Bentuk-bentuk promosi yang bisa digunakan

Bentuk-bentuk promosi yang bisa digunakan

Bentuk-bentuk promosi yang bisa digunakan

Bentuk-bentuk promosi yang bisa digunakan antara lain :
a. Advertising, yang berupa iklan di berbagai media.
b. Personal selling, merupakan tenaga penjual yang disiapkan baik di took (pramuniaga) ataupun yang berkunjung ke rumah-rumah (salesman).
c. Sales promotion, yaitu berupa daya tarik bagi konsumen dalam bentuk korting, obral, hadiah, undian-undian kupon dan sebagainya.
d. Public relation, artinya memberi informasi kepada masyarakat tentang perusahaan, baik menyangkut produk, manajemen dan sebagainya, yang membuat masyarakat memiliki image (citra) baik terhadap perusahaan.

Bentuk-bentuk advertising yang sering digunakan antara lain :
a. Papan reklame, didirikan dipinggir jalan di tempat strategis sehingga jelas dipandang, papan reklame ini dimanfaatkan pula sebagai sarana hiasan kota dengan menggunakan warna-warni lampu penerangan. Dapat dipasang rendah atau dipasang tinggi di gedung bertingkat tinggi.
b. Poster, yaitu berupa tulisan singkat tentang apa yang dipromosikan di atas kertas atau kain. Gambarnya agak mencolok.
c. Katalog, ini juga dibuat di atas kertas dengan desain menarik, berisi keterangan dengan gambar disertai foto dan daftar harga barang yang ditawarkan.
d. Folder, ini dibuat dalam bentuk kertas yang dilipat-lipat sehingga menarik, kecil mungil, dihiasi tulisan, gambar dan foto.
e. Spanduk, ini merupakan bahan yang umumnya dibuat dari kain yang ditulis, kadang-kadang diberi gambar. Di pasang atau direntangkan di jalan-jalan atau di depan gedung / bangunan tertentu.
f. Slide, ini merupakan bahan yang diproyeksikan di dalam bioskop sehingga menjadi bahan iklan yang ditayangkan disebuah pemutaran film.
g. Iklan, adalah sejenis reklame yang dipasang di media cetak seperti surat kabar, majalah atau media elektronik seperti radio dan televisi.
h. Papan nama perusahaan, biasanya dipasang di tempat uasaha, agar masyarakat mengetahui kegiatan apa yang sedang berjalan di tempat tersebut. Rasa ingin tahu mereka akan menjadi daya tarik tersendiri terhadap perusahaan.

Bagi usaha kecil atapun menengah yang baru berdiri dan merasa perlu mengadakan promosi sederhana, biasanya dilakukan dengan cara :
1) Memapan papan nama perusahaan.
2) Memasang spanduk yang menyatakan “suddah dibuka usaha …..” Dan menonjolkan keunggulan-keunggulan produknya.
3) Menyebarkan brosur-brosur, selebaran, sebagai pemberitahuan keberadaan usaha baru tersebut. Cara menyebarkan brosur bermacam-macam, antara lain melalui orang yang diberi honor membagikan brosur ke sopir diperempatan jala, dan ke rumah-rumah di sekitar lokasi perusahaan, kantor-kantor atau ke jemaah mesjid.
4) Memberitahukan kawan-kawan, relasi tentang usaha yang baru dibuka dan mengundang mereka untuk dapat berkunjung.
5) Menyebarkan kartu nama yang memuat informasi tentang bisnis anda.

Dengan promosi sederhana tersebut, akan menarik konsumen datang ke lokasi usaha anda. Jika mereka merasa puas, terpenuhi needs dan wants-nya, maka lain kali mereka akan datanglagi. Juga mereka akan menyebarkanionformasi kepada relasi agar mereka mencoba produk usaha tersebut. Lama-kelamaan wirausaha anda akan semakin maju.
Promosi penjualan adalah segala aktivitas memperkenalkan produk yang ditawarkan, dan akhirnya melakukan pembelian. Berhasil tidaknya suatu promosi dapat dilihat sejauh mana ketertarikan masyarakat.
Maksud dan tujuan promosi penjualan adalah meningkatkan penjualan yang pada akhirnya tentu saja meningkatkan keuntungan. Tujuan promosi penjualan bagi penjual :
a. Memperkenalkan produk kepada masyarakat,
b. Menarik langganan baru,
c. Meyakinkan kuailitas produk yang ditawarkan,
d. Membina kepercayaan masyarakat,
e. Menciptakan citra (imaje) produk.

Sedangkan kegunaan promosi penjualan bagi masyarakat / konsumen adalah :
a. Memberikan kesempatan untuk memilih produk sesuai dengan kemampuannya,
b. Mendapatkan produk yang berkualitas sebagai akibat dari persaingan,
c. Mendapatkan keuntungan lain selain manfaat produk, seeprti hadiah, potongan harga, fasilitas tertentu dan sejenisnya,
d. Mendapatkan informasi yang benar mengenai produk,
e. Mempunyai bukti pengaduan yang benar mengenai produk,
f. Mempunyai bukti pengaduan terhadap ketidaksesuaian produk dengan promosi yang dicantumkan
Macam-macam Promosi Penjualan
Dilihat dari daya penarik promosi, promosi penjualan dapat dibagi menjadi:
a. Price advertising adalah promosi penjualan yang menekankan harga sebagai daya penarik minat konsumen. Contoh : kesempatan khusus, hanya dengan Rp 50.000.000,00 da[atkan rumah di pusat kota.
b. Barang, advertising adalah promosi penjualan yang menekankan citra produk sebagai penarik minat konsumen. Contoh, Volvo, keamanan anda merupakan keutamaan kami.
c. Quality advertising adalah promosi penjualan yang menekankan kualitas produk sebagai penarik minat konsumen. Contoh, bagaimanapun juga Honda lebih unggul.
d. Product advertising adalah promosi penjualan yang menekankan faedah produk sebagai penarik minat konsumen. Contoh : rasakan kilau rambur sehat.
e. Institusional advertising adalah promosi penjualan yang menekankan nama kegiatan usaha sebagai jaminan mutu produk. Contoh, bayer jaminan mutu.
f. Arestige advertising adalah promosi penjualan yang menekankan prestise (gengsi) bagi pengguna produk. Contoh BMW kelas tersendiri.

Baca Juga :