Apakah Yang Dimaksud Dengan Globalisasi

Apakah Yang Dimaksud Dengan Globalisasi

Apakah Yang Dimaksud Dengan Globalisasi
Apakah Yang Dimaksud Dengan Globalisasi

Arti Globalisasi

Globalisasi dapat dimaknai sebagai global village. Artinya dunia yang mendesa (Mc. Luhan) kehidupan sedunia menjadi kecil seperti satu desa atau desa dunia (quryatul kurawiyah). Artinya satu desa bias menjumpa orang hamper seluruh dunia. Kenichi ohmae menyebut abad ini sebagai the bordeless world sebuah dunia tanpa batas.

Tofler

Tofler menyatakan bahwa teknologi melahirkan teknosfer (lingkungan teknologi yang khas) lalu teknologi informasi sebagai bagian dari teknosfer akan mewarnai infosfer (budaya pertukarn informasi), lalu infosfer aka meengubah sosiosfer (norma-norma social), kemudian sosiosfer akan mengubah psiksfer. Pengaruh teknologi khususnya teknologi informasi terhadap globalisasi telah terbukti. Sector-sektornya masyarakat social, ekonomi, politik, dan pendidikan, hokum dll.

Pada hakikatnya , globalisasi sudah dimulai 15 abad yang lalu. Gema ahyu ilahi pada kerangka normative globalisasi. Di sini saya seut sebagai globalisasi iid satu, kerangka normative ini secara eksplisit tertulis pada firman Allah SWT (QS. Al Hujurot : 13) ayat tersebut dengan gambling menunjuk pada eksistensi bangsa-bangsa, etnis dan sebagainya.

Terminology Globalisasi

Terminology globalisasi yang qur’nik humanistic ini dapat berjalan sendirian, namun dibarengi dengan software yang memadai, mewujudkan seperangkat teks yang visible, dengan human ware yang sangat kredibel. Beliau adalah Nabi Muhammad SAW, beliau merupakan figure identifikasi ideal bagi kemanusian terutama era global. Visibelitas perangkat ini dapat dibuktikan, sebuah pembuktian yang transparn dan spontans, yaitu Qur’an, hadits dan kesaksian ahli sejarh.

Globalisasi Jilid 1

Globalisasi jilid satu penuh dorongan ilmu, iman dan amal. Akan tetapi belum massif dan populif. Karena pendidikan sains di bidag kauniyh lamiyah masih diktegorikan fardlu kifayah akan dengan kata lan ubudiyah ‘manh dinomerdukn dari pda ubudiyah madhnah fardlu ‘ain dipilih dengan fardlu kifayh yang terkadang menghasilkan tnziq al syakhsiyah (split personality)
Jadi krakteristik globalisasi jilid satu adalah : pertama; orientasi religius, kedu; dikuasai kaum islam dan kaum muslimin, ketiga; dominasi budaya teks, keempat; lahirnya sains dan teknologi yang elitis, kelima; lahirnya generasi split personality, keenam; terjadinya perang kibat tafsir fiktu teoritis, ketujuh; melemahny keseimbangan dalam kehidupan umat islam.

Globalisasi jilid 2

Globalisasi jilid dua ditandai pembelokan ke arah dari globalisasi jilid satu. Secara umum yang menguasai lima abad terakhir adalh orang barat. Mereka telah terbiasa memasang keykinan yang membelah hati mereka sains ya sains, agama ya agama. Tokoh yang merek anut, contohny tertulian. Dia pernah mengajukn statemen yang hingga kini tetap dianut. Sebuah statemen yang sangat terkenal : Creduque absurdum est kepercayaan semacam ini yang menjadikan orang barat sangat liberal.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/kumpulan-kultum-ramadhan/