beberapa cara untuk menyikapi pengaruh globalisasi terhadap budaya bangsa

beberapa cara untuk menyikapi pengaruh globalisasi terhadap budaya bangsa

beberapa cara untuk menyikapi pengaruh globalisasi terhadap budaya bangsa, antara lain:

  1. Memberi pendidikan kebudayaan

Jati diri bangsa dan kepribadian bangsa akan diukur oleh perilaku-perilaku individu dalam masyarakat. Kita hindari nilai kepribadian yang dapat merusak identitas dan jati diri bangsa, antara lain sebagai berikut.

  1. Perilaku ketergantungan pada narkoba
  2. Perilaku seks bebas
  3. Perilaku premanisme
  4. Perilaku hedonis

Adapun pendidikan kebangsaan dapat diberikan melalui.

  1. Pembinaan dan pengembangan Bahasa Indonesia
  2. Program muatan lokal

Yang dimaksud muatan lokal adalah program pendidikan yang isi dan media penyampaiannya dikaitkan dengan lingkungan alam, sosial, budaya dan kebutuhan daerah yang perlu diajari oleh murid. Dalam hal ini kurikulum akan memberi perhatian serius tentang pembelajaran yang perlu ditonjolkan di suatu daerah antara lain.

1)      Adanya pelajaran bahasa daerah

2)      Masuknya pelajaran kesenian daerah

3)      Budidaya industri di suatu daerah

  1. Pelestarian budaya bangsa

Keragaman budaya merupakan sesuatu yang menjadi cir khas nilai-nilai kemanusiaan. Bahkan apabila ada upaya untuk meninggalkan ciri khas tersebut tentu akan mendapat penolakan masyarakat. Untuk itu perlu adanya dukungan terhadap upaya-upaya yang mengarah pada pelestarian budaya bangsa.

  1. Pemberdayaan organisasi kepemudaan

Generasi muda memiliki potensi berupa daya serap yang tinggi dan sarat akan kritikan. Generasi muda memiliki kepentingan yang sangat besar dalam hidup bermasyarakat dan bernegara. Generasi mudalah yang paling menentukan kehidupan suatu bangsa, pada hari ini dan hari esok.

Kesimpulan

Dari uraian dan penjelasan diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa dampak globalisasi kenyataannya sangat berpengaruh terhadap prilaku dan budaya masyarakat Indonesia dimana fenomena peng- globalan dunia harus disikapi dengan arif dan positif thinking karena globalisasi dan modernisasi sangat diperlukan dan bermanfaat bagi kemajuan. Namun kita tidak boleh lengah dan terlena, karena era keterbukaan dan kebebasan itu juga menimbulkan pengaruh negatif yang akan merusak budaya bangsa. Menolak globalisasi bukanlah pilihan tepat, karena itu berarti menghambat kemajuan ilmu pengetahwan dan teknologi. Akan tetapi perlu kecerdasan dalam menyaring efek globalisasi. Akses kemajuan tehnologi informatka dan komunikasi dapat dimanfaatkan sebagai pelestari dan pengembang nilai-nilai budaya lokal.Jati diri daerah harus terus tertanam dijiwa masyarskat Indonesia, serta harus terus, meningkatkan nilai-nilai keagamaaan.

Sumber: https://multiply.co.id/