CARA BUDIDAYA IKAN TAWES DENGAN HASIL YANG MEMUASKAN

CARA BUDIDAYA IKAN TAWES DENGAN HASIL YANG MEMUASKAN

CARA BUDIDAYA IKAN TAWES DENGAN HASIL YANG MEMUASKAN

Memilih Induk

virtuco.co.id  – Untuk mendapatkan benih yang berkualitas bagus dengan jumlah yang banyak  perlu dipilih induk yang baik dengan ciri-ciri Ikan Tawes:

  • Letak lubang dubur relatif lebih dekat ke pangkal ekor.
  • Kepala lebih kecil dan meruncing .
  • Sisik besar dan teratur.
  • Pangkal ekor lebar dan kuat/ kokoh.

Ikan tawes jantan dipijahkan setelah umur lebih dari 1 tahun, dan induk tawes betinapada umur kurang lebih 1,5 tahun.  Tanda-tanda bahwa induk ikan tawes telah matang kelamin dan siap untuk dipijahkan:

Induk Tawes betina

  • Perutnya mengembang genetal (pelepasan) bila diraba lebih lembek.
  • Lubang dubur berwarna agak kemerah-merahan.
  • Tutup insang bila diraba lebih licin.
  • Bila perut diurut dari arah kepala ke anus akan keluar cairan kehitamhitaman.

Induk Tawes Jantan

  • Bila perut diurut dari arah kepala ke anus akan keluar cairan berwarna keputih-putihan (sperma).
  • Tutup insang bila diraba terasa kasar.

MEMPERSIAPKAN KOLAM

  • Kolam pemijahan ikan tawes sekaligus adalah kolam penetasan dan kolam pendederan. Sebelum dipergunakan untuk pemijahan, kolam terlebih dahulu dikeringkan.
  • Perbaikan pematang dan dasar kolam dibuat saluran memanjang (caren/kamalir) dari pemasukan air kearah pengeluaran air dengan lebar 40 cm dan dalamnya 20-30 cm.

PELEPASAN INDUK

CARA BUDIDAYA IKAN TAWES DENGAN HASIL YANG MEMUASKAN
CARA BUDIDAYA IKAN TAWES DENGAN HASIL YANG MEMUASKAN
  • Induk ikan tawes yang telah terpilih untuk dipijah kemudian diberok pemberokan dengan penempatan induk jantan dan betina secara terpisah selama 4-5 hari.
  • Setelah diberok kemudian induk ikan dimasukkan ke kolam pemijahan yang telah dipersiapkan.
  • Pemasukan induk ke kolam pada saat air mencapai kurang lebih 20 cm.
  • Jumlah induk yang dilepas induk betina 25 ekor dan induk jantan 50 ekor.
  • Pada sore hari kurang lebih pukul 16.00 air yang masuk ke kolam diperberar sehingga aliran air lebih deras.
  • Biasanya induk ikan tawes memijah pada pukul 19.00-22.00.
  • Induk yang akan memijah biasanya pada siang hari sudah mulai berkejarkejaran di sekitar tempat pemasukan air.

 

PENETASAN TELUR TAWES

  • Setelah induk ikan tawes bertelur, air yang masuk ke kolam diperkecil agar telur-telur tidak terbawa arus, penetasan dilakukan di kolam pemijahan juga.
  • Pagi hari diperiksa bila ada telur-telur yang rnenumpuk di sekitar kolam atau bagian lahan yang dangkal disebarkan dengan mengayun-ayunkan sapu lidi di dasar kolam.
  • Telur ikan tawes biasanya menetas semua setelah 2-3 hari.
  • Dari ikan hasil penetasan dipelihara di kolam tersebut selama kurang lebih 21 hari.

 

PEMUNGUTAN HASIL BENIH IKAN

  • Panen dilakukan pada pagi hari.
  • Menyurutkan/mengeringkan kolam.
  • Setelah benih berada dikamalir/dicaren, benih ditangkap dengan menggunakan waring atau seser.
  • Benih ditampung di hapa yang telah ditempatkan di saluran air mengalir dengan aliran air tidak deras.
  • Benih lersebut selanjutnya dipelihara lagi di kolam pendederan atau dijual.

 

PENDEDERAN

  • Mula-mula kolam dikeringkan selama 2-3 hari.
  • Perbaikan pematang, pembuatan caren/saluran.
  • Dasar kolam diolah dicangkul, kemudian dipupuk dengan Urea & SP 36 10 gr/m2 dan pupuk kandang 1 – 1,5 kg/m2 tergantung kesuburannya.
  • Setelah kolam dipupuk kemudian diairi setinggi 2-3 cm dan dibiarkan 2-3 hari kemudian air kolam ditambah sedikit demi sedikit sampai kedalaman 50 cm.
  • Kemudian benih ditebar di kolam pendederan dengan padat tebar 10-20 ekor/m2.
  • Pemeliharaan dilakukan kurang lebih 3 minggu – 1 bulan.
  • Selanjutnya dapat dipanen dan hasil benih dapat dijual atau ditebar lagi di kolam pendederan II.

 

Baca juga artikel lainnya tentang: