupukan dapat dilakukan dengan bahan kimia & pupuk kandang. Pada umumnya pemupukan hanya dilakukan 1 kali dlm setiap pemeliharaan, dengan maksud untuk meningkatkan makanan alami bagi hewan peliharaan. Tahap pertama pemupukan dilakukan pada waktu kolam dikeringkan.

Pada saat ini pupuk yg diberikan adalah pupuk kandang sebanyak 7,5 kg untuk tiap 100 m 2 kolam, air disisakan sedikit demi sedikit sampai mencapai ketinggian 10 cm & dibiarkan selama 3 hari.

Pada tahap berikutnya pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk buatan seperti TSP atau pupuk Urea sebanyak 500 gram untuk setiap 100 m 2 kolam. Pemberian kedua pupuk tersebut ditebarkan merata ke setiap dasar & sudut kolam.

Pemberian Pakan Gurami

Makanan pokok ikan gurame berupa pelet yg dapat diatur gizinya, namun di daerah yg agak sulit memperoleh pelet, daun-daunan merupakan alternatif yg sangat baik untuk dijadikan makanan ikan, diantaranya: daun pepaya, keladi, ketela pohon, genjer, kimpul, kangkung, ubi jalar, ketimun, labu & dadap.

Pemberian makanan yg teratur dengan kualitas & kuantitas yg tinggi dapat meningkatkan pertumbuhan tubuh ikan lebih cepat. Induk-induk gurame yg sehat & terjamin makanannya dapat dipijahkan dua kali setahun berturut-turut selama 5 tahun.

Pemeliharaan Kolam/Tambak

Setiap habis panen, kolam dibersihkan/kuras. setelah itu dilakukan pemupukan agar mempengaruhi kesuburan kolam, sehingga bila benih disebarkan, kesuburan ikan akan terjamin & pertumbuhan ikan akan cepat.

Sumber: https://www.kebun.co.id/

Jenis-jenis Pupuk Organik

Jenis-jenis Pupuk Organik

Jenis-jenis Pupuk Organik

Jenis-jenis Pupuk Organik
Jenis-jenis Pupuk Organik

1. Pupuk Hijau

Pupuk hijau adalah pupuk organik yang terbuat dari komponen daun tanaman hijau, jenis tanaman yang banyak dipakai sebagai pupuk hijau adalah dari tanaman familia Leguminoceae atau kacang-kacangan dan rumput-rumputan, kenapa? karena jenis ini mengandung bintil akar yang berfungsi mengikat nitrogen dari udara, sehingga menyebabkan tanah menjadi subur.

2. Pupuk Kompos

Pupuk Kompos adalah pupuk yang terbuat dari bahan-bahan organik yng mengalami pelapukan, kompos sendiri bisa dari jerami, sekam, alang-alang, bubuk gergaji, dedaunan dan kotoran hewan ternak juga terkadang termasuk kategori pupuk kompos setelah melalui proses permentasi dengan dicampur beberapa bahan organik lain, lihat cara pembuatan pupuk kompos.

3. Pupuk Kandang

Pupuk Kandang merupakan pupuk yang terbuat dari kotoran ternak, bisa hewan ternak sapi, kambing, domba, atau kerbau. Pupuk Kandang mengandung unsur S, Mn, Br dan lain-lain yang terkadang tidak dimiliki oleh pupuk organik jenis lainnya. Pupuk kandang bisa digunakan sebagai pupuk dasar dan merupakan pupuk yang sangat diperlukan untuk kesuburan tanah.

4. Pupuk Seresah

Pupuk ini merupakan pupuk yang dibikin dari pemanfaatan bahan organik yang tidak terpakai, atau limbah organik. seperti sampah organik, dedaunan kering, jerami kering, bubuk gergaji, tebsan rumput, tongkol jagung, buah-buahan busuk, dan lain-lain. Cara penggunaannya pun cukup praktis, hanya dengan menjadi penutup permukaan tanah disekitar tanaman dengan berfungsi sebagai penjaga kelembaban tanah, penghemat air, pencegah erosi, dan penjaga tekstur tanah agar tetap gembur dan subur.

5. Pupuk Cair Organik

Pupuk Organik Cair, bisa juga dikatakan PPC (Pupuk Pelengkap Cair) biasanya dilakukan sebagai pupuk pelengkap dengan cara menyemprotkan pupuk cair kedaun atau dikocorkan/disiramkan pada permukaan tanah dekat tanaman. Pupuk ini bisa terbuat dari air kencing ternak atau dari permentasi bahan-bahan organik seperti buah-buahan busuk dan bahan pupuk organik lainnya.

Baca Juga: