Pengertian Validitas Menurut Para Ahli

Pengertian Validitas Menurut Para Ahli

Pengertian Validitas Menurut Para Ahli

Pengertian Validitas Menurut Para Ahli
Pengertian Validitas Menurut Para Ahli
Selain pengertian diatas, terdapat pengertian validitas berdasarkan para ahli, diantaranya:

Kusaeri (2012:75)

Menurur Kusaeri, Validitas ialah ketepatan (appropriateness), kebermaknaan (meaningfull) dan kemanfaatan (usefulness) dari sebuah kesimpulan yang didapatkan dari interpretasi skor tes.

Arikunto (1999:65)

Menurut Arikunto, Validitas ialah suatu ukuran yang memperlihatkan tingkat kesahihan suatu tes. Suatu tes dikatakan valid apabila tes tersebut mengukur apa yang hendak diukur. Tes mempunyai validitas yang tinggi jikalau jadinya sesuai dengan kriteria, dalam arti mempunyai kesejajaran antara tes dan kriteria.

Sudjana (2004: 12)

Menurut Sudjana, Validitas ialah ketepatan alat penilaian terhadap konsep yang dinilai sehingga betul-betul menilai apa yang seharusnya dinilai. (http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/pancasila-sebagai-dasar-ideologi-negara-dan-fungsinya/)

Suryabrata (2000:41)

Menurut Suryabrata, Validitas ialah derajat fungsi pengukuran suatu tes, atau derajat kecermatan ukurnya sesuatu tes. Validitas suatu tes mempermasalahkan apakah tes tersebut benar-benar mengukur apa yang hendak diukur.

Azwar (1987:173)

Menurut Azwar, Validitas atau validity berarti sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu instrumen pengukur (tes) dalam melaksanakan fungsi ukurnya. Suatu tes dikatakan mempunyai validitas yang tinggi apabila alat tersebut menjalankan fungsi ukur secara sempurna atau menawarkan hasil ukur yang sesuai dengan maksud dilakukannya pengukuran tersebut.

Nursalam (2003)

Menurut Nursalam, Validitas ialah suatu ukuran yang memperlihatkan tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen.

Peninggalan Bersejarah di Indonesia

Peninggalan Bersejarah di Indonesia

Peninggalan Bersejarah di Indonesia

Peninggalan Bersejarah di Indonesia
Peninggalan Bersejarah di Indonesia

Kita dapat mengetahui kehidupan manusia pada masa lalu lewat peninggalan-peningalan sejarah yang ditemukan. Peninggalan tersebut adalah aset budaya yang harus kita abadikan.

Adapun peninggalan sejarah yang ada di Indonesia antara lain :

Prasasti – Prasasti

  • Prasasti Muara Kaman, di tepi sungai Mahakam. Kalimantan Timur, tentang Kerajaan Kutai, didirikan kira-kira tahun 400 M
  • Prasasti Ciaruteun, di daerah Bogor, Jawa Barat.
  • Prasasti Kebon Kopi, di daerah Bogor, Jawa Barat.
  • Prasasti Jambu, di daerah Bogor, JawaBarat.
  • Prasasti Pasir Awi, di daerah Bogor, Jawa Barat.
  • Prasasti Muara Cianten, di daerah Bogor, Jawa Barat.
  • Prasasti Tugu, di daerah Bogor, JawaBarat.
  • Prasasti Lebak, di daerah Bogor.Jawa Barat.
  • Prasasti Kedukan Bukit (684 M), di dekat Palembang.
  • Prasasti Talang Tuo (684 M), di dekat Palembang.
  • Prasasti Telaga Batu, di dekat Palembang.
  • Prasasti Karang Berahi, di daerah Jambu Hulu.
  • Prasasti Palas Pasemah, di daerah Lampung selatan.
  • Prasasti Dinoyo (760 M) dekat Malang, tentang kerajaan yang berpusat di Kanjuruhan.
  • Prasasti Canggal (732 M) dekat Magelang, tentang Kerajaan Mataram Hindu dengan Raja Sanjaya.
  • Prasasti Kalasan (778 M) dekat Yogyakarta, tentang Kerajaan Mataram Hindu dengan Raja Rakai Panangkaran.
  • Prasasti Kedu (907 M), dari Raja Blitung, Kerajaan Mataram Hindu.

 

Bangunan Mesjid

  • Mesjid Raya, di Aceh, Daerah Istimewa Aceh.
  • Mesjid Demak, di Demak, Jawa Tengah.
  • Mesjid Banten, Jawa Barat.
  • Mesjid Katangka, di Katangka, Sulawesi selatan.
  • Mesjid Azisi, di langkakt. Sumatra Utara.
  • Mesjid Sunan Ampel, di Surabaya, Jawa timur.
  • Mesjid Sunan Giri, di Gresik Jawa Timur.
  • Mesjid Istiqlal, di Jakarta.

 

Istana Raja (Keraton)

  • Keraton Susuhunan, di Surakarta.
  • Keraton Mangkunegaran, diSurakarta.
  • Keraton Kasultanan, di Yogyakarta.
  • Keraton Paku Alam, di Yogyakarta.
  • Keraton Kasepuhan, di Cirebon.
  • Kanoman, di Cirebon.
  • Karaton Maimun, di Medan.
  • Istana Raja Goa, di Sulawesi Selatan.
  • Istana Raja Khungkung, di Bali.

 

Baca juga artikel:

5 Tahapan Penting Cara Budidaya Ikan Patin di Kolam Tembok

5 Tahapan Penting Cara Budidaya Ikan Patin di Kolam Tembok

5 Tahapan Penting Cara Budidaya Ikan Patin di Kolam Tembok

5 Tahapan Penting Cara Budidaya Ikan Patin di Kolam Tembok
5 Tahapan Penting Cara Budidaya Ikan Patin di Kolam Tembok

Cara Budidaya ikan patin di kolam tembok memanglah banyak di cari oleh beberapa pemula. Ikan patin adalah sejenis ikan yang pas dibudidayakan , lantaran memiliki prospek yang bagus serta untungkan untuk perekonomian Indonesia. Di lebih lagi , banyak keinginan pada ikan patin yang makin bertambah tetapi tak diiringi dengan meningkatnya pemenuhan pada keinginan itu. Perihal ini pula bikin budi daya pembesaran ikan patin di kolam tembok demikian untungkan. Sesungguhnya pembudidayaan dari ikan patin tersebut tidaklah susah , jadi Anda tidak butuh bingung lagi untuk tekuni kesempatan usaha yang satu itu

Tahapan Penting Cara Budidaya

Untuk Anda yang penasaran bagaimanakah tehnik budidaya patin di media tembok , kami bakal membagikan tahapan penting dalam ternak ikan patin untuk Anda di bawah ini.

Tahapan Penting Persiapan Kolam Cara Budidaya

jenis ikan discus – Untuk kamu baru menyiapkan cara budidaya ikan patin di kolam tembok , Kamu dapat pilih kolam baru maupun kolam lama. Untuk kolam baru sendiri tak ada kriteria spesial untuk dikerjakan. Sesaat pada kolam yang telah lama dipakai , ada banyak hal yang butuh di perhatikan yakni dari mulai pembersihan kolam dari beragam jenis kotoran , Anda dapat juga menyemprot tembok atau dinding kolam memakai larutan formalin yang telah digabung air. Lantas isi kolam di isi air pada ketinggian sampai 40 – 50 cm. Lalu tebarkan larutan berbentuk kalium permanganat dengan rata serta diamkan air kolam sampai 2-5 hari.

Tahapan Penting Penebaran Benih Dalam Budidaya

Tahapan Cara budidaya ikan patin di media tembok selanjutnya yaitu dengan tahapan penebaran benih. Pada tahapan itu butuh dihitung terlebih dulu padat dari tebar benihnya , yakni jumlah ikan patin yang bakal ditebar pada 1 m3 air. Ikan patin yang padat Anda dapat menyebar sejumlah 20-30 ekor ikan patin pada 1 m3 air. Mengenai langkahnya dengan mendiamkan benih dalam kantong plastik yang mengapung diatas permukaan air seputar 10 menit , lantas buka plastiknya lalu input air dari kolam pada kantong plastik tadi lewat perbandingan 0 , 5 air kolam dengan 1 air dalam kantong plastik sampai 5 menit. Tahapan itu tidak lain juga sebagai sistem penyesuaian , sesudah 5 menit Anda dapat melepas benih menuju kolam.

Tahapan Penting Pemberian Pakan Budidaya

Pada ikan berbobot tak kian lebih 200 gr setiap ekornya , kamu dapat memberi pakan dengan jumlah ukuran 3-5% pada keseluruhan berat ikan. Pakan dapat diberikan sejumlah 2 kali dalam satu hari , yaitu setiap pagi serta sore. Sesaat , pada berbobot sampai 200 gr lebih per ekornya , dapat memberi pakan sesuai sama ukuran seputar 1 , 5 – 2 persen pada berat keseluruhan ikan dengan pemberian satu hari sekali di sore hari.

Tahapan Penting Perlakuan Terhadap Penyakit Dalam Cara Budidaya

Tahap cara budidaya patin di media tembok selanjutnya yaitu dengan perlakuan serta pencegahan penyakit. Hal semacam ini sangatlah penting buat kelangsungan hidup patin. Untuk menghindar penyakit baiknya Anda melindungi keadaan air agar terus terbangun dengan baik. Buat patin dengan bobot dibawah 200 gram per ekornya , menambahkan serta pengurangan air baiknya dikerjakan sejumlah 2-3 minggu 1 kali. Sesaat untuk bobot ikan 200 gram lebih per ekornya dapat lakukan menambahkan serta pengurangan air seputar 7-10 hari dengan 1 kali.

Tahapan Bagian Cara Pemanenan

Pemanenan patin itu dikerjakan dengan 2 bagian , yakni terbagi dalam panen seleksi dan panen keseluruhan. Panen seleksi itu lewat penentuan dijaring lalu diambil satu buat satu. Ikan dengan ukuran dan bobot yang sudah penuhi dimasukkan dalam keranjang supaya ditimbang. Sesaat ikan patin masih tetap belum penuhi ukuran serta bobot yang sesuai sama , jadi dikembalikan lagi ke kolam. Sesaat , panen keseluruhan umumnya lewat penjaringan ikan lalu dimasukkan pada keranjang lantas ditimbang. Itulah sebagian tahapan penting cara budidaya ikan patin di kolam tembok buat kamu. Mudah-mudahan berguna!

Cara Budidaya Ikan Mujair di Kolam Beton

Cara Budidaya Ikan Mujair di Kolam Beton

Cara Budidaya Ikan Mujair di Kolam Beton

Cara Budidaya Ikan Mujair di Kolam Beton
Cara Budidaya Ikan Mujair di Kolam Beton
Bila Anda mau coba usaha yang memiliki keuntungan besar , coba budidaya di kolam beton. Buka usaha budidaya bisa membuahkan keuntungan yang relatif besar bahkan juga keuntungannya nyaris sama juga dengan membudidayakan ikan gurame. Ikan mujair adalah satu diantara yang hidup di air tawar serta kerap dikonsumsi. Histori penyebaran berawal di perairan Afrika , sedang di Indonesia pertama kalinya diketemukan oleh Pak Mujair di daerah muara sungai serang pantai selatan kota Blitar , Jawa Timur kurang lebih tahun 1939. Butuh Anda kenali bahwa tipe ikan mujair ini mempunyai kecepatan perkembangan cukup cepat jika dibanding dengan ikan tawar lain. Hingga untuk Anda mau melakukan bisnis mujair , hal itu adalah pilihan paling pas.

Budidaya Ikan Mujair

mempunyai panjang maksimum seputar 40 cm. Banyak pelaku bisnis ikan pilih membudidayakan mujair di media beton dari pada cara budidaya ikan mujair kolam terpal dikarenakan kemudahannya. Untuk membudidayakan ikan mujair dapat dikerjakan di beton dikarenakan kuat serta dapat menyimpan ikan mujair dalam jumlah yang banyak. Alasannya dikarenakan kolam beton daya tahannya lebih kuat hingga usia media beton dapat juga lama serta mempermudah memiliki dalam lakukan perawatan. Walau cara budidaya ikan mujair di media beton di buat cukup kuat walau demikian butuh perlakuan spesial supaya bibit-bibit tumbuh dengan optimal. Pada kolam beton barusan di buat , memiliki kandungan bahan kimia melekat pada dinding kolam , hingga jika kolam beton segera dipakai kemungkinan paling besar yaitu ikan dapat tercemar bahan kimia itu serta mati.

Persiapan Lahan Budidaya

umpan ikan bawal – Sesungguhnya bahan kimia yang ada di kolam beton barusan di buat lama kelamaan dapat hilang dengan sendiri. Walau demikian , memerlukan waktu yang relatif lama yakni seputar 4-6 bln. supaya kolam beton dapat dipakai untuk cara budidaya di media beton. Tetapi untuk Anda yg tidak sabar untuk memakai media beton tersebut buat membudidayakan ikan mujair , ada panduan yang dapat Anda kerjakan. Baiknya saat sebelum media berisi air serta mujair , Anda mesti meyakinkan terlebih dulu semen beton betul-betul kering serta keras. Anda juga mesti merendam media itu dengan isi air dengan cara penuh lantas dikuras tiap-tiap 3 hari dengan cara berkali-kali sepanjang 1 minggu. Supaya lebih singkat , Anda dapat menggunakan potongan batang pisang lantas digosok ke dinding serta dasar kolam sepanjang 2 hari serta media siap dipakai.

Ukuran Kolam Budidaya

Lakukan cara budidaya memanglah bebrapa mudah sulit seperti cara budidaya ikan gurame walau bebrapa mudah sulit keuntungan didapat dapat semakin banyak. Untuk pemula buat membudidayakan ikan mujair , baiknya diawali dengan bikin 2 kolam , media yang pertama memiliki ukuran 4x6x1 serta 1x1x0. 5 untuk kolam benih mujair. Sesudah kolam tak memiliki kandungan atau berbau zat semen pindahkan benih ikan ke media spesial benih dan sesudah 3 minggu benih mesti dipindahkan ke kolam pendederan. Baiknya pakan ternak memakai konsentrat atau bekatul supaya perkembangan ikan tambah lebih cepat. Umumnya cara budidaya ikan mujair di media beton siap panen berusia 4-6 bulan dengan memakai jaring atau dapat mengeringkan kolam namun masih tetap hati-hati lantaran sirip mujair tajam dan mudah menusuk jari.
Penjelasan tentang cara budidaya di kolam beton yang dapat Anda coba. Cara budidaya ikan ini memanglah relatif gampang seandainya sesuai sama prosedur serta memberi pakan baik untuk ikan mujair.

Pengertian Interaksi Tidak Langsung

Pengertian Interaksi Tidak Langsung

Pengertian Interaksi Tidak Langsung

Pengertian Interaksi Tidak Langsung
Pengertian Interaksi Tidak Langsung

Interaksi terbagi dua yakni interaksi

Langsung dan interaksi tak langsung tapi, tahukah apa pengertian interaksi tak langsung dan langsung, pembahasan sebelumnya telah dibahas tentang pengertian interaksi langsung dan contohnya, kali ini kita akan membahas, seperti tema diatas yakni interaksi secara tak langsung.

Pengertian interaksi tak langsung menurut para ahli

Yang telah mendefinisikan mengatakan bahwa pengertian interaksi tak langsung adalah Interaksi yang dilakukan melalui perantara atau menggunakan bantuan sarana berkomunikasi.

Untuk mengetahui lebih jelas tentang interaksi

Tak langsung ada baiknya kita melihat contoh-contoh interaksi tak langsung agar kita lebih mengetahui apa maksud dari “melalui perantara” untuk mengetahuinya mari kita lihat contoh-contoh interaksi tak langsung seperti dibawah ini..

Contoh-Contoh Interaksi tak Langsung

  1. Berbicara dengan seseorang menggunakan Hand Phone (Hp)
  2. Mengobrol dengan seseorang menggunakan media sosial seperti facebook, bbm, line,
  3. Ayah menitip pesan kepada temannya untuk gurunya agar anaknya diberikan izin
  4. Berinteraksi dengan media surat
  5. berinteraksi dengan email
Sekian artikel tentang Apa itu Interaksi Secara Tidak Langsung semoga bermanfaat bagi kita semua.

Bentuk Pegunungan Lipatan

Bentuk Pegunungan Lipatan

Bentuk Pegunungan Lipatan

Bentuk Pegunungan Lipatan
Bentuk Pegunungan Lipatan

Pegunungan lipatan merupakan

Bagian dari proses diastropisme selain pegunungan patahan. Pegunungan lipatan memiliki macam-macam lipatan atau jenis-jenis lipatan dan memiliki bentuk-bentuk pegunungan lipatan terdiri atas 4 yakni jalur pegunungan lipatan, dome dan basin, lipatan tunjam, lipatan kompleks, setiap bentuk-bentuk pegunungan lipatan tersebut memiliki proses terbentuknya, dan akan dijelaskan pula pengertian dari berbagai bentuk-bentuk pegunungan lipatan, sehingga tak akan timbul pertanyaan bahwa apa pengertian jalur pegunungan lipatan, apa pengertian dome dan basin, apa pengertian lipatan tunjam, apa pengertian lipatan kompleks dan pertanyaan lainnya, mengapa lipatan tersebut dapat terjadi. begitu pun dengan pegunungan patahan memiliki bentuk-bentuk pegunungan patahan dan macam-macam patahan atau jenis-jenis patahan, seperti tema diatas dimana kali ini kita akan menjelaskan bentuk-bentuk pegunungan lipatan yang akan dijelaskan seperti yang ada dibawah ini.

Jalur Pegunungan Lipatan.

Jalur pegunungan lipatan adalah rangkaian pegunungan lipatan yang sangat panjang, melintasi beberapa benua, dan terletak berdampingan dengan palung didasar laut. Jalur pegunungan lipatan dan palung terbentuk karena tumbukan antara lempeng samudra dan lempeng benua. Lempeng samudra lebih berat sehingga produksi akan menyusup di bawa lempeng benua, sedangkan lempeng benua akan terangkat ke atas karena lebih ringan massanya.

Dome dan Basin.

Dome adalah pegunungan lipatan yang membulat, terbentuklah karena tekanan mendatar yang mempunyai kekuatan datang pada waktu dan arah yang sama. Contohnya, dome sangiran di jawa tengah yang terkenal sebagai tempat penemuan fosil manusia purba. Basin adalah cekungan yang membulat karena daerah sekitarnya terangkat naik.

Lipatan Tunjam.

Lipatan Tunjam adalah pegunungan lipatan yang garis porosnya menunjam membentuk sudut terhadap bidang datar.

Lipatan Kompleks.

Lipatan Kompleks adalah berbagai jenis lipatan yang terdapat pada sebuah jalur pgunungan besar yang disebut geantiklin (antiklinal besar). Jalur di atasnya terdapat antiklinal dan sinklinal kecil-kecil dari berbagai tipe.
Sekian artikel tentang Bentuk-Bentuk Pegunungan Lipatan semoga bermanfaat

Bagian Sel Darah dan Fungsinya

Bagian Sel Darah dan Fungsinya

Bagian Sel Darah dan Fungsinya

Bagian Sel Darah dan Fungsinya

 

Darah berasal dari bahasa yunani yakni hemo

Hemato dan haima yang berarti darah.Darah adalah cairan yang terdapat pada semua makhluk hidup(kecuali tumbuhan) tingkat tinggi yang berfungsi mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme, dan juga berfungsi sebagai pertahanan tubuh manusia terhadap virus atau bakteri.

Darah manusia adalah

Cairan di dalam tubuh yang berfungsi untuk mengangkut oksigen yang diperlukan oleh sel-sel di seluruh tubuh. Darah juga menyuplai jaringan tubuh dengan nutrisi, mengangkut zat-zat sisa metabolisme, dan mengandung berbagai bahan penyusun sistem imun yang bertujuan mempertahankan tubuh dari berbagai penyakit. Hormon-hormon dari sistem endokrin juga diedarkan melalui darah.

Manusia memiliki sistem peredaran darah tertutup

Yang berarti darah mengalir dalam pembuluh darah dan disirkulasikan oleh jantung. Darah dipompa oleh jantung menuju paru-paru untuk melepaskan sisa metabolisme berupa karbon dioksida dan menyerap oksigen melalui pembuluh arteri pulmonalis, lalu dibawa kembali ke jantung melalui vena pulmonalis. Setelah itu darah dikirimkan ke seluruh tubuh oleh saluran pembuluh darah aorta. Darah membawa oksigen ke seluruh tubuh melalui saluran halus darah yang disebut pembuluh kapiler. Darah kemudian kembali ke jantung melalui pembuluh darah vena cava superior dan vena cava inferior.

Darah merupakan salah satu komponen sistem transport yang sangat vital keberadaannya. Fungsi vital darah di dalam tubuh antara lain sebagai pengangkut zat-zat kimia seperti hormon, pengangkut zat buangan hasil metabolisme tubuh, dan pengangkut oksigen dan karbondioksida. Selain itu, komponen darah seperti trombosit dan plasma darah memiliki peran penting sebagai pertahanan pertama dari serangan penyakit yang masuk ke dalam tubuh.

Darah terdiri atas dua komponen utama, yaitu

Plasma darah dan sel-sel darah. Plasma darah merupakan bagian yang cair, teridir atas serum dan fibrinogen sedangkan pada Sel-Sel darah merupakan bagian yang padat dikarnakan Sel-Sel darah terdiri atas sel darah merah, sel darah putih, dan keping-keping darah sehingga bagian-bagian se darah yakni : Plasma Darah, Sel Darah Merah, Sel Darah Putih, dan Keping-Keping Darah di ke 4 bagian-bagian sel darah, memiliki penjelasan serta fungsi-fungsinya masing-masing karna di ke 4 bagian-bagian sel Darah berbeda satu sama lain tetapi ke 4 bagain-bagian sel darah tersebut merupakan satu kesatuan dalam darah, Untuk lebih mengetahui, Plasma darah, Sel Darah merah, Sel Darah Putih dan Keping-Keping Darah, mari kita lihat pembahasan dan penjelasannya seperti yang ada dibawah ini.

 

Plasma Darah

Plasma darah merupakan cairan yang berwama kuning jernih. Plasma darah mengandung 90% air dan larutan bermacam-macam zat sejumlah 7—10%. Zat-zat yang terkandung di dalam plasma darah, antara lain sari makanan, hormon, enzim, mineral, antibodi, dan zat-zat sisa (misalnya CO2dan sisa pembongkaran protein). Sisa-sisa makanan tersebut diseráp dan usus halus. Mineral-mineral di dalam plasma darah terdapat dalam bentuk garam mineral. Fungsi garam-garam mineral ialah untuk mengatur tekanan osmotik dan pH darah. Protein yang terdapat dalam darah (protein darah) terdiri atas albumin, globulin, dan fibrinogen.

Jenis-Jenis Perusahaan

Jenis-Jenis Perusahaan

Jenis-Jenis Perusahaan

 

Jenis-Jenis Perusahaan

 

Penjelasan Jenis-Jenis Perusahaan

Pada kesempatan kali ini saya menginformasikan mengenai jenis-jenis perusahan, sebelum membahas hal tersebut terlebih dahulu kita bahas mengenai arti dari perusahan itu sendiri. Perusahaan adalah suatu organisai yang melakukan kegiatan menghasilkan barang atau jasa dengan tujuan untuk dijual dan untuk pemperoleh laba dari hasil kegiatan tersebut.

Atas dasar sifat kegiatan produksinya dan produk yang dihasilkan, perusahan dapat digolongkan tiga jenis perushaan yaitu : Perusahaan Jasa, Perusahaan Perdagangan danPerusahaan Manufaktur.

Perusahaan Jasa :

jenis perusahanan ini bergerak balam bidang pelayanan yang memberilan kemudahan, kenyamanan, dan kepuasan kepada masyarakat yang memerlukan sebagai contoh :

  • Jasa Transformasi diantaranya : perusahan taxi, perusahaan bis, PT Kereta Api Indonesia, Maskapai penerbangan, perusahan pelayaran dll,
  • Jasa propesi diantaranya : kantor akuntan, konsutan, dan notari dll
  • Jasa hiburan atau Rekreasi diantaranya : taman hiburan, kebun binatang, taman rekreasi, taman wisata dll
  • Jasa Reperasi dan Pemeliharan diantaranya : bengkel motordan mobil, tempat pencucian motor dan mobil, cleaning service

Perusahaan Perdagangan:

Perusahan yang bergerak dalam bidang jual beli atau kegiatanya melekukan pembelian barang dagangan atau suatu produk untuk mengisi persediaan dan selamjutnya di jual kembali. sebagai contoh diantaranya agen tunggal, pedagang besar/grosir, mini market, depertement store, teserba dll.

Perusahan Manufactur :

perusahan yang melekukan kegiantan produksi (suatu kegiatan yang dikerjakan untuk menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan ) atau mungubah bahan baku menjadi produk jadi dan siap untuk di jual. sebagai contoh pabrik, industri dll.

Dari informasi ini setidaknya kita dapatkan gambaran untuk mengkatagorikan sebuah perusahan masuk ke dalam katagori yang mana apakah masuk katagori perusahan jasa, atau masuk katagori perusahan dagang dan masuk ke dalam katagori perusahan manufaktur. dan dapatkan juga info istilah-istilah akuntansi. semoga bermanfaat.

Budidaya Hasil Produksi Sorgum

Budidaya Hasil Produksi Sorgum

Budidaya Hasil Produksi Sorgum

 

Budidaya Hasil Produksi Sorgum

 

Latar Belakang Sorgum

Sorgum ( Sorghum spp.) adalah tanaman serbaguna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan, pakan ternak dan bahan baku industri. Sebagai bahan pangan ke-5, sorgum berada pada urutan ke-5 setelah gandum, jagung, padi, dan jelai. Sorgum merupakan makanan pokok penting di Asia Selatan dan Afrika sub-sahara.Keunggulan sorgum terletak pada daya adaptasi agroekologi yang luas, tahan terhadap kekeringan, produksi tinggi, perlu input lebih sedikit serta lebih tahan terhadap hama dan penyakit dibading tanaman pangan lain.

          Sorgum terdiri dari beberapa varietas dengan kandungan nutrisi yang berbeda-beda. Dengan adanya berbagai varietas tanaman sorgum maka kualitas yang ada pada daun tanaman ini untuk tiap-tiap varietas kemungkinan besar berbeda, sehingga untuk pemanfaatannya sebagai pakan perlu mengetahui kandungan nutrisi tanaman sorgum dari varietas yang tepat pakan yang dihasilkan tanaman sorgum di Sulawesi Selatan sehingga perlu danya analisis untuk pemanfaatannya sebagai pakan dengan pemilihan varietas yang tepat.
Kandungan nutrisi tanaman sorgum ini setara dengan tanaman jagung, sebagai bahan pangan maupun sebagai pakan. Tanaman sorgum juga memiliki kelebihan dapat dipanen 2-3 kali dalam sekali tanam. Sorgum merupakan tanaman penghasil pakan hijauan sekitar 15-20 ton/ha/th dan pada kondisi optimum dapat mencapai 30-45 ton/ha/th dalam bentuk bahan segar. Tanaman sorgum, mempunyai keistimewaan lebih tahan terhadap kekeringan dan genangan bila dibandingkan dengan tanaman palawija lainnya serta dapat tumbuh hampir disetiap jenis tanah. Kendati kandungan nutrisi sorgum yang tinggi, saat ini belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Hal ini dikarenakan sorgum sendiri belum mencapai taraf pengembangan yang memuaskan. Nilai jual sorgum dilihat belum potensial sebagaimana produk serealia yang lain seperti beras, jagung, gandum dan kacang-kacangan. Pemanfaatan sorgum oleh petani sendiri masih terkendala dengan kelengkapan fasilitas yang diperlukan seperti mesin pemecah biji dan peralatan pengolahan pascapanen lainnya. Biji sorgum sulit dikupas sehingga diperlukan perbaikan teknologi penyosohan. Kesulitan ini pun dialami Maria Loretha yang harus bersusah payah mendapatkan penggilingan beras di pedalaman Pulau Adonara yang mau menyosoh sorgum hasil panen pertamanya.

Produksi sorgum di Indonesia masih sangat rendah, bahkan secara umum produk sorgum belum tersedia di pasar-pasar. Terkait dengan energi, di beberapa negara seperti Amerika, India dan Cina, sorgum telah digunakan sebagai bahan baku pembuatan bahan bakar etanol (bioetanol). Secara tradisional, bioetanol telah lebih lama diproduksi dari molases hasil limbah pengolahan gula tebu (sugarcane). Walaupun harga molases tebu relatif lebih murah, namun bioetanol sorgum dapat berkompetisi. Aspek Ekonomi dan Botani Sorgum.

Sorgum termasuk tanaman rumputan kekar dengan tinggi mencapai 0,5 – 6 m. Batang tunggal, padat tanpa rongga, dan di bagian tengahnya terdapat berkas-berkas pengangkut. Daun mempunyai panjang 30 – 135 cm, dan lebar 1,5 – 15 cm. Sistem perakaran memanjang sampai kedalaman 1,5 m ke dalam tanah, dimana 90% dari jumlah akar terletak pada kedalaman sampai 90 cm dari permukaan tanah. Biji sorgum berbentuk bola dan mempunyai warna yang bervariasi, dari putih, kuning pucat, merah, cokelat, sampai cokelat tua keunguan. Keberhasilan perkecambahannya selain dipengaruhi oleh lingkungan (suhu, air, cahaya, dan sebagainya) juga dipengaruhi oleh keadaan biji (penuaan pada saat panen, penyimpanan, ukuran dan berat biji). Daun sorgum berbentuk lurus memanjang. Biji sorgum berbentuk bulat dengan ujung mengerucut, berukuran diameter sekitar 2 mm. Satu pohon sorgum mempunyai satu tangkai buah yang memiliki beberapa cabang buah.  Produktivitas sorgum di Indonesia sangat berfluktuatif. Hal ini dikarenakan budidaya tanaman dan pengelolahan pasca panen sorgum belum stabil.

Sorgum mempunyai prospek yang cukup baik untuk dikembangkan di Indonesia sebagai tanaman penghasil bahan pangan dan pakan ternak. Sistem pengolahan tanah bagi sorgum sebaiknya dilakukan seperti halnya pengolahan tanah pada jagung. Waktu tanam sorgum sebaiknya diatur dengan baik agar pembungaan tanaman terjadi pada saat hujan mulai kurang dan pemasakan biji bersamaan pada musim kemarau.

 

Klasifikasi Tanaman Sorgum

Klasifikasi Taksonomi Tanaman Sorgum (Anonim, 2012):

Kingdom              : Plantae/tumbuhan

Subkingdom         : Tracheobionta (tumbuhan berpembuluh)

Super Divisi          : Spermatophyta (menghasilkan biji)

Divisi                    : Magnoliophyta (tumbuhan berbunga)

Kelas                    : Liliopsida (berkeping satu/monokotil)

SubKelas              : Commelinidae

Ordo                     : Poales

Famili                   : Poaceae (suku rumput-rumputan)

Genus                   : Sorghum

Spesies                 : Sorghum bicolor (L.) Moench

           Tanaman sorgum merupakan tanaman yang termasuk ke dalam famili graminae yang mampu tumbuh tinggi hingga 6 meter. Bunga sorgum termasuk bunga sempurna dimana kedua alat kelaminnya berada di dalam satu bunga. Bunga sorgum merupakan bunga tipe panicle (susunan bunga di tangkai). Rangkaian bunga sorgum berada di bagian ujung tanaman. Bentuk tanaman ini secara umum hampir mirip dengan jagung, yang membedakan adalah tipe bunga dimana jagung memiliki bunga tidak sempurna, sedangkan sorgum bunga sempurna.Tanaman sorgum memiliki akar serabut. menyatakan bahwa sorgum merupakan tanaman biji berkeping satu tidak membentuk akar tunggang dan hanya akar lateral. Sistem perakarannya terdiri atas akar-akar seminal (akar-akar primer) pada dasar buku pertama
pangkal batang, akar-akar koronal (akar-akar pada pangkal batang yang tumbuh ke arah atas) dan akar udara (akar-akar yang tumbuh dipermukaan tanah).Tanaman sorgum membentuk perakaran sekunder 2 kali lipat dari jagung, (Rismunandar, 2006).

           Tanaman sorgum (Sorghum bicolor L. Moench) merupakan tanaman graminae yang mampu tumbuh hingga 6 meter. Bunga sorgum termasuk bunga sempurna dimana kedua alat kelaminnya berada di dalam satu bunga. Pada daun sorgum terdapat lapisan lilin yang ada pada lapisan epidermisnya. Adanya lapisan lilin tersebut menyebabkan tanaman sorgum mampu bertahan pada daerah dengan kelembaban sangat rendah (Kusuma dkk., 2008).

           Pentingnya tanaman sorgum tersebut menyebabkan perkembangan pemuliaan tanaman ini berkembang cukup pesat. Pemuliaan tanaman sorgum lebih diarahkan pada tinggi tanaman, hasil, ketahanan terhadap hama penyakit, kualitas dan mutu biji. Berdasarkan bentuk malai dan tipe spikelet, sorgum diklasifikasikan ke dalam 5 ras yaitu ras Bicolor, Guenia, Caudatum, Kafir, dan Durra. Ras Durra yang umumnya berbiji putih merupakan tipe paling banyak dibudidayakan sebagai sorgum biji (grain sorgum) dan digunakan sebagai sumber bahan pangan. Diantara ras Durra terdapat varietas yang memiliki batang dengan kadar gula tinggi disebut sebagai sorgum manis (sweet sorghum). Sedangkan  ras-ras lain pada umumnya digunakan sebagai biomasa dan pakan ternak. Program pemuliaan sorgum telah berhasil memperoleh varietas dengan kandungan gula yang tinggi (sweet sorghum) sehingga dapat menggantikan tanaman tebu sebagai penghasil bahan pemanis. Sorgum manis tersebut telah berhasil dibudidayakan di China sebagai bahan pembuat biofuel (Kusuma dkk., 2008).
Sorgum merupakan tanaman dari keluarga Poaceae dan marga Sorghum. Sorgum sendiri memiliki 32 spesies. Diantara spesies-spesies tersebut, yang paling banyak dibudidayakan adalah spesies Sorghum bicolor (japonicum). Tanaman yang lazim dikenal masyarakat Jawa dengan nama Cantel ini sekeluarga dengan tanaman serealia lainnya seperti padi, jagung, hanjeli dan gandum serta tanaman lain seperti bambu dan tebu. Dalam taksonomi, tanaman-tanaman tersebut tergolong dalam satu keluarga besar Poaceae yang juga sering disebut sebagai Gramineae/rumput-rumputan (Anas, 2011).

           Sorgum telah dibudidayakan di Cina selama lebih dari 5000 tahun dan sekarang roti dengan bahan sorgum merupakan makanan paling penting di sebagian besar daerah kering di Afrika dan Asia (Bouman, 1985). Bahan pangan biji sorgum dapat diolah menjadi berbagai macam makanan. Tepung sorgum dapat diolah sebagai bahan dasar roti. Roti tawar yang terbuat dari tepung sorgum tidak berbeda teksturnya dibandingkan roti yang terbuat dari tepung terigu  (Syam dkk., 1996).

           Lingkungan tumbuh untuk tanaman sorgum adalah optimum pada ketinggian tempat kurang lebih 0 – 500 m dpl. Semakin tinggi tempat pertanaman akan semakin memperlambat waktu berbunga dari tanaman sorgum. Temperatur yang dibutuhkan tanaman sorgum adalah 25°C – 27°C adalah suhu terbaik untuk perkecambahan biji sorgum, sedangkan untuk pertumbuhannya perlu suhu sekitar 23oC – 30°C dengan keasaman tanah atau pH optimum tanah untuk pertumbuhannya sekitar 6.0 – 7.5. Sorghum dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan pakan ternak, memiliki kandungan nutrisi yang baik bahkan kandungan proteinnya lebih tinggi daripada beras. Kandungan tersebut adalah kalori (332 cal), protein (11,0 g), lemak (3,3 g), karbohidrat (73,0 g), kalsium (28,0 mg), besi (4,4 mg), posfor (287 mg) dan vit B1 (0,38 mg) (Laimehewira Jantje, 1997).

           Keunggulan sorgum terletak pada daya adaptasi agroekologi yang luas, tahan terhadap kekeringan, produksi tinggi, perlu input lebih sedikit serta lebih tahan terhadap hama dan penyakit dibanding tanaman pangan lain seperti jagung dan gandum. Selain itu, tanaman sorgum memiliki kandungan nutrisi yang baik, sehingga dapat digunakan sebagai sumber bahan pangan maupun pakan ternak alternatif. Biji sorgum memiliki kandungan karbohidrat tinggi dan sering digunakan sebagai bahan baku industri bir, pati, gula cair atau sirup, etanol, lem, cat, kertas dan industri lainnya. Tanaman sorgum telah lama dan banyak dikenal oleh petani Indonesia khususnya di daerah Jawa Tengah, Jawa Timur, Maluku, NTB, dan NTT (Yanuwar, 2002).

 

Pasca Panen

Setelah dipanen bahan pangan secara fisiologi masih hidup. Proses hidup ini perlu dipertahankan, tetapi sebaiknya jangan dibiarkan berlangsung cepat. Jika proses hidup ini berjalan cepat, maka akan terjadi kebusukan. Penanganan pascapanen yang baik akan menekan kehilangan (losses), baik dalam kualitas maupun kuantitas, yaitu mulai dari penurunan kualitas sampai komoditas tersebut tidak layak pasar (not marketable) atau tidak layak dikonsumsi.

Bahan pangan yang tergolong pada biji-bijian banyak sekali jenisnya, antara lain adalah jagung, padi, gandum, sorgum, kedelai, kacang panjang, kacang hijau, kacang tunggak, berbagai jenis kara, dan lain-lain. Secara individual, tiap biji-bijian mempunyai sifat-sifat tersendiri yang spesifik Penanganan pascapanen pada komoditas tanaman pangan yang berupa biji-bijian (cereal/grains), ubi-ubian dan kacang-kacangan dilakukan penanganan berupa pemipilan/perontokan, pengupasan, pembersihan, pengeringan (curing/drying), pengemasan, penyimpanan, dan pencegahan serangan hama dan penyakit. Hal ini bertujuan untuk mempertahankan komoditas yang telah dipanen dalam kondisi baik serta layak dan tetap enak dikonsumsi serta dapat tahan agak lama jika disimpan.

Berdasarkan Laimeheriwa (1990) tahapan penanganan pascapanen sorgum antara lain:

  1. Pengeringan

      Biasanya pengeringan dilakukan dengan cara penjemuran selama ± 60 jam hingga kadar air biji mencapai 10 – 12 %. Kriteria untuk mengetahui tingkat kekeringan biji biasanya dengan cara menggigit bijinya. Bila bersuara berarti biji tersebut telah kering.

Apabila hari hujan atau kelembaban udara tinggi, pengeringan dapat dilakukan dengan cara menggantungkan batang-batang sorgum di atas api dalam suatu ruangan atau di atas api dapur.

  1. Perontokan

      Perontokan secara tradisional dilakukan dengan pemukul kayu dan dikerjakan di atas lantai atau karung goni. Pemukulan dilakukan terus menerus hingga biji lepas. Setelah itu dilakukan penampian untuk memisahkan kotoran yang terdiri dari daun, ranting, debu atau kotoran lainnya. Sejumlah biji dijatuhkan dari atas dengan maksud agar kotorannya dapat terpisah dari biji dengan bantuan hembusan angin. Agar dicapai hasil yang terbaik dan efisien dianjurkan agar menggunakan wadah supaya biji tetap bersih, usahakan agar biji segera dirontokan setelah panen untuk mencegah serangan tikus dan burung serta kadar air tidak boleh lebih dari 10 – 12 % untuk mencegah pertumbuhan jamur.

  1. Penyimpanan

      Penyimpanan sederhana di tingkat petani adalah dengan cara menggantungkan malai sorgum di ruangan di atas perapian dapur. Cara ini berfungsi ganda yaitu untuk melanjutkan proses pengeringan dan asap api berfungsi pula sebagai pengendalian hama selama penyimpanan. Namun jumlah biji yang dapat disimpan dengan cara ini sangat terbatas. Bila biji disimpan dalam ruangan khusus penyimpanan (gudang), maka tinggi gudang harus sama dengan lebarnya supaya kondensasi uap air dalam gudang tidak mudah timbul. Dinding gudang sebaiknya terbuat dari bahan yang padat sehingga perubahan suhu yang terjadi pada biji dapat dikurangi. Tidak dianjurkan ruang penyimpanan dari bahan besi karena sangat peka terhadap perubahan suhu. Sebelum disimpan biji harus kering, bersih dan utuh (tidak pecah).

Tahapan pascapanen di atas masih berlanjut pada tahap pengolahan. Pemanfataan sorgum menjadi produk olahan dapat dibagi menjadi produk olahan setengah jadi dan produk olahan jadi. Produk olahan setengah jadi atau intermediate product yang dimaksud ialah pengolahan biji sorgum menjadi beras atau dikenal dengan istilah dhal sorgum, pembuatan tepung dan pati sorgum. Sedangkan produk olahan jadi ialah hasil olahan yang siap dikonsumsi.

 

Penyosohan biji sorgum

           Penyosohan biji sorgum dapat dilakukan dengan beberapa metode yaitu penyosohan secara tradisional, penyosohan dengan mesin penyosoh tipe abrasif serta penyosohan alkalis. Penyosohan dengan metode mekanis. Penyosohan biji sorgum varietas AZU1-1 (AZ Unpad) dengan mesin penyosoh beras tipe abrasive selama 2 menit memberikan hasil terbaik (rendemen 82.81%, biji utuh 98.04%, biji pecah 1.96%). Penyosohan selama 2 menit juga memberikan kualitas tepung yang baik dengan tingkat kecerahan (putih) yang menyerupai tepung terigu.

            Penepungan dapat dilakukan dengan Hammer mill dengan sebelumnya diberi perlakuan pengeringan. Pengeringan dengan oven 120oC selama 10 atau 20 menit dan pengayakan dengan menggunakan ukuran saringan 40 mesh menghasilkan rendemen tertinggi. Untuk mendapatkan karakteristik tepung terbaik sebaiknya dikeringkan selama 20 menit dan menggunakan saringan 100 mesh.

 

Pengolahan tepung sorgum

Substitusi tepung terigu pada pembuatan roti

           Dalam pembuatan roti, imbangan 80% tepung terigu dan 20% tepung sorgum dengan metode pembuatan roti straight process cara Lange dihasilkan roti tawar dengan karakteristik baik dan disukai. Nilai kesukaan terhadap roti tawar campuran tepung terigu dan tepung sorgum adalah untuk penampakan keseluruhan 3,7 (biasa sampai agak suka); warna crust 3,4 (biasa sampai agak suka); warna crumb 4,0 (agak suka); keseragaman pori 4,0 (agak suka); aroma 3,5 (biasa sampai agak suka); keempukan dengan ditekan 3,8 (biasa sampai agak suka); keempukan dengan digigit 4,0 (agak suka) dan rasa 3,7 (biasa sampai agak suka), pengembangan volume roti tawar sebesar 272,17 % dan kadar air bagian crust 23,52%, bagian crumb dekat crust 34,21%, serta bagian crumb 53,93%.

Imbangan tepung sorgum dengan tepung ketan dalam pembuatan Opak

           Dalam pembuatan Opak sorgum, imbangan terbaik antara tepung sorgum dan tepung ketan diperoleh pada substitusi tepung sorgum 50%  (50:50) karena memiliki tingkat pengembangan paling tinggi dan menghasilkan nilai kesukaan sifat permukaan, citarasa dan kerenyahan paling baik. Pada imbangan tersebut, Opak yang disangan memiliki karakteristik inderawi (warna dan pengembangan) lebih baik dibandingkan dengan opak yang dipanggang.

Substitusi tepung terigu pada pembuatan Stik Bawang

           Untuk pembuatan makanan ringan stik bawang, imbangan tepung sorgum dan tepung terigu sebesar 60:40 menghasilkan karakteristik adonan yang baik, dan merupakan imbangan yang paling disukai yang meliputi citarasa, kehalusan permukaan, aroma, kerenyahan, dan kenampakan keseluruhan. Rata-rata konsumen/ panelis dalam penelitian memperlihatkan tingkat kesukaan dari biasa sampai suka.

 Imbangan tepung sorgum dan tepung tapioka dalam pembuatan Krupuk

           Untuk pembuatan krupuk sorgum, imbangan terbaik antara tepung sorgum dan tepung tapioka adalah sebanyak 50:50. Hasil krupuk rata-rata disukai sampai sangat suka oleh para konsumen/ panelis. Penambahan imbangan tepung sorgum sampai 60% telah meningkatkan kerenyahan dan citarasa dari krupuk yang dihasilkan. Namun demikian penampakan krupuknya menjadi kurang menarik dan berwarna agak coklat. Hal ini bisa diatasi dengan penambahan pewarna makanan pada adonan krupuk.

 

Sumber : https://carabudidaya.co.id/

Sistem Pemilu Indonesia

Sistem Pemilu Indonesia

Sistem Pemilu Indonesia

 

Sistem Pemilu Indonesia

 

Peraturan dan Putusan MK

Peraturan UUD 1945
UU No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD (dicabut)
UU No. 23 Tahun 2003 tentang Pemilu Presiden dan Wapres
UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
UU No. 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu
UU No. 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik
UU No. 10 Tahun 2008 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD

Putusan MK RI
Putusan MK No. 011-017/PUU-I/2003 tentang Pengujian UU No. 12 Tahun 2003 terhadap UUD 1945
Putusan MK tentang Pengujian UU No. 32 Tahun 2004 terhadap UUD 1945 (revisi terbatas tentang Pilkada)

Apakah yang disebut Pemilu?

Pemilihan Umum, selanjutnya disebut Pemilu,Adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Asas Pemilu: Pemilu dilaksanakan secara efektif dan efisien berdasarkan asaslangsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Apa hubungan Pemilu dengan Jaminan Hak-Hak Dasar Warga Negara?
Pasa l27 ayat(1) jo. Pasal 28D ayat(3) UUD 1945
Segala warga negara bersamaan kedudukannya didalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualiya.

Pasa l28 UUD 1945
Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.

Pasa l28E ayat(3) UUD 1945
Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.**)

HAK MEMILIH (Pasal 19 UU No. 10 Tahun 2008)
(1) Warga Negara Indonesia yang pada hari pemungutan suara telah genap berumur 17 (tujuh belas) tahun atau lebih atau sudah/pernah kawin mempunyai hak memilih.
(2) Warga Negara Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat(1) di daftar oleh penyelenggara Pemilu dalam daftar pemilih.

Apa hubungan Pemilu dengan Demokrasi?

Pasal1 ayat(2) UUD 1945: Kedaulatan rakyat rakyat memiliki kekuasaan yang tertinggi.

Kedaulatan rakyat melalui perwakilan demokrasi dengan perwakilan (representative democracy) atau demokrasi tidak langsung (indirect democracy)

Mekanisme penyerahan kedaulatan rakyat melalui wakilnya adalah melalui mekanisme Pemilu

Pemilu adalah salah satu mekanisme demokrasi

Sistem Pemilu

Sistem perwakilan distrik (single member constituency)

Sistem perwakilan berimbang/proporsionil (multi member constituency)

Sistem Perwakilan Distrik (1)

Sistem yang di tentukan atas kesatuan geografis dimana setiap geografis/distrik hanya memilih seorang wakil.

Jumlah distrik yang dibagi sama dengan jumlah anggota parlemen

Sistem Perwakilan Distrik (2)

Kelemahan:
Kurang memperhatikan partai kecil/minoritas

Kurang representatif karena calon yang kalah kehilangan suara pendukungnya

Kebaikan:
Calon yang dipilih dikenal baik karena batas distrik

Mendorong kearah integrasi parpol, karena hanya memperebutkan satu wakil

Sederhana dan mudah dilaksanakan

Berkurangnya parpol memudahkan pemerintahan yang lebih stabil(integrasi)

Sistem Perwakilan Proporsional(1)

Jumlah kursi yang diperoleh sesuai dengan jumlah suara yang diperoleh

Wilayah negara dibagi-bagi kedalam daerah-daerah tetapi batas-batasnya lebih besar dari pada batas sistem distrik

Kelebihan suara dari jatah satu kursi bisa dikompensasikan dengan kelebihan daerah lain

Terkadang, dikombinasikan dengan sistem daftar(list system), dimana daftar calon disusun berdasarkan peringkat

Sistem Perwakilan Proporsional(2)

Kelemahan:

Mempermudah fragmentasi dan timbulnya partai-partai baru

Wakil lebih terikat dan loyal dengan partai dari pada rakyat atau daerah yang diwakilinya

Banyaknya partai bisa mempersulit terbentuknya pemerintah stabil

Kelebihan:

Setiap suara dihitung, dan yang kalah suaranya dikompensasikan, sehingga tidak ada suara yang hilang

Pemilu DPR, DPD dan DPRD

Bagaimana Sistem Pemilu di Indonesia? Distrik atau Proporsional?

Bagaimana Pengaturan Pemilu dalam UUD 1945 ?

Pasa l18 (3): Pemerintahan daerah provinsi, daerah kabupaten, dan kota memiliki Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang anggota-anggotanya dipilih melalui pemilihan umum. **)

Pasa l19 (1): Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dipilih melalui pemilihan umum. **)

Pasal 22C
(1): Anggota Dewan Perwakilan Daerah dipilih dari setiap provinsi melalui pemilihan umum. ***)
(2): Anggota Dewan Perwakilan Daerah dari setiap provinsi jumlahnya sama dan jumlah seluruh anggota Dewan Perwakilan Daerah itu tidak lebih dari sepertiga jumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat. ***)

Pasal 22E: PEMILU
Pemilu dalam UU No. 10 Tahun 2008 (1)
Tahapan penyelenggaraan Pemilu meliputi:
a. pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih;
b. pendaftaran Peserta Pemilu;
c. penetapan Peserta Pemilu;
d. penetapan jumlah kursi dan penetapan daerah pemilihan;
e. pencalonan anggota DPR, DPD, DPRD provinsi, dan
DPRD kabupaten/kota;
f. masa kampanye;
g. masa tenang;
h. pemungutan dan penghitungan suara;
i. penetapan hasil Pemilu; dan
j. pengucapan sumpah/janji anggota DPR, DPD, DPRD
provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.

Pemilu dalam UU No. 10 Tahun 2008 (2)

Apa syarat menjadi peserta Pemilu?

Apa syarat menjadi pemilih?

Siapa penyelenggara Pemilu, dan apa wewenangnya?

Apa tugas dan wewenang KPU?

Siapa yang melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan
penyelenggaraan Pemilu?

Apa perkembangan pengaturan Pemilu pasca Putusan MK?

Apa yang direvisi dalam UU No. 12 Tahun 2003?

Masalah Pemilu (hari ini)

Alokasi kursi DPR tergantung jumlah propinsi dan jumlah penduduk bagaimana dengan propinsi baru, atau yang akan lahir?

Masalah penegakan hukum? sanksi pidana maupun administratif tidak dijalankan maksimal.

ketidakpuasan atas hasil Pemilu

Penyelenggara Pemilu(KPU) terperangkap masalah korupsi, suap dan kapasitas terbatas/lemah.

PILPRES (Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden)
Pilpres dalam UUD 1945 (1)
Pasa l6A
(1) Presiden dan Wakil Presiden dipilih dalam satu pasangan secara langsung oleh rakyat.***)
(2) Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilihan umum sebelum pelaksanaan pemilihan umum. ***)
(3) Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang mendapatkan suaralebih dari lima puluh persen dari jumlah suara dalam pemilihan umum dengan sedikitnya dua puluh persen suara disetiap provinsi yang tersebar dilebih dari setengah jumlah provinsi diIndonesia, dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden. ***)

Pilpres dalam UUD 1945 (2)
Pasal 6
(4) Dalam hal tidak ada pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih, dua pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua dalam pemilihan umum dipilih oleh rakyat secara langsung dan pasangan yang memperoleh suara rakyat terbanyak dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden. ****)
(5) Tata cara pelaksanaan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden lebih lanjut diatur dalam undang-undang. ***)

Pilpres dalam UU No. 23/2003 (1)

Kapan Pilpres diselenggarakan?
Pasal 3 ayat(2) dan (4)

Pemilu Presiden dan Wakil Presiden dilaksanakan setiap 5 (lima) tahun sekali pada hari libur atau hari yang diliburkan.

Pemilu Presiden dan Wakil Presiden harus sudah menghasilkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sebelum masa jabatan Presiden berakhir.

Pasal 4

Pemungutan suara untuk pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat(1) dilaksanakan selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan setelah pengumuman hasil Pemilu bagi anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

Pilpres dalam UU No. 23/2003 (2)

Siapakah Peserta Pemilu Presiden/Wapres?
Pasal 5
(1)Peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden adalah Pasangan Calon yang diusulkan secara berpasangan oleh partai politik atau gabungan partai politik.
(2)Pengumuman calon Presiden dan/atau calon Wakil Presiden atau Pasangan Calon oleh partai politik atau gabungan partai politik dapat dilaksanakan bersamaan dengan penyampaian dafar calon anggota DPR kepada KPU.
(4)Pasangan Calon sebagaimana dimaksud pada ayat(1) hanya dapat diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang memperoleh sekurang-kurangnya 15% (lima belas persen) dari jumlah kursi DPR atau 20% (duapuluh persen)dari perolehan suara sah secara nasional dalam Pemilu anggota DPR.

Pilpres dalam UU No. 23/2003 (3)

Apasyarat menjadi Calon Presiden & Wapres?

Pasal 6 huruf a-t(21 syarat)

Persyaratan yang kontroversial:
Huruf r: berpendidikan serendah-rendahnya SLTA atau yang sederajat
Pilpres dalam UU No. 23/2003 (4)

Apa saja larangan dalam kampanye Pilpres?
Pasal 38
a.mempersoalkan dasar negara Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945;
b.menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon dan/atau Pasangan Calon yang lain;
c.menghasut atau mengadudomba antar perseorangan maupun antar kelompok masyarakat;
d.mengganggu ketertiban umum;
e.mengancam untuk melakukan kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada seseorang, sekelompok anggota masyarakat, dan/atau Pasangan Calon yang lain;
f.merusak dan/atau menghilangkan alat peraga kampanye Pasangan Calon; dan
g.menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan.
Pejabat negara yang menjadi calon Presiden atau calon Wakil Presiden dalam melaksanakan kampanye harus memenuhi ketentuan tidak menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya & menjalani cuti diluar tanggungan negara

Kasus Rokhim Dahuri dalam Pilpres
Pasal 45
(1)Pasangan Calon dilarang menerima sumbangan atau bantuan lain untuk kampanye yang berasal dari:
negara asing, lembaga swasta asing, lembaga swadaya masyarakat asing dan warga negara asing;
penyumbang atau pemberi bantuan yang tidak jelas identitasnya;
pemerintah, BUMN, dan BUMD.

Pasal 89
(7) Setiap orang yang dengan sengaja menerima atau memberi dana kampanye kepada pihak-pihak yang dilarang sebagaimana dimaksud Pasal 45 ayat(1), diancam dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) bulan atau paling lama 24 (duapuluh empat) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) atau paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

PILKADA (Pemilihan Kepala Daerah)
PILKADA DALAM UUD 1945
Pasal 18 (4)

Gubernur, Bupati, dan Walikota masing-masing sebagai kepala pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota dipilih secara demokratis. **)
Pilkada dalam UU No. 32/2004

Bagian Kedelapan (Pasal 56-119)
Pasal 56
(1) Kepala daerah dan wakil kepala daerah dipilih dalam satu pasangan calon yang dilaksanakan secara demokratis berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
(2) Pasangan calon sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diajukan oleh partai politik atau gabungan partai politik.

Bagaimana pasca Putusan Mahkamah Konstitusi PUU/2008?
Bagaimana pertanggungjawaban penyelenggaraan Pilkada?
Pasal 57 (1) Pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah diselenggarakan oleh KPUD yang bertanggung jawab kepada DPRD.

Calon Perseorangan dan Putusan MK
Pasal 59 (3)

Partai politik atau gabungan partai politik wajib membuka kesempatan yang seluas-luasnya bagi bakal calon perseorangan yang memenuhi syarat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58 dan selanjutnya memproses bakal calon dimaksud melalui mekanisme yang demokratis dan transparan.

Pelanggaran Pilkada yang Kerap Terjadi

Pasal 82
(1) Pasangan calon dan/atau tim kampanye dilarang menjanjikan dan/atau memberikan uang atau materi lainnya untuk mempengaruhi pemilih.
(2) Pasangan calon dan/atau tim kampanye yang terbukti melakukan pelanggaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berdasarkan putusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dikenai sanksi pembatalan sebagai pasangan calon oleh DPRD.
Pasal79 (3)
Pejabat negara yang menjadi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam melaksanakan kampanye harus memenuhi ketentuan: tidak menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya; menjalani cuti di luar tanggungan negara; dan; pengaturan lama cuti dan jadwal cuti dengan memperhatikan keberlanngsungan tugas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Konflik Pilkada: Mekanisme Keberatan Melalui Mahkamah Agung
Pasal 106

Keberatan terhadap penetapan hasil pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah hanya dapat diajukan oleh pasangan calon kepada Mahkamah Agung dalam waktu paling lambat 3 (tiga) hari setelah penetapan hasil pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Keberatan sebagaimana dimaksud pada ayat(1) hanya berkenaan dengan hasil penghitungan suara yang mempengaruhi terpilihnya pasangan calon.

Mahkamah Agung memutus sengketa hasil penghitungan suara sebagaimana dimaksud pada ayat(1) dan ayat(2) paling lambat 14 (empat belas) hari sejak diterimanya permohonan keberatan oleh pengadilan Negeri/Pengadilan Tinggi/ Mahkamah Agung.

Putusan Mahkamah Agung sebagaimana dimaksud pada ayat (4) bersifat final dan mengikat.

MA bisa mendelegasikan putusan sengketa melalui PT, dan putusannya bersifat final dan mengikat.

 

Sumber : https://materi.co.id/