Dana Alokasi Umum ( DAU )

Dana Alokasi Umum ( DAU )

Dana Alokasi Umum ( DAU )

 Dana Alokasi Umum ( DAU )
Dana Alokasi Umum ( DAU )

Dana Alokasi Umum (DAU)

adalah sejumlah dana yang dialokasikan kepada setiap Daerah Otonom (provinsi/kabupaten/kota) di Indonesia setiap tahunnya sebagai dana pembangunan. DAU merupakan salah satu komponen belanja pada APBN, dan menjadi salah satu komponen pendapatan pada APBD. Tujuan DAU adalah sebagai pemerataan kemampuan keuangan antardaerah untuk mendanai kebutuhan Daerah Otonom dalam rangka pelaksanaan desentralisasi.

DAU dialokasikan

untuk daerah provinsi dan kabupaten/kota. Besaran DAU ditetapkan sekurang-kurangnya 26% dari Pendapatan Dalam Negeri (PDN) Netto yang ditetapkan dalam APBN. Proporsi DAU untuk daerah provinsi dan untuk daerah kabupaten/kota ditetapkan sesuai dengan imbangan kewenangan antara provinsi dan kabupaten/kota.

 

Tata Cara Penyaluran DAU

Hasil perhitungan Dana Alokasi Umum untuk masing-masing daerah ditetapkan dengan keputusan Presiden berdasarkan usulan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah.

Usulan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah setelah mempertimbangkan faktor penyeimbang. Faktor Penyeimbang adalah suatu mekanisme untuk memperhitungkan dari kemungkinan penurunan kemampuan daerah dalam pembiayaan beban pengeluaran yang akan menjadi tanggung jawab daerah.

Usulan Dewan Alokasi Umum untuk masing-masing daerah disampaikan oleh Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah. Penyaluran Dana Alokasi Umum kepada masing-masing kas daerah dilaksanakan oleh Menteri Keuangan secara berkala.

 

Pelaporan Penggunaan DAU

Gubernur melaporkan penggunaan DAU untuk Provinsi setiap triwulan kepada Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri, paling lambat satu bulan setelah berakhirnya triwulan yang bersangkutan. Ketentuan ini juga berlaku kepada Bupati/Walikota dengan tambahan berupa tembusan pada Gubernur selaku Wakil Pemerintah Pusat di daerah.

DAU Dalam Masa Peralihan

Dalam masa peralihan dengan berlakunya PP No. 104 tahun 2000, pelaksanaan alokasi Dana Alokasi Umum disesuaikan dengan proses penataan organisasi pemerintahan daerah dan proses pengalihan pegawai ke daerah. Dana Alokasi Umum ini dialokasikan kepada daerah dengan memperhatikan jumlah pegawai yang telah sepenuhnya menjadi beban daerah, baik pegawai yang telah berstatus sebagai pegawai pemerintah pusat yang dialihkan menjadi pegawai daerah. Dalam hal pegawai pemerintah pusat yang telah ditetapkan untuk dialihkan kepada daerah belum sepenuhnya menjadi beban daerah, pembayaran gaji pegawai tersebut diperhitungkan dengan Dana Alokasi Umum bagi daerah yang bersangkutan. Jangka waktu masa peralihan adalah sampai dengan semua pegawai pemerintah pusat yang telah ditetapkan untuk dialihkan kepada daerah telah sepenuhnya menjadi beban daerah yang bersangkutan.

Baca Juga : 

Sifat Terpuji Adalah

Sifat Terpuji Adalah

Sifat Terpuji Adalah

Sifat Terpuji Adalah

Sifat terpuji adalah

sifat yang secara naluri telah dimiliki manusia, sifat ini dapat membantu manusia dalam setiap masalah yang mereka hadapi, karena dengan sifat inilah manusia dapat lebih mendekatkan dirinya kepada Rabbul Khalik yaitu Allah Subhanahu Wataala.

Namun pada masa ini, zaman yang katanya telah maju dengan teknologi dan komunikasinya, banyak orang yang telah melalaikan sifat terpuji yang sesungguhnya telah ada dalam dirinya lalu menggantikanya dengan sifat tamak dan rakus yang takan puas dengan kenikmatan Allah yang telah berlimpah, Naudzubilahimindzalik

 Semoga dengan lebih memahami dan mengetahui keuntungan sifat terpuji kita dapat mengambil ibroh dan mengimplementasikanya kedalam kehidupan kita.

 

Kasih Sayang

Menurut Abdullah Nashih Ulwan, kasih sayang dapat diartikan kelembutan hati dan kepekaan perasaan sayang terhadap orang lain.

Dalam Al-Qur`an, kasih sayang dipresentasikan dalam kata Ar- Rahmah (kasih sayang). Kasih sayang merupakan sifat Allah yang paling banyak diungkapkan dalam al-Qur`an dalam bentuk kata yang berbeda yaitu Ar-Rahman yang biasanya dirangkaikan dengan kata Ar-Rahim  yang berarti pengasih dan penyayang yang menunjukkan sifat-sifat Allah. Kata  rahman dan rahim merupakan sifat Allah yang paling banyak diungkapkan dalam Al-Quran, yaitu sebanyak 114 kali.

 

Ikhlas

Menurut K.H. Ahmad Rifa’I: Ikhlas menurut bahasa adalah bersih, sedangkan menurut istilah adalah membersihkan hati agar ia menuju kepada Allah semata dalam melaksanakan ibadah, hati tidak boleh menuju selain Allah.

Dari definisi diatas dapat dipahami bahwa ikhlas menunjukkan kesucian hati untuk menuju pada Allah semata. Dalam beribadah hati tidak boleh menuju kepada selain Allah, karena Allah tidak akan menerima ibadah seorang hamba kecuali dengan niat ikhlas karena Allah semata dan perbuatan ibadah itu harus sah dan benar menurut syara’.

Ikhlas dalam beribadah ada dua macam, apabila salah satunya atau kedua-duanya tidak dikerjakan, maka amal ibadah tersebut tidak diterima oleh Allah. Rukun ikhlas dalam beribadah ada dua macam. Pertama perbuatan hati harus dipusatkan menuju pada Allah semata denan penuh ketaatan. Kedua, perbuatan lahiriyah harus benar sesuai denan pedoman fiqh. Sebagaimana dalam surat Al-Bayyinat ayat 5:

Artinya:

“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyambah Allah dengan ikhlas dalam (menjalankan) agama dengan lurus.”

Lebih lanjut K.H. Ahmad Rifa’I menggolonkan sifat ikhlas menjadi 3 golongan:

  • Ikhlas ‘awwam, yakni seseorang yang melakukan ibadah kepada Allah karena didorong oleh rasa takut menghadapi siksaan-Nya yang amat pedih, dan didorong pula oleh adanya harapan untuk mendapatkan pahala dari-Nya.
  • Ikhlas khawwash, yakni seseorang yang melakukan ibadah kepada Allah karena didorong oleh adanya harapan ingin dekat dengan Allah dan kerana didorong oleh adanya harapan untuk mendapatkan sesuatu dan kedekatannya kepada Allah.
  • Ikhlas khawwash al-khawwash, yakni seseorang yang melakukan ibadah kepada Allah yang semata-mata didorong oleh kesadaran yang mendalam untuk meng-Esa-kan Allah dan meyakini bahwa Allah adalah Tuhan yang sebenarnya, serta batin menekalkan puji syukur kepada Allah.

Sumber : https://blog.dcc.ac.id/contoh-teks-ulasan/

Pengaruh Suku Bunga dan Inflasi Terhadap Kurs

Pengaruh Suku Bunga dan Inflasi Terhadap Kurs

Pengaruh Suku Bunga dan Inflasi Terhadap Kurs

Pengaruh Suku Bunga dan Inflasi Terhadap Kurs

Pengaruh kenaikan tingkat suku bunga

Sebagai illustrasi ambillah contoh EUR/AUD. Saat ini suku bunga mata uang Euro adalah 0.50% dan dollar Australia 2.75%. Jika bank sentral kawasan Euro (ECB) menaikkan tingkat suku bunga sebesar 0.25% maka suku bunga EUR akan menjadi 0.75%. Asumsikan suku bunga AUD tidak berubah sehingga permintaan akan AUD juga relatif tetap. Kenaikan tingkat suku bunga Euro akan menarik investor untuk memindahkan asset investasinya (misalnya saham, properti atau mata uang lain) ke mata uang Euro karena mereka ingin mendapatkan keuntungan dari perubahan tingkat suku bunga tersebut.

 

Walaupun pada contoh di atas suku bunga EUR

Masih lebih rendah dari suku bunga AUD, namun perubahan tingkat suku bunga tersebut menyebabkan permintaan akan mata uang EUR di level konsumen meningkat sehingga nilai tukar Euro terhadap dollar Australia atau EUR/AUD juga naik. Jika suku bunga mata uang negara lain tidak berubah, maka kenaikan suku bunga EUR tersebut tidak hanya berpengaruh pada nilai EUR/AUD saja, namun juga terhadap nilai tukar EUR versus mata uang lainnya. Dalam hal ini nilai EUR/xxx  (xxx adalah mata uang lainnya) akan naik.

 

Pengaruh penurunan tingkat suku bunga

 

 

Sebaliknya dari contoh di atas, jika ECB menurunkan tingkat suku bunganya semisal 0.25% juga sehingga suku bunga EUR menjadi 0.25%. Investor akan segera melepas kepemilikannya atas mata uang Euro dan beralih ke jenis asset lainnya seperti saham, properti atau mata uang negara lain yang tingkat suku bunganya lebih tinggi. Jika ini terjadi maka nilai tukar EUR terhadap mata uang lainnya akan turun, atau EUR/xxx akan melemah.

Perubahan arah pergerakan nilai tukar di atas terjadi hanya pada saat ada perubahan tingkat suku bunga, atau isu dan juga rumor yang berkaitan dengan kemungkinan perubahan suku bunga seperti tingkat inflasi yang tinggi, defisit neraca perdagangan yang makin besar dan sebagainya. Dalam pasar forex isu perubahan tingkat suku bunga sangat sensitif, oleh karenanya komentar seorang gubernur atau kepala bank sentral akan sangat mempengaruhi fluktuasi nilai tukar mata uang suatu negara. Di samping itu perbedaan tingkat suku bunga antara 2 mata uang bisa menyebabkan terjadinya carry trade. Makin besar selisih suku bunga makin tinggi pula potensi carry trading terhadap pasangan mata uang tersebut.

 

Inflasi memiliki dampak posistif dan dampak negatif

tergantung parah atau tidaknya inflasi yang terjadi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai pengaruh yang posistif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung, dan melakukan investasi. Sebaliknya alam masa inflasi yang parah yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi) keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu. Orang menjadi tidak bersemangat kerja, menabung atau melakukan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negri atau karyawan swasta serta kaum buruh juga akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu.

 

Bagi masyarakat yang memiliki pendapatan tetap, inflasi sangat merugikan.

Kita ambil contoh, seorang  pensiunan pegawai negri tahun 1990. Pada tahun 1990, uang pensiunnya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, namun di tahun 2003 atau 13 tahun kebudian, daya beli uangnya mungkin hanya tinggal setengah. Artinya, uang pensiunannya tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sebaliknya orang yang mengandalkan pendapatan berdasarkan keuntungan, seperti misalnya pengusaha, tidak dirugikan dengan adanya inflasi. Begitu juga halnya pegawai yang bekerja di perusahaan dengan gaji mengikuti tingkat inflasi.

Inflasi juga menyebabkan orang enggan untuk menabung karena nilai mata uang semakin menurun. Memang tabungan menghasilkan bunga, namun jika tingkat inflasi di atas bunga, nilai uang tetap saja menurun. Bila orang enggan menabung, dunia usaha dan investasi akan sulit berkembang karena untuk berkembang dunia usaha membutuhkan dana dari bank yang diperoleh dari tabungan masyarakat.

Bagi orang yang meminjam uang dari bank (debitur), inflasi menguntungkan karena pada saat pembayaran utang kepada kreditur, nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam. Sebaliknya, kreditur atau pihak yang meminjamkan uang akan mengalami kerugian karena nilai uang pengembalian lebih rendah jika dibandingkan pada saat peminjaman.

Bagi produsen, inflasi dapat menguntungkan bila pendapatan yang diperoleh lebih tinggi dari pada kenaikan biaya produksi. Bila hal ini terjadi, produsen terdorong untuk melipatgandakan produksinya (biasanya terjadi pada pengusaha besar). Namun, bila inflasi meneybabkan naiknya biaya prodduksi hingga pada akhirnya merugikan produsen maka produsen enggan untuk meneruskan produksinya. Produsen bisa menghentikan produksinya untuk sementara waktu. Bahkan, tidak sanggup mengikuti laju inflasi usaha produsen tersebut mungkin akan bangkrut (biasanya terjadi pada pengusaha kecil).

Secara umum, inflasi dapat mengakibatkan berkurangnya investasi di suatu negara, mendorong kenaikan suku bunga, mendorong penanaman modal yang bersifat spekulatif, kegagalan pelaksanaan pembangunan, ketidakstabilan ekonomi, defisit neraca pembayaran, dan merosotnya tingkat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.

Sumber : https://blog.dcc.ac.id/bpupki-sejarah-anggota-tugas-dan-pembentukannya/

Fasilitas Olahraga Sekelas Lapangan Sempur di Setiap Kecamatan

Fasilitas Olahraga Sekelas Lapangan Sempur di Setiap Kecamatan

Fasilitas Olahraga Sekelas Lapangan Sempur di Setiap Kecamatan

 

Fasilitas Olahraga Sekelas Lapangan Sempur di Setiap Kecamatan

Walikota Bogor Bima Arya

Walikota Bogor Bima Arya menyatakan akan membangun kembali fasilitas olahraga di setiap kecamatan di Kota Bogor. Tak tanggung-tanggung, dirinya akan menganggarkan fasilitas tersebut sekelas Lapangan Sempur dengan dilengkapi sarana penunjang lainnya, seperti jogging track.

Bima Arya mengungkapkan

Wacana tersebut merupakan bagian dari janji kampanyenya di mana akan merealisasikan satu tempat olahraga di setiap kecamatan.

“Kita akan bangun kualitasnya seperti ini, ada lapangan yang bisa dipakai bermain bola dan juga jogging tracknya agar warga di kecamatan lain tidak perlu jauh-jauh ke Sempur. Insya Allah bertahap dalam tiga tahun ke depan, setiap kecamatan punya fasilitas seperti Sempur,” ujar Bima di sela peresmian Jogging Track Sempur, akhir pekan lalu.

Bima menambahkan

Pembangunan satu tempat olahraga satu kecamatan ini bukan tanpa alasan. Pasalnya setiap akhir pekan animo masyarakat di Jabodetabek untuk olahraga ke Kota Bogor sangat tinggi. Tak ayal, Kota Bogor yang memang memiliki udara sejuk sangat ideal menjadi kota untuk Sport Tourism.

“Jadi nanti target kita, track lari tidak hanya di pedestrian seputar Kebun Raya Bogor, Sempur dan Gor Pajajaran saja tetapi masuk ke kampung-kampung tematik, itu sebagai pembedanya lari di Kota Bogor menelusuri kampung bahkan menelusuri sungai ciliwung,” jelasnya.

Trek jogging menelusuri sungai Ciliwung dari titik Pulo Geulis sampai Lebak Pilar diakui Bima, masuk dalam program naturalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung. Dirinya bahkan sudah membentuk satgas Ciliwung yang dipimpin langsung olehnya, melibatkan Komunitas Peduli Ciliwung (KPC), camat, lurah, dinas terkait, dan TNI.

Pada program naturalisasi Ciliwung ini ada enam sasaran kegiatan yang akan difokuskan

Mulai dari pemetaan, sosialisasi, aksi, fundraising, penegakan hukum, membangun infrastruktur Ipal Komunal untuk mengurangi warga buang air di sungai dan tempat sampah. Ia menargetkan tahun depan Ciliwung sudah lebih nyaman untuk wisata dan untuk kualitas hidup warganya.

“Kita fokus pada ruas titik itu. Semua anggaran akan difokuskan disini, saya kumpulkan dinas terkait agar menggeser anggaran dipinggir untuk membenahi kegiatan-kegiatan normalisasi Ciliwung,” pungkasnya.

Artikel terkait:

Kenali 12 Modus KKN Ini Agar Terhindar Dari Korupsi

Kenali 12 Modus KKN Ini Agar Terhindar Dari Korupsi

Kenali 12 Modus KKN Ini Agar Terhindar Dari Korupsi

 

Kenali 12 Modus KKN Ini Agar Terhindar Dari Korupsi

BANDUNG

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen untuk terus memerangi dan mencegah bahaya laten korupsi. Dia mencatat ada 12 modus dalam tindak pidana korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Ridwan Kamil

Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil menjelaskan kedua belas modus tersebut, diantaranya: Siasat suap-menyuap perizinan, Bantuan fiktif hibah atau bansos, Setoran paksa bawahan, Kutipan paksa bawahan, Proyek fiktif, Jual beli akses layanan, Kutipan paksa proyek, Kutipan paksa kepada warga, Fee proyek, Down-spec proyek, Mark up proyek, dan Jual beli jabatan.

Untuk itu, Emil menuturkan pihaknya akan membuat instrumen pencegahan korupsi melalui penguatan Saber Pungli, serta lembaga Inspektorat Provinsi Jawa Barat.

Saber Pungli

“Minimal dengan instrumen kami Saber Pungli – karena kami tidak ada KPK versi provinsi, akan memperkuat instrumen inspektorat,” ujar Emil, usai menghadiri Roadshow Bus Antikorupsi KPK di Plaza Balaikota Bandung, Selasa (30/10/18).

“Mohon izin kita ingin bersinergi di daerah melakukan penindakan selama lima tahun ke depan,” lanjutnya.

Emil menambahkan, hal tersebut menjadi pesan bagi semua kepala daerah dan pejabat yang ada di seluruh Provinsi Jawa Barat. Dukungan teknologi dan partisipasi aktif warga menjadi ancaman bahwa saat ini tindak pidana korupsi mudah untuk diindentifikasi.

“Ini pesan kepada seluruh kepala daerah atau pejabat, jangan main-main lagi urusan integritas. Teknologi sudah canggih, laporan masyarakat semakin transparan dan makin mudah,” kata Emil.

“Sudahlah, kerja sesuai dengan niat, kita saling mengingatkan juga,” tambahnya.

Menurut Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, yang turut hadir dalam Roadshow Bus Antikorupsi tersebut, menyatakan bahwa tidak banyak kepala daerah yang berani menunjukkan 12 modus tersebut. Kata Saut, modus-modus ini menjadi pengingat tentang adanya bahaya korupsi.

Keinginan Pak Gubernur

“Keinginan Pak Gubernur tadi dijelaskan sangat detail, ada beberapa tempat-tempat yang Pak Gubernur sadari betul dimana kita harus mengubah kebiasaan-kebiasaan yang selama ini kita anggap itu biasa,” ungkap Saut.

“Dan saya banyak jalan ke beberapa tempat kayaknya yang berpikiran kayak Kang Emil ini ngga banyak juga ternyata. Yang berani menunjukkan 12 poin tadi,” tuturnya.

 

Sumber: https://blog.dcc.ac.id/gelombang-elektromagnetik-sumber-radiasi-materi-dan-makalah-pdf/

Jabar Akan Buat Bus Antikorupsi KPK

Kenali 12 Modus KKN Ini Agar Terhindar Dari Korupsi

Jabar Akan Buat Bus Antikorupsi KPK

 

Kenali 12 Modus KKN Ini Agar Terhindar Dari Korupsi

BANDUNG

Pemda Provinsi Jawa Barat berencana akan membuat Bus Antikorupsi seperti yang dimiliki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Nantinya bus ini menjadi sarana edukasi dan pencegahan KKN di Jawa Barat.

“Isu tentang korupsi ini tidak hanya urusan tentang penindakan atau OTT (Operasi Tangkap Tangan) saja. Isu pencegahan, isu edukasi menjadi penting. Menjadi satu ekosistemlah,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai menghadiri Roadshow Bus Antikorupsi KPK di Plaza Balaikota Bandung, Jl. Wastukencana Kota Bandung, Selasa (30/10/18).

“Karena ini perjalanan bangsa kita menjadi bangsa yang berintegritas,” tambahnya.

Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, bus antikorupsi ini inovatif dan mempunyai konten yang menarik. Untuk itu, tahun depan Emil akan membuat bus yang sama sebagai sarana pencegahan dan edukasi tentang bahaya korupsi untuk masyarakat Jawa Barat.

“Di level edukasi dan pencegahan, saya lihat bus ini inovatif, disukai, dan penuh konten-konten bermanfaat untuk masyarakat. Tapi kalau cuman satu sementara Jawa Barat sendiri hampir 50 juta penduduknya, 27 wilayahnya, ada 600 lebih kecamatan,” papar Emil.

“Saya kira tidak akan memadai kalau hanya mengandalkan instrumen atau fasilitas dari KPK. Maka 2019 kita akan bikin yang serupa tentunya atas izin dari KPK, dan kita akan keliling Jawa Barat,” sambungnya.

Wakil Ketua KPK

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyambut baik rencana Emil tersebut. Saut mengibaratkan bus ini sebagai KPK mini yang akan terus bergerak ke seluruh Indonesia memberikan edukasi dan pencegahan korupsi.

“Saya pikir kita harus terus bergerak, berjalan terus berpindah-pindah, filosofinya itu dulu, sehingga kalau Pak Gubernur ingin tentunya nanti tinggal bagaimana kehadiran KPK juga di situ,” tukas Saut.

“Karena apapun ceritanya ini (bus antikorupsi) pendidikan dan penindakan juga,” lanjutnya.

Di dalam bus ini ada berbagai aplikasi atau modul-modul untuk membangun integritas, seperti cara membuat laporan, informasi LHKPN, hingga game atau permainan antikorupsi, serta informasi tentang cara mengenali dan menghindari gratifikasi.

Kalau memang nanti mau di-copy kita siap membantu

Teknologinya nggak canggih-canggih amat, bahkan bekas bus Jakarta-Bandung yang second juga boleh, yang penting kalau mogok dia berhenti. Kalau kepanasan dia berhenti sambil jelasin antikorupsi,” papar Saut.

“Kalau software-nya sama kok, tinggal nanti air condition-nya yang harus dibuat supaya anak-anak betah di dalam,” tandasnya.

Kota Bandung sendiri menjadi kota tujuan terakhir dari 11 kabupaten/kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah yang disambangi bus antikorupsi tersebut.

 

Sumber: https://blog.dcc.ac.id/jenis-dan-fungsi-jaringan-tumbuhan-beserta-gambarnya/

Wujudkan Kota Sehat dan Ramah Bagi Keluarga

Wujudkan Kota Sehat dan Ramah Bagi Keluarga

Wujudkan Kota Sehat dan Ramah Bagi Keluarga

 

Wujudkan Kota Sehat dan Ramah Bagi Keluarga

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor

Ade Sarip Hidayat menerima kedatangan rombongan tim penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2018 di ruang Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Rabu (21/11/2018) pagi. Kali ini, mereka melakukan penilaian kelima lokasi yang tiga diantaranya merupakan lingkungan pendidikan.

Dalam hal ini

Sekda Kota Bogor mendukung adanya LSS Tahun 2018 ini, baik ditingkat Provinsi maupun Nasional. Kali ini, ada lima lokasi untuk dilakukan penilaian oleh tim provinsi, tiga diantaranya merupakan sekolah dari TK Bogor Raya, SDN Kawung Luwuk, dan SMPN 5 Kota Bogor. Sementara dua lainnya, yakni TP UKS/M Kecamatan Tanah Sareal dan TP UKS/M Kecamatan Bogor Utara.

“Alhamdulillah tahun ini tiga kategori diwakili oleh Kota Bogor, seperti TK oleh Kota Bogor, SD oleh Kota Bogor, dan SMP oleh Kota Bogor juga. Bagi kami adanya lomba ini merupakan langkah awal Kota Bogor untuk mewujudkan kota yang sehat dan ramah lingkungan bagi keluarga,” ungkap Ade saat menyambut Tim Rechecking Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Meski tiga kategori lingkungan pendidikan masuk kualifikasi penilaian, Sekda mengaku tidak mempersiapkan hal apapun dalam mengikuti perlombaan tersebut. Bahkan, TK Akbar pada tahun lalu menyabet juara, baik di tingkat Provinsi maupun Nasional.

“Terlepas dari itu semua tidak terlepas juga dari pada tim pembina UKS Kota Bogor. Mudah-mudahan langkah ini bisa membawa Kota Bogor dan Jawa Barat lebih sehat dan nyaman bagi masyarakatnya,” tuturnya.

Sementara itu

Ketua Tim Penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Provinsi Jawa Barat, Hasanudin menyampaikan kriteria penilaian terhadap para peserta lomba yang ada di Kota Bogor ini.

“Kriteria penilaian di tingkat Nasional maupun Provinsi itu pasti sama. Hanya saja di setiap lingkungan sekolah pasti memiliki perbedaan, nanti itu yang akan kami catat. Kriteria dasarnya meliputi penyelenggaraan pendidikan kesehatan, penyelenggaraan pelayanan kesehatan di sekolah, pembinaan lingkungan kehidupan sekolah baik fisik, mental maupun lingkungan sekolah. Itu saja,” kata Hasanudin.

Menurut dia

Kota Bogor sudah siap ikuti Lomba Sekolah Sehat tahun ini lantaran tahun lalu di kategori TK menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi dan tingkat Nasional. Bahkan, saat ini tiga kategori TK, SD, dan SMP diwakili Kota Bogor.

“Kota Bogor pasti siap dinilai untuk Lomba Sekolah Sehat ini karena sebelumnya pada kategori TK pernah juara. Jadi untuk pengecekan tahun ini akan dicatat dan dijadikan bahan penilaian untuk tahun 2019 nanti,”ujarnya. (Humpro : Alif/Indra-SZ)

Artikel Terkait:

Perkuat Program Pemerintah, Sekda Iwa, Perlu Koordinasi Pusat & Daerah

Perkuat Program Pemerintah, Sekda Iwa, Perlu Koordinasi Pusat & Daerah

Perkuat Program Pemerintah, Sekda Iwa, Perlu Koordinasi Pusat & Daerah

 

Perkuat Program Pemerintah, Sekda Iwa, Perlu Koordinasi Pusat & Daerah

BANDUNG

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa Membuka Seminar Forum Ekonomi Kementerian Keuangan (FEKK) di Holiday Inn Pasteur Bandung, Kamis (22/11/18).

Menurutnya, diperlukan upaya terus menerus dalam membangun sinergi, koordinasi, dan memperkuat sinkronisasi serta keterpaduan antara program-program pemerintah pusat dan permerintan daerah. Selain itu, keterlibatan dari kalangan swasta juga sangat penting dalam menciptakan nilai tambah bagi daerah, menciptakan lapangan kerja baru, menekan angka pengangguran serta mendorong produktivitas dan inovasi.

“Kita harapkan nanti dari hasil seminar ini menjadi satu masukan dari Kementerian Keuangan dalam rangka pengalokasian anggaran. Tadi sudah disampaikan kondisi objektif di Jawa Barat dimana ada beberapa aspek yang perlu kita tingkatkan,” ujar Iwa.

Iwa menuturkan Pada Triwulan III tahun 2018

Ekonomi Jawa Barat timbuh sebesar 5,58% dibanding periode yang sama tahun lalu dan berada diatas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,17%. Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat triwulan III ini didukung oleh hampir semua lapanhan usaha yang didominasi oleh sektor industri pengolahan sebesar 41,59%.

“Dengan kondisi tersebut, tentunya kita harus tetap terus bekerja keras untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi guna mendukung tercapainya pembangunan yang berkelanjutan, penciptaan lapangan kerja, pengetasan kemiskinan,” tambahnya. contoh report text singkat tentang kelinci

Dana APBN Tahun Anggaran 2018

Dana APBN Tahun Anggaran 2018 yang dialokasikan untuk Provinsi Jawa melalui Dipa Kementrian/Lembaga yaitu sebesar 45,5 triliun rupiah, melalui dana transfer ke daerah sebesar 61,12 triliun rupiah. Kekuatan fisikal yang beradal dari dana Dipa, dana transfer ke daerah dan dana desa uang besar tersebut tentunya sangat diharapkan menjadi stimulus dalam proses pembangunan di Provinsi Jawa Barat.

“Solusi kedepan sebagai visi Jawa Barat Juara Lahir Batin dengan Inovasi dan Kolaborasi, maka alokasi anggaran APBD yang sedang proses (tahun 2019) kita berusaha meninjeksi dan memberikan stimulus agar bisa mengurangi kemiskinan, indeks gini ratio juga mengatasi pengangguran,” ujar Iwa.

Sebagaimana terjadi di sebagian daerah

saat ini Provinsi Jawa Barat masih dihadapkan pada beberapa permasalahan, yang pertama, masih ada ketimpangan distribusi pendapatan yang dapat dilihat dari indeks gini ratio Provinsi Jawa Barat pada Maret 2018 mengalami kenaikan menajdi 0,407 dibandingkan September 2017 (0,393), dan tentu berada diatasi gini ratio nasional sebesar 0,389,” Iwa menambahkan.

Kedua, angkatan kerja di Jawa Barat pada agustus 2018 tercatat sebanyak 22,63 juta orang bertambah dibanding Agustus 2017, namun tidak diiringi peningkatan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) yang justru menurun 0,42%.

Jawa Barat pada Maret 2018

Ketiga, presentase penduduk miskin Jawa Barat pada Maret 2018 tercatat sebesar 7,45%, menurun 0,38% dibanding September 2017, namun disparitas kemiskinan perkotaan dan perdesaan cukup tinggi. Persentase penduduk miskin pada Maret 2018 di perkotaan sebesar 6,47% dan perdesaan sebesar 10,25%.

APBN di Provinsi Jawa Barat

“Berdasarkan hal itu, pelaksanaan APBN di Provinsi Jawa Barat seharusnya memberikan prioritas pada penanggulangan masalah-masalah tersebut. Pelaksanaan APBN harus diarahkan pada basis sektor-sektor potensial yang mampu memberikan nilai tambah dan berkesinambungan,” tutup Iwa.

Dengan tema “Perkembangan Ekonomi dan APBN Untuk Mendukung Pemerataan Pembangunan”, diharapkan seminar ini dapat menjadi sarana untuk mengingormasikan kebijakan ekonomi dan fisikal dengan lebih tepat, akurat, dan up to date. Selain itu, dimaksudkan juga untuk mendapatkan masukan dari masyarakat dalam rangka peningkatan kualiatas belanja negara untuk mewujudkan pemerataan pembangunan.

Perkuat Karakter Generasi Muda, Jabar Akan Gelar Program AMS

Perkuat Karakter Generasi Muda, Jabar Akan Gelar Program AMS

Perkuat Karakter Generasi Muda, Jabar Akan Gelar Program AMS

 

Perkuat Karakter Generasi Muda, Jabar Akan Gelar Program AMS

BANDUNG

Pemda Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan menggelar sosialisasi program Ajengan Masuk Sekolah (AMS) Provinsi Jawa Barat 2018 di Aula Ki Hajar Dewantara Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jl. Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Kamis (22/11/18).

Program AMS

Program AMS ini untuk memperkuat karakter generasi muda bangsa melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), kolaborasi antara guru PAI yang ada di sekolah dengan para ajengan khususnya yang berasal dari pondok pesantren yang ada di Jawa Barat.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang hadir membuka acara sosialisai tersebut mengatakan, bahwa dirinya tidak ingin ada dekadensi (kemerosotan) moral terjadi pada generasi muda di Jawa Barat. Solusinya adalah melalui penguatan pembelajaran pendidikan agama di sekolah-sekolah.

“Solusi yang kami lakukan adalah memberikan pendidikan agama terhadap anak remaja usia masa puber. Kenapa mereka dekadensi moral? Karena mereka dangkal dalam aqidah-nya,” ujar Uu dalam arahannya di hadapan sekitar 200-an ajengan dan kepala sekolah SMA/SMK dan SLB yang ada di Jawa Barat.

