Jelang UN, SMPN 4 Tambah Jam Belajar

Jelang UN, SMPN 4 Tambah Jam Belajar

Jelang UN, SMPN 4 Tambah Jam Belajar

SMPN 4 Kota Bogor memberikan pelajaran tambahan bagi para pelajar kelas IX. Hal ini dimaksudkan agar pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) nanti, para siswa-siswi dapat mengerjakan soal-soal yang akan diujikan.

Kepala SMPN 4 Kota Bogor, Wawan, mengaku sangat mendukung kegiatan

pembelajaran tambahan bagi siswa-siswi kelas IX ini. “Belajar tambahan yang dilaksanakan di sekolahan ini adalah permohonan dari para orang tua siswa, yang merasa bahwa pembelajaran tambahan ini sangat penting bagi anak-anaknya. Tentunya, agar memperoleh nilai yang baik,” kata Wawan.

“Kegiatan pembelajaran tambahan ini secara keseluruhan di kelola oleh para orang tua siswa bersama dengan Komite. Kami dari pihak sekolah mencoba meminimalisir pembiayaan pembelajaran tambahan itu agar tidak memberatkan para orang tua siswa,” sambungnya.

Pemberian pembelajaran tambahan di sekolah, dijelaskan Wawan, sangat

bermanfaat bagi para siswa khususnya bagi siswa kurang mampu, jika dibandingkan dengan pembelajaran tambahan atau les di tempat Bimbingan Belajar. “Mereka kan harus membayar mahal sekali, hingga puluhan juta, itukan sangat memberatkan, tetapi jika dilaksanakan di sekolah, mereka cukup mengeluarkan biaya murah,” ucap dia.

“Kalau di Bimbel, selain harganya mahal, belum tentu juga mata pelajarannya sama dengan yang akan di ujikan, tetapi jika pelajaran tambahan di sekolah ini sudah pasti, mata pelajaran yang dipelajarinya, adalah mata pelajaran yang keluar di ujian nasional,” lanjutnya.

Untuk mengulang pelajaran dari kelas VII hingga kelas IX, tambah Wawan,

pastinya siswa sangat kerepotan. Sebab, pelajaran kelas IX saja sudah numpuk, bagaimana juga kalau ditambah harus mengulangi pembelajaran kelas VII dan kelas VIII, pasti mereka malah jadi pusaing

 

Baca Juga :

Instrumen Baru, Disdik dan Kemenag Disarankan Anggarkan Dana Persiapan Akreditasi S/M 2020

Instrumen Baru, Disdik dan Kemenag Disarankan Anggarkan Dana Persiapan Akreditasi S/M 2020

Instrumen Baru, Disdik dan Kemenag Disarankan Anggarkan Dana Persiapan Akreditasi S M 2020

Mulai tahun 2020 Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-SM) Pusat akan mulai memberlakukan instrument akreditasi baru yang diberi nama Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP). IASP yang baru ini akan diberlakukan untuk mengakreditasi 710 S/M se-Provinsi Jambi.

Masalahnya, karena instrument ini baru dan akan mulai diterapkan tahun depan maka sekolah/madrasah akan menemui kesulitan. Karena IASP belum disosialisasikan kepada semua S/M yang akan diakreditasi tahun 2020 mendatang.

Hal ini dibenarkan Ketua BAN-SM Provinsi Jambi, H. Mohd. Saleh, M.Pd. Dirinya mengakui bahwa instrumen akreditasi baru ini menerapkan pendekatan baru dalam penilaian akreditasi sekolah/madrasah yaitu dari compliance menuju performance.

“Pergeseran paradigma dalam pelaksanaan akreditasi ini mutlak diperlukan

sebagai bagian penting dari upaya BAN-S/M sebagai evaluasi mutu pendidikan untuk ikut ambil bagian dalam mendorong continuous improvement, yaitu perubahan akreditasi Sekolah/Madrasah ke arah yang lebih baik,” ujar Saleh kemarin.

Diakuinya akreditasi mulai tahun 2020 pada akhirnya tidak bergantung pada pemenuhan aspek yang bersifat administratif, tetapi akan difokuskan pada penilaian Sekolah/Madrasah pada pemenuhan mutu yang lebih substantive.

“Instrumen baru ini tetap harus memenuhi 8 SNP, tetapi berbasis kinerja. Kayaknya sekolah maupun madrasah harus serius mempersiapkan diri agar bisa memahami IASP yang baru,” akunya.

Makanya BAN-SM menyarankan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi,

Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Dinas Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi dan semua pihak terkait agar ikut membinaan sekolah/madrasah terkait persiapan mereka menghadapai akreditasi 2020. Apalagi sudah diberlakukan IASP tahun depan.

“Mudah-mudahan Disdik dan Kemenag bisa menganggarkan dana pembinaan sekolah/madrasah sebagai persiapan mereka ikut akreditasi dengan instrumen IASP yang baru. Kita juga ada anggaran, tetapi hanya untuk mensosialisasikan IASP bukan pembinaan. Apalagi kita memiliki keterbatasan anggaran,” pintanya.

        Sebagaimana diketahui bahwa jumlah sekolah/madrasah yang habis masa

berlaku sertifikat pada tahun 2020 lebih kurang 710 S/M. Terdiri dari SD 252, MI 74, SMP 101, MTs 114, SMA 101, MA 33 dan SMK 35 yang tersebar se-Provinsi Jambi.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/38LTHBN

IMSG Salurkan CSR PLN Jambi

IMSG Salurkan CSR PLN Jambi

IMSG Salurkan CSR PLN Jambi

Ikatan Mahasiswa Sungai Gelam (IMSG) berkerjasama dengan PT PLN Persero Jambi memberikan CRS kepada 10 warga. CSR yang diberikan berupa bibit ikan gurame dan ikan nila serta bantuan uang tunai senesar 25 juta.

Bantuan ini diserahkan secara langsung Direktur PLN Pesero Jambi, Ardani Fikriansyah pada Rabu (02/08) kemarin di Kantor Camat Sungai Gelam.

Hadir dalam acara ini Camat Sungai Gelam, Direktur PLN Jambi, perwakilan BBAT dan Fhaturi anggota DPRD Dapil Sungai Gelam sebagai pelindung Ikatan Mahasiswa Sungai Gelam (IMSG).

Dalam sambutannya Ketua IMSG, Al-Amin mengatakan, melihat kondisi perekonomian masyarakat menurun akibat anjloknya harga komoditi karet dan sawit . Melihat iitu semua pengurus IMSG mencari alternatif untuk membantu ekonomi masyarakat Sungai Gelam.

“Kami bertekat untuk membatu ekonomi masyarakat,” ujar Al-Amin kemarin.

Dikatakan Al-Amin, PLN Jambi bersama IMSG tahun ini menyalurkan CSR

berupa bantuan bibit ikan, pakan, vitamin, satu buah mesin air dan uang Tunai. Bantuan ini diberikan pada masyarakat untuk meningkatkan pendapatan warga.

Lanjutnya, kini IMSG tengah mengupayakan bagaimana bisa bekerjasama dengan 22 perusahaan yang ada di Kecamatan Sungai Gelam. Pasalnya baru PLN Persero Jambi yang menyalurkan CSR ke masyarakat Sungai Gelam.

“Saya berharap pada pemerintah Muaro Jambi membuat Perda khusus tentang CSR,” harapnya.

Kepada penerima bantuan, Amin berpesan agar bantuan dapat memanfatkan

dengan CSR ini dengan baik. Hal ini perlu agar setiap tahun PLN tidak segan memberikan CSR ke Sungai Gelam.

Sementara itu Direktur PLN Pesero Jambi, Ardani Fikriansyah mengucapkan terima kasih kepada IMSG telah memfasilitas pihaknya untuk memberikan bantuan berupa CSR kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang telah

memfasilitasi kami untuk memberikan bantuan kepada masyarakat,” aku Ardani.

Ia mengatakan sanggat bangga dengan anak muda Sei Gelam yang mau bergerak dan memberikan kontribusi terhadap masyarakat. Dia juga berharap kepada masyarakat penerima bantuan dapat memamfaatkan bantuan tersebut dengan maksimal.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/F6QD9LS

Globalisasi Adalah

Globalisasi Adalah

Globalisasi Adalah

Salah satu dampak atau hasil dari kemajuan TK dan TI yang semakin pesat dewasa ini adalah terjadinya arus globalisasi, yakni arus perubahan dari yang semula berdimensi ruang dan waktu, menjadi tanpa dimensi ruang dan waktu, dari yang semula bersifat tersembunyi dan terbatas menjadi terbuka dan transparan, dari yang semula bersifat terlindungi menjadi terbuka untuk persaingan bebas, dari yang semula bersifat lokal atau spasial menjadi bersifat global. Hal ini juga berlaku dalam pengelolaan dan pelayanan informasi, termasuk pemberdayaannya. Jika semula seorang calon sarjana dapat mengatakan bahwa kepustakaan tentang sesuatu yang akan ditulisnya sebagai tesis itu belum ada, karena tidak bisa diketemukan di sejumlah perpustakaan setempat yang ia kunjungi, maka dengan TK dan TI, para penguji sang calon sarjana dapat dengan mudah menunjukkan tersedianya kepustakaan itu di perpustakaan lain, baik perpustakaan yang berdinding (fisik konkrit), maupun perpustakaan tanpa dinding – atau perpustakaan maya (virtual) – di internet. Jika semula pengguna atau pengunjung perpustakaan merasa puas dan mengatakan “apa boleh buat” ketika mendapati kenyataan bahwa kepustakaan yang dicarinya tidak diketemukan, maka sekarang pengguna atau pengunjung perpustakaan dapat menuntut untuk dicarikan pada perpustakaan lain, termasuk pada perpustakaan maya di internet. “Tidak ada lagi dalam kamus mereka kesulitan dalam memperoleh pengetahuan dan informasi, ” kata Dr. Onno W. Purbo (1999: 1, 110-111)

Era globalisasi yang melanda itu memberikan dampak lain, yakni meningkatnya tuntutan kualitas yang semakin tinggi untuk hampir semua segi. Para pengguna perpustakaan di negara yang sudah maju sangat keras dalam menuntut kualitas layanan perpustakaan, termasuk kualitas sumber informasinya. Berkaitan dengan pasaran kerja, era globalisasi juga memberikan dampak meningkatnya 13 tuntutan kualitas (misalnya kualifikasi pendidikan, keterampilan, keprofesian) sebagai persyaratan pegawai baru. Pendeknya, setiap orang harus siap untuk bersaing dalam persaingan bebas, sementara dalam kenyataan
belum tampak adanya kesiapan untuk itu. Kualitas SDM yang ada, termasuk SDM
angkatan kerja, masih sangat memprihatinkan. Padahal tuntutan ini akan
segera berlaku, yakni pada tahun 2003 untuk kawasan ASEAN (AFTA), 2010 untuk
kawasan Asia Pasifik (APEC), dan 2020 untuk kawasan dunia seluruhnya (WTO). Memenuhi tuntutan-tuntutan peningkatan tersebut tentu bukan hal yang mudah. Dalam konteks pengelolaan dan pelayanan informasi, misalnya, tentulah amat diharapkan dapat
dilakukan peningkatan-peningkatan, misalnya: peningkatan kualitas pustakawan/staf
perpustakaan (sebagian besar berpendidikan formal perpustakaan, dan diperoleh dari
perguruan tinggi yang terkenal/diakui kualitasnya), peningkatan kualitas sarana dan
prasarana, peningkatan sistem, dan sebagainya. Masalahnya adalah, bahwa dukungan finansial untuk hal itu semua sangat terbatas, sementara berbagai komponen biaya dan harga terus meningkat kemahalannya. Demikian pula, dengan tuntutan pelayanan prima dan cepat (instant) yang berhadapan dengan keterbatasan sarana dan fasilitas penunjang, termasuk juga keterbatasan jumlah dan mutu tenaga (SDM). Padahal pelayanan prima ini, menurut Endang Ernawati

Merupakan strategi yang jitu untuk memasarkan jasa perpustakaan, dokumentasi,
dan informasi. Dengan globalisasi juga terdapat tanda-tanda zaman yang cukup penting, yakni peningkatan kesadaran masyarakat akan hak-hak asasi mereka, termasuk hak memperoleh informasi. Informasi yang mereka butuhkan harus dapat
dipenuhi dengan cepat, tepat, lengkap, dan mudah serta murah. Mereka bahkan cenderung menuntut layanan gratis, karena perpustakaan dipandang sebagai lembaga publik yang bertugas melayani kepentingan masyarakat. Perpustakaan dibentuk dan dibiayai oleh negara untuk melayani masyarakat. Masyarakat telah membayar pajak kepada pemerintah, dan karenanya layanan oleh pemerintah bagi masyarakat harus bersifat gratis. Oleh karena itu, sulit diterima jika perpustakaan melakukan pungutan-pungutan tertentu, atau mewajibkan penggunanya untuk membayar sejumlah biaya untuk layanan yang diterimanya. Di lingkungan perpustakaan, terutama perpustakaan umum, tidak dapat diterima dalih-dalih kewirausahaan, keswadanaan, apalagi komersialisasi, sekalipun tujuannya untuk meningkatkan kualitas layanan dan
menutup biaya dan harga informasi yang semakin mahal. Dalam kelompok diskusi I_C_S, yakni kelompok diskusi antar para pustakawan dan ilmuwan komputer di Indonesia melalui internet, topik kewirausahaan atau komersialisasi perpustakaan ini pernah dibahas dan menjadi perdebatan sengit hampir selama setengah tahun, dengan kesudahannya tanpa menghasilkan kesepahaman. Kesepakatan yang ada adalah bahwa masalah tersebut perlu dicakup dalam rancangan undang-undang (RUU) tentang perpustakaan yang sedang dipersiapkan.

Baca Juga :

Dua Jenis Kegiatan Hacking

Dua Jenis Kegiatan Hacking

Dua Jenis Kegiatan Hacking

1. Social Hacking, yang perlu diketahui : informasi tentang system apa yang dipergunakan oleh server, siapa pemilik server, siapa Admin yang mengelola server, koneksi yang dipergunakan jenis apa lalu bagaimana server itu tersambung internet, mempergunakan koneksi siapa lalu informasi apa saja yang disediakan oleh server tersebut, apakah server tersebut juga tersambung dengan LAN di sebuah organisasi dan informasi lainnya

2. Technical Hacking, merupakan tindakan teknis untuk melakukan penyusupan ke dalam system, baik dengan alat bantu (tool) atau dengan mempergunakan fasilitas system itu sendiri yang dipergunakan untuk menyerang kelemahan (lubang keamanan) yang terdapat dalam system atau service. Inti dari kegiatan ini adalah mendapatkan akses penuh kedalam system dengan cara apapun dan bagaimana pun.

Contoh Kasus Hacker

1. Pada tahun 1983, pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s(414 merupakan kode area lokal mereka) yang berbasis di Milwaukee AS. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut melakukan pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.

2. Digigumi (Grup Digital) adalah sebuah kelompok yang mengkhususkan diri bergerak dalam bidang game dan komputer dengan menggunakan teknik teknik hexadecimal untuk mengubah teks yang terdapat di dalam game. Contohnya : game Chrono Trigger berbahasa Inggris dapat diubah menjadi bahasa Indonesia. Oleh karena itu, status Digigumi adalah hacker, namun bukan sebagai perusak

Sumber : https://fascinasiansblog.com/

Perbedaan Hacker dan Cracker

Perbedaan Hacker dan Cracker

Perbedaan Hacker dan Cracker

a. Hacker

1.Mempunyai kemampuan menganalisa kelemahan suatu sistem atau situs. Sebagai contoh : jika seorang hacker mencoba menguji situs Yahoo! dipastikan isi situs tersebut tak akan berantakan dan mengganggu yang lain. Biasanya hacker melaporkan kejadian ini untuk diperbaiki menjadi sempurna.

2.Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang berguna bagi siapa saja.

3. Seorang Hacker tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.

b. Cracker

1. Mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan. Sebagia contoh : Virus, Pencurian Kartu Kredit, Kode Warez, Pembobolan Rekening Bank, Pencurian Password E-mail/Web Server.

2. Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam bertindak.

3. Mempunyai situs atau cenel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya.

4. Mempunyai IP yang tidak bisa dilacak.

5. Kasus yang paling sering ialah Carding yaitu Pencurian Kartu Kredit, kemudian pembobolan situs dan mengubah segala isinya menjadi berantakan. Sebagai contoh : Yahoo! pernah mengalami kejadian seperti ini sehingga tidak bisa diakses dalam waktu yang lama, kasus clickBCA.com yang paling hangat dibicarakan tahun 2001 lalu.

Sumber : https://usgsprojects.org/

Jauh Terpelosok, Alumni SMPN 8 Sawahlunto Bisa Tembus IPB

Jauh Terpelosok, Alumni SMPN 8 Sawahlunto Bisa Tembus IPB

SMPN 8 Sawahluntu yang bisa dibilang jauh terpelosok, tapi bisa bangga. Karena sudah ada alumni SMPN 8 yang mampu menembus  ITB dan Unand, dua universitas paling bergengsi di Indonesia. Hal ini dikatakan Ismed Wakil Walikota Sawahlunto saat berpesan kepada pelajar-pelajar SMPN 8 Desa Lumindai. 

“Jadi seluruh pelajar untuk tidak putus asa dalam mencapai cita-cita meski mereka

tinggal di daerah yang terbilang cukup terpelosok dengan akses pendidikan yang terbatas. Tanamkanlah tekad dan keyakinan untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi,dan kejar cita-cita. Karena masa depan yang lebih baik, akan bisa diraih salah satunya dengan pendidikan yang baik” ujar Ismed saat menghadiri acara Pentas seni dan perpisahan SMPN 8 Desa Lumindai kota Sawahlunto pada kamis (19/5/2016).

Ismed meyakinkan para pelajar SMPN 8 bahwa kesulitan bisa ditaklukkan ketika kita

memiliki keyakinan. Ismed berharap agar keberhasilan para alumni ini menjadi motifasi bagi anak-anak desa Lumindai dan desa-desa sekitarnya untuk meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, meski desa mereka terletak di ketinggian dan terbilang cukup jauh dari pusat kota.

Dalam kesempatan itu berbagai kesenian daerah ditampilkan oleh pelajar-pelajar SMPN 8 Lumindai, mulai dari Randai, tari-tarian khas daerah hingga hafalan Al Quran.

Sementara Darmayeri Kepala SMPN 8 pada kesempatan itu berharap agar Pemerintah

kota dapat membantu melengkapi berbagai kekurangan sarana prasarana pendidikan yang masih menjadi kendala di sekolah tersebut.

“Sejak didirikan tahun 2007 silam, SMPN 8 Sawahlunto mengidam idamkan adanya penambahan ruang belajar atau kelas baru, dimana semenjak berdiri hingga kini baru memiliki 5 ruang belajar,” ujar Darmayeri dilansir dari

Baca Juga :

Milad ke-34, Unilak Sayembarakan Desain Gerbang Masuk Kampus

Milad ke-34, Unilak Sayembarakan Desain Gerbang Masuk Kampus

Sempena Milad ke-34, Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru, menggelar sejumlah kegiatan. Salah satunya, sayembara desain gerbang masuk kampus. 

Menurut Rektor Unilak Dr Hj Hasnati SH MH, melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat

(20/5/2016) pagi, beberapa kegiatan sudah ada yang selesai dilaksanakan dan masih ada beberapa iven lagi yang berproses hingga ditutup pada 26 Mei nanti.

Dia menyebut beberapa kreasi yang digagas panitia penyelenggara di antaranya, lomba MTQ, lomba lagu Melayu, tari Melayu, sayembara desain gerbang masuk Unilak,  dan tabligh akbar yang melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi dan civitas akademika.

Pada bagian lain rektor menambahkan, untuk mengimbangi jumlah mahasiswa yang

terus meningkat dari tahun-ke tahun saat ini Unilak tengah gencar melakukan perekrutan dosen baru. Bukan hanya jumlah dosen saja, Kualitas SDM tenaga pendidik juga tak luput  dari perhatian kami. 

”Saat ini Unilak sudah memiliki 30 doktor dan kita harap bagi dosen-dosen yang sudah doktor, agar dapat segera menggesa untuk mendapatkan gelar profesor,” ujar rektor perempuan pertama di Provinsi Riau ini.

Sekadar diketahui, Universitas Lancang Kuning, yang disingkat Unilak berdiri di bawah naungan Yayasan Raja Ali Haji (Yasrah). Unilak didirikan melalui Surat Keputusan Yayasan Raja Ali Haji No. 001/KEP-Yasrah/ 82 tanggal 9 Juni 1982.

Unilak diprakarsai oleh Pemerintah Provinsi Riau dan tokoh-tokoh masayarakat Riau,

dengan tujuan utamanya adalah untuk membantu siswa-siswa yang saat itu tidak mampu ditampung oleh perguruan tinggi negeri yang ada di Riau serta tidak mempunyai biaya yang cukup untuk melanjutkan studi ke perguruan di luar Provinsi Riau sedangkan minat untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi ada, untuk menampung keinginan itulah Unilak didirikan.

Nama Raja Ali Haji, yayasan yang menaungi Unilak diambil dari nama pujangga dan negarawan kelahiran tanah Melayu Riau yang telah menjadi milik Bangsa Indonesia. Sedangkan nama Universitas Lancang Kuning diambil dari jenis kapal komando dalam armada Kerajaan Melayu Riau di zaman dahulu.

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/aUCV737Z6L0M

Mendikbud: Sekolah Dilarang Keluarkan Siswa Bermasalah Hukum

Mendikbud: Sekolah Dilarang Keluarkan Siswa Bermasalah Hukum

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan, menegaskan

siswa bermasalah dengan hukum dilarang dikeluarkan dari sekolah, namun mereka perlu pembinaan. “Jadi salah, bila sekolah mengeluarkan anak didiknya karena terkait kenakalan mereka,” katanya usai membuka Olimpiade Sains Nasional di Palembang, Senin (16/5/2016).

Anies mengatakan, memang bila ada permasalahan siswa di sekolah ada pelaku dan korban dan keduanya memerlukan pembinaan. “Jadi, bukan jalan keluar terbaik bila siswa melakukan kekerasan diluarkan dan itu keliru,” ujar dia.



Namun, dia menilai, keduanya memerlukan bimbingan baik melalui guru maupun

psikologi sehingga mereka tidak berbuat lagi. “Keduanya perlu pembinaan dan bukan hanya korban saja,” katanya.

Memang, lanjut menteri, untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kenakalan siswa di sekolah pihaknya sekarang telah membentuk gugus pencegahan kekerasan di sekolah-sekolah. “Sekolah wajib membentuk gugus pencegahan kekerasan dan itu sudah ada keputusannya,” ujarnya.

Dia mengatakan, kesemuanya itu tidak lain untuk mengantisipasi terjadinya


Dia mengatakan, kesemuanya itu tidak lain untuk mengantisipasi terjadinya

Memang, lanjut menteri, untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kenakalan siswa di sekolah pihaknya sekarang telah membentuk gugus pencegahan kekerasan di sekolah-sekolah. “Sekolah wajib membentuk gugus pencegahan kekerasan dan itu sudah ada keputusannya,” ujarnya.



Dia mengatakan, kesemuanya itu tidak lain untuk mengantisipasi terjadinya

permasalahan hukum terhadap anak didik. Gugus pencegahan kekerasan tersebut anggotanya terdiri dari orang tua dan guru. “Yang jelas, gugus pencegahan itu untuk mendeteksi agar dapat mencegah supaya tidak terjadi peristiwa yang tidak diinginkan,” demikian Anies Baswedan

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/t09J9E76UT23bmu

Jawaban Nyeleneh Bocah SD Saat Ujian

Jawaban Nyeleneh Bocah SD Saat Ujian

Terkadang kita harus mengerutkan dahi saat membaca soal-soal ujian di sekolah. Perlu berpikir keras untuk memberikan jawaban.

Tapi, mari kita lupakan sejenak segala soal yang rumit itu. Sedikit refreshing, mengendurkan syaraf, dengan membaca soal ujian dan jawaban yang tengah viral di media sosial ini.

Soal dan jawaban ini menjadi viral karena nyeleneh. Sebenarnya pertanyaan dalam

lembaran buku itu biasa saja. Standar. Tapi jawaban yang tertera sungguh ‘mengejutkan’.

Pada lembaran itu tertulis sebuah nama, Hananta. Murid kelas VIa, SDN Cisarua. Entah ini benar-benar lembar soal dan jawaban dari murid yang disebutkan itu atau hanya dibuat oleh orang iseng belaka, yang jelas jika Anda membacanya akan merasa aneh. Atau bahkan bisa ngakak.

Jawaban pada soal-soal ini benar-benar nyeleneh. Entah ia benar-benar tidak tahu

jawabannya atau memang hanya ingin bercanda hingga menjawab seperti itu. Padahal soal-soal yang diberikan terbilang cukup mudah untuk siswa kelas VI SD.

Begini soal beserta jawabannya :

Nama : Hananta
Kelas : VI A
SD : SDN Cisarua

  1. Bagiamana cara makhluk hidup berkembang biak dengan membelah diri?
    Jawab : operasi sesar
  2. Sebutkan nama tanaman yang mengandung yodium?
    Jawab : eceng gondok
  3. Apakah fungsi hati?
    Jawab : tempat menemukan cinta dan kasih sayang
  4. Tebu dan sagu menyimpan makanan pada batang. Sedangkan manusia menyimpan pada?
    Jawab : Kulkas
  5. Apa yang dimaksud dengan mamalia?
    Jawab : Ibu dari seorang anak yang bernama ” Lia”

Foto jawaban soal itu diposting oleh akun Facebook bernama Muhamad Guntur yang

kemudian viral di media sosial.

Baca Juga :