ASN Miliki Hak dan Larangan dalam Pemilu

ASN Miliki Hak dan Larangan dalam Pemilu

ASN Miliki Hak dan Larangan dalam Pemilu

 

ASN Miliki Hak dan Larangan dalam Pemilu

DISDIK JABAR

Pemilihan umum merupakan salah satu edukasi politik bagi masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat (Kadisdik Jabar), Ahmad Hadadi. Menurut Kadisdik Jabar, untuk menghadapi pemilu tahun ini, setiap warga negara memiliki hak masing-masing, begitu juga para Aparatur Sipil Negara (ASN). ASN memiliki hak dan larangan tersendiri untuk mengadapi pemilu.

Sebagai ASN

“Sebagai ASN tentu kita ada koridor ada hak dan ada yang dilarang. Apa haknya, sebagai warga negara ia diberikan hak politik untuk menyampaikan isi hatinya dalam bilik suara. Sedangkan hal yang dilarang adalah tidak boleh menjadi tim sukses, juru kampanye, atau menghadiri proses kampanye terbuka,” ujar Kadisdik, Ahmad Hadadi saat ditemui di ruangannya, Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Dr. Rajiman No. 6, Kota Bandung, pada Selasa, 4 April 2018.

Sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia, Kadisdik Jabar

Ahmad Hadadi, menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mengedepankan ikatan emosi dalam kegiatan politik. Menurut dia, baiknya pemilu dapat dijadikan ajang edukasi politik, dibandingkan bermusuhan karena adanya perbedaan memilih salah satu paslon. Apalagi, Indonesia memiliki semangat Bineka Tunggal Ika.

“Walaupun berbeda, tetap jadi satu kesatuan. Itulah yang harus diperankan oleh kami, sebagai ASN, tetap bersikap netral dan tidak berkubu-kubu,” jelas Kadisdik Jabar, Ahmad Hadadi.

Sikap netral ASN tersebut diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara, Pasal 2 Huruf f, yaitu penyelenggaraan kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan beberapa asas, salah satunya asas netralitas. Asas netralitas berarti setiap ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun.

Atas dasar tersebut, Ahmad Hadadi memberikan himbauan tegas kepada ASN, khususnya di lingkungan Dinas Pendidikan Jawa Barat, untuk bersikap netral menghadapi pemilu. ASN harus profesional, tetap mendukung proses pemilu akan tetapi tidak menjadikan sekolah sebagai ajang politik praktis. Hal tersebut bertentangan dengan aturan yang ada.

“Saya tidak mau pendidikan ini disibukan dengan politik.Kami akan fokus kepada pendidikan, fokus mengedukasi masyarakat. Yang paling penting adalah, Jabar kondusif, masyarakat teredukasi, sekolah jangan dijadikan ajang politik praktis, para ASN profesional, sesuai dengan koridor hukum yang ada di Indonesia,” tegas Kadisdik Jabar, Ahmad Hadadi.

 

Artikel Terkait:

Naufal Fadhila dan Anissa Salsadila Toreh Prestasi Sebagai Atlet Renang

Naufal Fadhila dan Anissa Salsadila Toreh Prestasi Sebagai Atlet Renang

Naufal Fadhila dan Anissa Salsadila Toreh Prestasi Sebagai Atlet Renang

 

Naufal Fadhila dan Anissa Salsadila Toreh Prestasi Sebagai Atlet Renang

BANDUNG, DISDIK JABAR

Menjadi yang berprestasi adalah membanggakan. Para siswa ini telah menorehkan banyak prestasi dibidang non akademis. Sebut saja Naufal Fadhila dan Anissa Salsadila, adalah dua dari sekian banyak siswa berprestasi yang berasal dari SMAN 15 Jl. Sarimanis I No. 1, Sarijadi, Sukasari, Kota Bandung.

Naufal Fadhila

Telah menorehkan prestasi sebagai atlet renang yang menjuarai event Indonesian Open se-Asia dan Kejurda dengan meraih peringkat kedua dan membawa pulang Perak dari kedua event tersebut.

“Doa, kerja keras, berlatih, disiplin, dan menjaga kesehatan adalah hal yang harus dilakukan untuk bisa fokus berprestasi. Saya ingin mengharumkan nama Indonesia, sekolah, daerah, dan keluarga,” kata Naufal Fadhila.

Naufal Fadhila

“Tanpa dukungan dan motivasi dari orang tua dan pelatih, saya tidak akan menghasilkan prestasi ini,” ujar Naufal Fadhila yang mengaku berlatih berenang sebanyak 12 kali dalam satu pekan. “Saya latihan sebelum sekolah (subuh –red) dan sepulang sekolah (sore –red),” tambahnya.

Siswa lain, Anissa Salsadila, yang juga atlet renang pernah menjadi juara kedua Kejurda dan Juara 3 Kejurda

“Kunci meraih juara harus disiplin, fokus, dan berdoa,” ungkap Anissa Salsadila.   Tidak berbeda dengan Naufal, Anissa juga termotivasi oleh keluarga terutama ayahnya.

“Tidak boleh membuang waktu, kita harus bisa memanfaatkan waktu untuk berlatih hal yang bermanfaat,” tandas Anissa.   Dua siswa siswi ini menjadi cerminan bagi yang lain agar memanfaatkan waktu mereka diluar bidang non akademis untuk hal yang lebih positif.

 

Sumber : https://pendidikan.co.id/

Aktivis Hewan Akan Gelar Vegan Fashion Week di Los Angeles

Aktivis Hewan Akan Gelar Vegan Fashion Week di Los Angeles

Aktivis Hewan Akan Gelar Vegan Fashion Week di Los Angeles

 

Aktivis Hewan Akan Gelar Vegan Fashion Week di Los Angeles

LOS ANGELES

Los Angeles akan menjadi tuan rumah pekan mode vegan atau Vegan Fashion Week (VFW) untuk pertama kalinya. Pendiri sekaligus aktivis hak-hak hewan, Emmanuelle Rienda mengatakan Los Angeles merupakan sebuah kota yang telah melarang penjualan dan pembuatan bulu.

“Saya ingin memicu percakapan dan debat dalam industri dengan mendidik, mengangkat, dan menggambar hubungan antara nilai-nilai kami yang paling penting: penghormatan kami terhadap kehidupan manusia, hak-hak hewan, dan lingkungan,” kata Rienda kepada VegNews tentang proyek fashion-meet-activism seperti dilansir Independent.

Vegan Fashion Week akan digelar selama 4 hari mulai

1 Februari mandatang di California Market Center. Digelarnya pekan mode ini tak hanya sekedar memamerkan koleksi terbaru dari desainer dan rumah mode dunia, juga bertujuan untuk mengakhiri semua bentuk eksploitasi hewan di industri mode.

Vegan Fashion Week

Vegan Fashion Week akan dibuka dengan soirée di dalam Museum Sejarah Alam Los Angeles, dimana para tamu akan disajikan pidato yang membahas tentang iklim oleh peraih Hadiah Nobel Perdamaian Robert Lempert.

Acara ini juga akan disertai dengan catwalk sepatu dan presentasi dari desainer yang fokus dan pameran tentang evolusi mode vegan.

Para tamu pun memiliki kesempatan untuk menjelajahi lounge vegan. Mereka dapat menikmati makanan vegan yang disiapkan khusus oleh koki dari seluruh dunia.

Rienda berharap VFW

Rienda berharap VFW dapat mengedukasi para penggemar mode tentang isu-isu etis, sosial dan lingkungan seputar penggunaan hewan dalam industri ini dan menyediakan platform bagi para visioner yang baru muncul.

Setelah debutnya di Los Angeles, acara ini diharapkan dapat melakukan perjalanan ke kota-kota mode maju di seluruh dunia dalam upaya untuk menjadikan VFW standar di tahun-tahun mendatang.

Sementara, saat ini telah banyak brand fashion mewah seperti Chanel, Gucci, Burberry dan Versace yang telah berhenti menggunakan bulu dan kulit binatang dari koleksi mereka dalam beberapa bulan terakhir.

 

Sumber : https://www.modelbajumuslimbatik.com/

Perhatikan! Ide Ternak Hewan Yang Menguntungkan

Perhatikan! Ide Ternak Hewan Yang Menguntungkan

Perhatikan! Ide Ternak Hewan Yang Menguntungkan

Perhatikan! Ide Ternak Hewan Yang Menguntungkan
Perhatikan! Ide Ternak Hewan Yang Menguntungkan
Ternak ternak tersebut merupakan ide bisnis yang bisa anda mulai saat ini untuk menambah pemasukan anda disini saya akan membahas beberapa ternak yang sudah banyak dikembangkan di daerah daerah antara lain :

Usaha Ternak Ayam Bangkok

Ayam bangkok, siapa yang tidak kenal ayam yang satu ini?. Ayam bangkok adalah ayam yang terkenal sebagai ayam aduan. Banyak orang sudah membudidayakan ayam ini sejak lama untuk usaha sampingan maupun usaha utama. Usaha ternak ayam bangkok sudah ada dan berkembang dari dulu kala. Dan sampai dengan sekarang, jenis usaha ternak Ayam bangkok ini seakan tidak ada batasnya dan memang akan begitu seterusnya. Perlu anda ketahui bahwa, di pasar, Ayam Bangkok ini selalu ada peminatnya. Dengan kata lain, permintaan akan jenis ayam ini selalu ada. Usaha Ternak Ayam Bangkok mepunyai pasar tersendiri, dan para peng-hobby selalu bertambah. Anda dapat mencoba peluang usaha ternak Ayam Bangkok ini dengan modal kecil.

Ternak Kucing Persia

Jenis kucing Persia adalah kucing yang mempunyai ciri khas berbulu panjang dan berhidung pesek, bukan hanya bisa hidup dan berkembang biak di wilayah asalnya Persia. Banyak orang berternak kucing persia hingga meraup omset puluhan Juta Rupiah. Tak heran, ternak kucing Persiapun kemudian menjadi lahan bisnis yang menjanjikan.  Memperoleh untung dari kucing persia, Kucing-kucing Persia yang di budidaya ini tergolong langka serta memiliki nilai jual tinggi. Kucing persia sempat menjadi simbol keagungan dan kekayaan, sehingga kucing sangat di manja dengan perawatan yang istimewa.

Ternak Sapi Metal

api Simmental adalah bangsa Bos taurus (Talib dan Siregar, 1999), berasal dari daerah Simme di negara Switzerland tetapi sekarang berkembang lebih cepat di benua Eropa dan Amerika, merupakan tipe sapi perah dan pedaging, warna bulu coklat kemerahan (merah bata), dibagian muka dan lutut kebawah serta ujung ekor ber warna putih, sapi jantan dewasanya mampu mencapai berat badan 1150 kg sedang betina dewasanya 800 kg. Sapi simental dikenal juga dengan sapi raksasa karena bentuk tubuhnya kekar dan berotot. Sapi jenis ini sangat cocok dipelihara di tempat yang iklimnya sedang. Persentase karkas sapi jenis ini tinggi, mengandung sedikit lemak.Dapat difungsikan sebagai sapi perah dan potong. Peluang ternak sapi simental, ternak sapi simental sekarang ini banyak digemari oleh kalangan peternak sapi di Indonesia. Lihat saja dari beberapa jenis sapi pedaging yang unggul, sapi simental lebih dikenal dan lebih populer.

Ternak Burung Parkit

Banyak yang  belum tau kalau burung parkit atau sikecil berwarna-warni ini memiliki peluang usaha yang bagus. jika dilihat harga dari burung parkit memang murah harga sepasang antara 65 ribu. Tetapi taukah anda kalau burung parkit sangat mudah ditangkarkan. Jika dilihat harganya memang burung parkit tergolong murah tapi untuk memulai usaha ternak burung parkit yang harus ditonjolkan adalah kuantitas. Begitu mudahnya burung parkit ditangkarkan inilah yang menjadikan usaha ini lebih menjanjikan dan lebih cepat memanen hasil. Burung parkit adalah burung yang sangat produktif menghasilkan anakan, lebih cepat berjodoh dengan lawan jenisnya.

Ternak Kelinci Pedaging

Ternak kelinci pedaging tergolong untuk hobi dan juga bisa di sandingkan dengan bisnis. kelinci selain hewan yang lucu dan imut untuk di sayang dan dimanjakan bisa juga menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan kalau kita ingin menekuninnya.
Baca Artikel Lainnya:

Pengertian Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Menurut Ahli

Pengertian Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Menurut Ahli

Pengertian Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Menurut Ahli

Pengertian Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Menurut Ahli
Pengertian Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Menurut Ahli

Pengertian Pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw (Tim Ahli)

Pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah suatu tipe pembelajaran kooperatif yang terdiri dari beberapa anggota dalam satu kelompok yang bertanggung – jawab atas penguasaan bagian materi belajar dan mampu mengajarkan materi tersebut kepada orang lain dalam kelompoknya. Dalam teknik ini, siswa dapat bekerja sama dengan siswa lainnya dan mempunyai tanggung jawab lebih dan mempunyai banyak kesempatan pula untuk mengolah informasi yang di dapat dan meningkatkan keterampilan berkomunikasi dan bersosialisasi.
Model pembelajaran seperti ini harus dioptimalkan karena dapat meningkatkan kemampuan kreatif siswa dan tentunya meningkatkan prestasi siswa. Di samping itu, pembelajaran ini juga dapat meningkatkan komunikasi siswa karena berani menyampaikan apa yang telah ia dapat kepada kelompok lain maupun kelompok sendiri, sehingga siswa yang kurang percaya diri untuk menyampaikan bisa di latih untuk lebih berani dengan pembelajaran model ini. Disini, peran guru adalah memfasilitasi dan memotivasi para anggota kelompok ahli agar mudah untuk memahami materi yang diberikan.
Kunci tipe Jigsaw ini adalah kemandirian setiap siswa terhadap anggota tim yang memberikan informasi yang diperlukan. Artinya para siswa harus memiliki tanggunga jawab dan kerja sama yang positif dan saling ketergantungan untuk mendapatkan informasi dan memecahkan masalah yang diberikan.

Langkah – langkah metode pembelajaran tipe Jigsaw ini adalah :

  1. Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok (disebut dengan kelompok asal, setiap kelompok terdiri dari 4 – 6 siswa dengan kemampuan yang heterogen). Setiap anggota kelompok nantinya diberi tugas untuk memilih dan mempelajari materi yang telah disiapkan oleh guru.
  2. Di kelompok asal, setelah masing-masing siswa menentukan pilihannya , mereka langsung membentuk kelompok ahli berdasarkan materi yang dipilih.
  3. Setelah setiap kelompok ahli mempelajari (berdiskusi) tentang materinya masing-masing, setiap anggota dalam kelompok ahli kembali lagi ke kelompok asal untuk menjelaskan/menularkan apa-apa yang telah mereka pelajari/diskusikan di kelompok ahli.
  4. Dalam tipe ini peran guru lebih banyak sebagai fasilitator, yaitu memfasilitasi agar pelaksanaan kegiatan diskusi dalam kelompok ahli maupun penularan dalam kelompok asal berjalan secara efektif dan optimal
  5. Setelah masing-masing anggota dalam kelompok asal selesai menyampaikan apa yang dipelajari sewaktu dalam kelompok ahli, guru memberikan soal/kuis pada seluruh siswa. Soal harus dikerjakan secara individual. Nilai dari pengerjaan kuis individual digunakan sebagai dasar pemberian nilai penghargaan untuk masing-masing kelompok. 

Kelebihan:

  1. Ruang lingkup dipenuhi ide – ide yang bermanfaat dan menarik untuk di diskusikan.
  2. Meningkatkan rasa tanggung – jawab siswa terhadap pemahaman pembelajaran materi untuk dirinya sendiri dan orang lain.
  3. Meningkatkan kerja sama secara kooperatif untuk mempelajari materi yang di tugaskan.
  4. Meningkatkan keterampilan berkomunikasi dan bersosialisasi untuk pengalaman belajar dan pembinaan perkembangan mental dan emosional para siswa.
  5. Meningkatkan kreatifitas siswa dalam berpikir kritis dan meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan suatu masalah yang di hadapi.
  6. Melatih keberanian dan tanggung – jawab siswa untuk mengajarkan materi yang telah ia dapat kepada anggota kelompok lain.

Kelemahan:

  1. Kondisi kelas yang cenderung ramai karena perpindahan siswa dari kelompok satu ke kelompok lain.
  2. Dirasa sulit meyakinkan untuk berdiskusi menyampaikan materi pada teman jika tidak punya rasa percaya diri.
  3. Kurang partisipasi beberapa siswa yang mungkin masih bergantung pada teman lain, biasanya terjadi dalam kelompok asal.
  4. Siswa yang aktif akan lebih mendominasi diskusi, dan cenderung mengontrol jalannya diskusi.
  5. Awal penggunaan metode ini biasanya sulit di kendalikan, biasanya butuh waktu yang cukup dan persiapan yang matang agar berjalan dengan baik.
  6. Aplikasi model pembelajaran ini pada kelas yang besar (lebih dari 30 siswa) sangatlah sulit. Tapi bisa diatasi dengan model “team teaching”.

Sumber: https://duniapendidikan.co.id/

Unsur-Unsur Pembelajaran Kooperatif

Unsur-Unsur Pembelajaran Kooperatif

Unsur-Unsur Pembelajaran Kooperatif

Unsur-Unsur Pembelajaran Kooperatif
Unsur-Unsur Pembelajaran Kooperatif

1. Saling Ketergantungan Positif

Saling ketergantungan positif menuntut adanya interaksi promotif yang memungkinkan sesama siswa saling memberikan motivasi untuk meraih hasil belajar yang optimal. Tiap siswa tergantung pada anggota lainnya karena tiap siswa mendapat materi yang berbeda atau tugas yang berbeda, oleh karena itu siswa satu dengan lainnya saling membutuhkan karena jika ada siswa yang tidak dapat mengerjakan tugas tersebut maka tugas kelompoknya tidak dapat diselesaikan.

2. Tanggung Jawab Perseorangan

Pembelajaran kooperatif juga ditujukan untuk mengetahui penguasaan siswa terhadap materi pelajaran secara individual. Hasil penilaian individual tersebut selanjutnya disampaikan guru kepada kelompok agar semua kelompok dapat mengetahui siapa anggota kelompok yang memerlukan bantuan dan siapa anggota kelompok yang dapat memberikan bantuan. Karena tiap siswa mendapat tugas yang berbeda secara otomatis siswa tersebut harus mempunyai tanggung jawab untuk mengerjakan tugas tersebut karena tugas setiap anggota kelompok mempunyai tugas yang berbeda sesuai dengan kemampuannya yang dimiliki setiap individu.

3. Interaksi Tatap Muka

Interaksi tatap muka menuntut para siswa dalam kelompok dapat saling bertatap muka sehingga mereka dapat melalukan dialog, tidak hanya dengan guru, tetapi juga dengan sesama siswa. Interaksi semacam ini memungkinkan siswa dapat saling menjadi sumber belajar sehingga sumber belajar lebih bervariasi dan ini juga akan lebih memudahkan siswa dalam belajar.
 

4. Komunikasi antar Anggota Kelompok

Dalam pembelajaran kooperatif keterampilan sosial seperti tenggang rasa, sikap sopan terhadap teman, mengkritik ide dan bukan mengkritik teman, berani mempertahan pikiran logis, tidak mendominasi orang lain, mandiri dan berbagai sifat lain yang bermanfaat dalam menjalin hubungan antar pribadi sengaja diajarkan dalam pembelajaran kooperatif ini. Unsur ini juga menghendaki agar para siswa dibekali dengan berbagai keterampilan berkomunikasi. Sebelum menugaskan siswa dalam kelompok, guru perlu mengajarkan cara – cara berkomunikasi, karena tidak semua siswa mempuanyai keahlian mendengarkan dan berbicara.

5. Evaluasi Proses Kelompok

Pengajar perlu menjadwalkan waktu khusus bagi kelompok untuk mengevaluasi proses kerja kelompok dan hasil kerja sama mereka agar selanjutnya bisa bekerja sama dengan lebih efektif.

Melihat pelaksanaan PPDB jalur non-Nilai Hasil Ujian Nasional

Melihat pelaksanaan PPDB jalur non-Nilai Hasil Ujian Nasional

Melihat pelaksanaan PPDB jalur non-Nilai Hasil Ujian Nasional

 

Melihat pelaksanaan PPDB jalur non-Nilai Hasil Ujian Nasional

Wakil Sekretaris II Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

Edy Purwanto, menghimbau para pendaftar agar mengikuti aturan dan mekanisme PPDB. Melihat pelaksanaan PPDB jalur non-Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN) kemarin, banyak pendaftar yang belum paham betul aturan-aturan, padahal informasi mengenai aturan dapat diakses melalui website, media sosial, hingga bertanya langsung ke sekolah. Misalnya, keterlibatan orang tua dalam pendaftaran.

Orang tua siswa harus terlibat aktif dalam proses pendaftaraan

Ini dikarenakan, ada beberapa berkas persyaratan yang membutuhkan pendampingan orang tua, seperti keterangan alamat rumah yang lengkap, penjelasan titik koordinat jarak sekolah dengan tempat tinggal serta berkas-berkas lainnya.

Sementaran itu, Kepala Cabang Dinas (KCD) XII

(Kab. Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya), Diding Gusutardi, mengharapkan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berjalan tanpa hambatan. Sebab Diding menjelaskan, Dinas Pendidikan Jawa Barat sudah melakukan sosialisasi mengenai Petunjuk Teknis (juknis) PPDB dan aturan-aturan lainnya kepada sekolah dan masyarakat.

Diding mengatakan, pihaknya telah melaksanakan sosialisasi bertahap, dimulai dari sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat di kantor pusat, sosialisasi di KCD, hingga sosialisasi ke SMP/MTS.

Kita sudah menyampaikan Juknis PPDB kepada mereka

Saya berharap semua petugas di lapangan sudah memahami aturan PPDB. Saya optimis pelaksanaan PPDB tahun ini lebih baik,” ujar Diding.

Walaupun demikian, Diding menegaskan, jika terjadi permasalahan, pihaknya sudah mempersiapkan beberapa antisipasi. Salah satunya adalah dengan berkoordinasi dengan organisasi pendidikan, agar masalah yang ada cepat terselesaikan.

“Kami berkoordinasi dengan MKKS (Musyawaprah Kerja Kepala Sekolah) dan organisasi lainnya. Kami rapatkan. Sehingga, masalah yang muncul dari satuan pendidikan, dapat terselesaikan di satuan pendidikan itu sendiri. Jangan sampe ke berlanjut ke kantor pusat,” ujar Diding.

 

Artikel Terkait:

SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya, Pelaksanaan PPDB Berjalan Tertib

SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya, Pelaksanaan PPDB Berjalan Tertib

SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya, Pelaksanaan PPDB Berjalan Tertib

 

SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya, Pelaksanaan PPDB Berjalan Tertib

SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya

SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya berupaya memberi pelayanan terbaik pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018/2019. Ini dibuktikan dengan pelaksanaan proses PPDB yang berjalan tertib.

Kami akan berupaya memberi pelayanan yang baik kepada peserta PPDB

Kami siapkan 5 loket dengan nomor antrean. Per hari sebanyak 100 antrean,” ungkap Wakil Kepala SMAN 1 Kota Tasikmalaya, Yonandi saat ditemui di kantornya, Jalan Rumahsakit, Kamis, 5 Juli 2018.

Selain itu, pihaknya juga menugaskan petugas di setiap loket untuk bertanggungjawab atas berkas yang masuk. Jadi, ke depan jika ada permasalahan maka bisa dengan cepat ke diperbaiki, karena penanggungjawabnya sudah jelas.

Kemudian, katanya untuk mengantisipasi menumpuknya berkasa pada entry data, pihaknya menuntaskannya dengan disaksikan peserta didik dan orangtuanya.

“Sekarang itu, siswa mendaftar, menyerahkan persyaratan, diverifikasi, menghitung jarak, dll. Setelah selesai kemudian diupload langsung disanksikan siswa dan orangtua tuanya. Dengan begitu pekerjaan upload data selesai dan tidak ada penumpukan berkas data pendaftar,” tegas Yonandi.

Nilai Hasil Ujian Nasional

Ia menyebutkan SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya akan menerima 394 siswa yang terdiri dari 244 siswa jalur non-Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN) dan sisanya jalur NHUN. Salah seorang orangtua siswa di SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya, Nurul Fitri Sari mengatakan ia mengapresiasi proses PPDB di SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya yang tanpa kendala. Anaknya, kata Fitri memiliki NHUN 27,00. Tahun lalu passing grade di SMAN 1 sekitar 29,00.

“Alhamdulillah berjalan lancar. Tidak ribet sih. Mudah-mudahan prosesnya aman-aman saja. Tapi aturannya berbeda antara tahun ini dengan tahun lalu. Saya optimis anak saya diterima,” jelas Fitri.

Sementara itu, salah satu siswa pendaftar jalur NHUN di SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya, Naura Ulya Ahsanah, masih kebingungan mengola informasi yang ia dapatkan mengenai PPDB. Siswa asal dari SMP Al-Muttaqin Fullday School ini mengatakan, jalur PPDB terlalu beragam.

“PPDB lebih baik, tapi terlalu banyak jalur dan informasinya masih kurang saya pahami,” ujar Naura.

 

Sumber : https://www.sekolahbahasainggris.co.id/

SMKN 2 Kota Tasikmalaya Buka Stand Sekolah Swasta

SMKN 2 Kota Tasikmalaya Buka Stand Sekolah Swasta

SMKN 2 Kota Tasikmalaya Buka Stand Sekolah Swasta

 

SMKN 2 Kota Tasikmalaya Buka Stand Sekolah Swasta

TASIKMALAYA, DISDIK JABAR

Semua anak harus dan bisa sekolah. Itulah kalimat yang selalu disosialisasikan Dinas Pendidikan Jawa Barat agar semua pelajar di Jawa Barat bisa sekolah, tanpa kecuali. Baik di sekolah negeri maupun swasta.

 

Bagi siswa dari keluarga kurang mampu

pemerintah sudah memfasilitasinya dengan jalur KETM (Keluarga Ekonomi Tidak Mampu) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Tidak hanya di sekolah negeri, tapi mereka pun dibiayai pendidikannya ketika bersekolah di swasta. Salah satunya SMAN 2 Kota Tasikmalaya yang ikut menyosiaslisasikan sekolah swasta di sekitarnya, dengan membuka stand khusus saat PPDB berlangsung.

Kami sengaja membuka stand khusus sekolah SMK swasta di sekolah kami

Tujuannya untuk menyosialisasikan sekolah swasta mereka. Karena, sekolah negeri memiliki kuota yang terbatas,” kata Ketua Pelaksana PPDB SMKN 2 Kota Tasikmalaya, Herman Suherman, Kamis 5 Juli 2018.

Pihaknya berharap bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri bisa memilih sekolah swasta sesuai dengan minat dan bakatnya. “Jangan sampai ada anggapan bahwa tidak diterima di sekolah negeri itu adalah kiamat. Masih ada sekolah lain tempat mereka belajar. Makanya, kami juga membuka stand khusus SMK swasta,” tegas Herman.

Herman mengaku ada beberapa siswa yang mendaftar ke SMKN 2 melalui jalur non-NHUN (nilai hasil ujian nasional) ternyata tidak lolos dan mengurung diri di rumahnya. Saat orangtua mengadukan masalah tersebut ke sekolah, Herman menyuruh orangtua itu membawa anaknya untuk ke sekolah.

Saya beri pengertian kepada anak tersebut

bahwa dunia tidak akan kiamat ketika kamu tidak masuk SMKN 2. Masih ada sekolah lain. Atau bisa mengikuti PPDB ke sekolah negeri melalui jalur NHUN. Akhirnya mereka mau dan bisa tersenyum kembali,” ujarnya. Dikatakan, menimba ilmu tidak hanya di sekolah negeri, tapi juga di sekolah swasta.

 

Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/