AMS adalah program pendidikan yang disesuaikan dengan program Nawacita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, dimana tujuan pendidikan nasional yaitu di samping mencerdaskan kehidupan bangsa juga meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik. Program ini akan mulai diterapkan pada tahun ajaran baru 2019. kata kata bahasa inggris beserta artinya

“Nawacitanya Pak Jokowi adalah pendidikan karakter dan revolusi mental, visi misi Jawa Barat yang dibawa kami dan Kang Emil adalah Jawa Barat juara dunia-akhirat, juara lahir bathin,” kata Uu.

Wagub Uu pun berharap AMS bisa menjawab kekhawatiran para orang tua yang resah dengan kondisi zaman sekarang, dimana moralitas menjadi barang yang sangat berharga insan manusia. Kata Uu, memiliki anak yang mempunyai budi pekerti baik adalah harta yang tidak ternilai.

“Mudah-mudahan program ini mampu mejawab kekhawatiran orang tua, keresahan orang tua disaat ada orang tua yang merasa resah karena memiliki anak yang usia puber, memperlihatkan moral dan akhlak di hadapan orang tua yang sesuai dengan keinginan,” tutur Wagub Uu.

Kami yakin orang tua akan memiliki harta yang tidak ternilai

Moal tiasa dibayar ku artos kalau memiliki anak yang budi pekertinya hebat, memiliki akhlaqul karimah,” tambahnya.

Senada dengan Wagub Uu

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Ahmad Hadadi, program AMS ini untuk memperkuat program pendidikan nasional dan generasi muda agar mendapat penguatan karakter. Hal ini dilakukan melalui kolaborasi antara ajengan atau pondok pesantren agar bisa mewarnai sistem pendidikan yang ada di SMA/SMK dan SLB yang ada di bawah naungan Pemda Provinsi Jawa Barat.

“Sejalan dengan penguatan pendidikan karakter yang sudah dicanangkan oleh Presiden melalui Perpresnya (Peraturan Presiden) 87/2017. Agar pendidikan nasional mendapatkan penguatan, agar generasi kita berkarakter,” ujar Ahmad Hadadi.

“Dan salah satu nilai karakter adalah nilai-nilai keagamaan,” tandasnya.

Pengertian dan Langkah-Langkah Membuat Laporan

Pengertian dan Langkah-Langkah Membuat Laporan

Pengertian dan Langkah-Langkah Membuat Laporan

Pengertian dan Langkah-Langkah Membuat Laporan
Pengertian dan Langkah-Langkah Membuat Laporan

Pengertian Laporan

 Laporan adalah karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seseorang atau sekelompok orang yang berhubungan secara struktural atau kedinasan setelah melaksanakan tugas yang diberikan. Laporan dibuat sebagai bukti pertanggungjawaban bawahan/petugas atau tim/panitia kepada atasannya atas pelaksanaan tugas yang diberikan. Laporan harus memuat data yang tepat dan benar serta objektif dan sistematis sehingga dapat dijadikan ukuran untuk membuat pertimbangan dan keputusan. Berdasarkan sifat penyajiannya, laporan dibedakan menjadi laporan formal dan laporan informal.

 

Langkah-Langkah Membuat Laporan

Agar dapat menyusun laporan yang baik dan efektif, perlu dipersiapkan dengan matang. Hal-hal yang perlu dilakukan adalah seperti berikut.

1.  Menetapkan tujuan laporan

Pembuat laporan harus tahu, untuk apa laporan dibuat dan siapa yang akan membaca laporan tersebut.

2.  Menentukan Bahan Laporan

Bahan-bahan laporan yang dapat digunakan adalah:

  1. surat-surat keputusan
  2. notulen hasil rapat
  3. buku-buku pedoman
  4. hasil kegiatan
  5. hasil penelitian
  6. hasil diskusi

 

3.  Menentukan cara penngumpulan data

Cara pengumpulan data yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut.

  1. Membuat petunjuk pelaksanaan bagi peneliti yang menjelaskan  sasaran dan   penyesuaian kegiatan
  2. Melakukan wawancara
  3. Mengumpulkan dokumen pelaksanaan kegiatan
  4. Penyusunan daar pengecekkan untuk melihat data yang ada dan  yang tidak ada

 

4.  Mengevaluasi Data

Data yang telah dikumpulkan dievaluasi untuk dibuat suatu simpulan.

5.  Membuat Kerangka Laporan

Kerangka laporan dibuat sesuai dengan sistematika laporan.

Demikianlah penjelasan tentang Pengertian Laporan & Langkah-Langkah Membuat Laporan. Semoga bermanfaat dan dapat dijadikan acuan dalam mempelajari Bahasa Indonesia. Terima kasih

 

Baca Artikel Lainnya: